
Esok pagi nya semua kembali seperti biasa.Calista kembali bersekolah dan Varo kembali bekerja begitu juga dengan Arjuna.Sedangkan Farza, subuh tadi sudah berada di rumah sakit untuk menemani Zio.
"Ate,Om Zo temana...?" tanya Rafa saat sedang berada di meja makan.
"Om Zo kan sakit,ya di rumah sakit dong" jawab Calista.
"Ndak uyang...?" tanya nya lagi dan Calista menggelengkan kepala nya.
"Oma temana..?"
"Oma nemenin Om Zo sayang di rumah sakit" kali ini Varo menjawab pertanyaan anak nya.
"Afa mau enemin Om Zo,Papah" pinta Rafa.
"Ya sudah, nanti Papa antar kamu ke rumah sakit ya,sekarang Rafa mamam dulu sama mbak nya ya" jawab Varo.
"Mbak Tia nanti ikut ke rumah sakit juga ya nemenin Rafa,takut nya Mami kerepotan lagi" perintah Varo pada pengasuh Rafa yang baru bekerja hari ini.
"Baik tuan" jawab Mbak Tia.
...🌷🌷🌷🌷🌷...
Setelah mengantar Rafa ke rumah sakit,Varo langsung berangkat ke kantornya karena pagi ini dia akan ada meeting.Sedang di ruang perawatan, Zio sudah di temani oleh Mami nya dan juga Oma,Opa,Nenek dan juga kakek nya.
"Om Zo,yan tatit bimana...?" tanya Rafa yang kini sedang duduk di sebalh Zio.
"Ini,ini,dan itu" jawab Zio sambil menunjuk kepala,tangan dan kaki nya.
"Om Zo cepet cembuh ya,bial ica uyang" ucap Rafa,dan Zio hanya menjawab dengan senyuman.
"Mih,kapan sih Zio pulang nya..? Zio sudah gak betah di sini Mi" ucap Zio merengek pada Mami nya.
"Ya tunggu sembuh dulu dong Zi" jawab Farza.
"Lagian kamu itu kalau pulang mau ngapain...?" tanya Opa Deny.
"Ya seenggak nya Zio gak cuma di sini doang Opa,Zio bosan tau kalau di ruangan ini terus"
"Ya kalau kamu bosan kan kamu bisa ke luar minta anterin suster jaga" ucap Kakek Firman.
"Gak mau ah,suster di sini pada caper semua,Zio males,ayo dong Mi,bilangin ya sama Daddy David biar Zio di bolehin pulang" ucap Zio kembali memohon.
"Om Zo tayak anak tecil hihihi..." ledek Rafa sambil terkekeh.
"Rafa bantuin Om dong,biar Om bisa pulang" kali ini Zio mencoba bernegosiasi dengan Rafa.
"Oteh,ati Afa iang cama Opa Dave" jawab Rafa.
"Lah kok malah Opa Dave sih Rafa,Opa David dong,kan dokter nya di sini Opa David sama Opa Dino'
__ADS_1
"Tapi tan yan una lumah tatit ni tan Opa Dave,pati cemuna nulut cama Opa,coalna alo ndak nulut ndak apat uan dali Opa" Jawab Rafa yang langsung mrmbuat Zio dan yang lain nya terbengong.Bagaimana bisa bocah sekecil ini bisa tau kalau rumah sakit ini milih Dave.
"Rafa tau dari mana kalau rumah sakit ini milik nya Opa Dave..?" tanya Zio setelah sadar dari keterbengongan nya.
"Dali Papa..." jawab Rafa.
"Rafa,kamu pinter banget sih sayang,Rafa mau gak bantuin Om Zo" tanya Zio dengan senyum devil nya.
"Apa...?" tanya Rafa.
"Rafa bilang ya sama Opa David biar ngijinin Om Zo pulang" ucap Zio mengutarakan bantuan nya.
"Ndak mau" jawab Rafa cepat dan langsung membuat Zio terkejut.
"Kenapa...?" tanya Zio dengan heran.
"OM Zo belum cebuh, jabi Om di tini duyu,ndak oyeh mana-mana" jawab Rafa yang sukses membuat semua tertawa kecuali Zio yang langsung cemberut.Di saat semua nya tertawa tiba-tiba pintu terbuka,masuk lah sepasang manusia yang sudah seminggu berada di Singapura,siapa lagi kalau buka Andra dan Gisel yang memang memutuskan untuk kembali tinggal di Singapura.Andra kembali ingin mengurus perusahan nya di Singapura yang dulu dia tinggalkan,begitu juga dengan Mirza dan Ratu.Tetapi saat ini Mirza dan Ratu sedang berada di Paris dan masih seminggu lagi mereka pulang.
"Assalamualaikum" ucap Andra dan Gisel memasuki ruangan.
"Waalaikumsalah" Jawab semuanya.
"Kakak...." ucap Farza menyambut kedua kakak nya itu.Mereka bertiga berpelukan secara bergantian.
"Kalian...kapan datang nya" ucap Bunda Rose yang juga menyambut kedatangan Andra dan Gisel.
"Baru turun dari bandara langsung kesini" jawab Andra sambil menyalami keempat lansia yang masih terlihat segar.
"Lancar Ma,Alhamdulillah" jawab Andra yang memilih duduk di samping Mama Maya.
"Mama sama Bunda gimana kabar nya..?" tanya Andra.
"Alhamdulillah,semuanya baik" jawab Bunda Rose dengan tersenyum.
"Eh...ini siapa ya...?" Gisel mendekati Zio yang sedang duduk bersama Rafa.
"Anak ganteng siapa nama nya sayang...?" tanya Gisel pada Rafa.Bukan nya menjawab Rafa langsung melompat memeluk Zio sehingga membuat Zio sedikit meringis karena luka di tangan nya tersenggol badan Rafa.
"Ahsssss....." Rintih Zio sehingga membuat Farza menoleh pada nya.
"Zi....Rafa kasihan Om Zo nya kesakitan,Sini Rafa sama Oma sayang" Ucap Farza hendak menggendong Rafa namun Rafa menolak.
"Ndak au,Afa au cama Om Zo" jawab Rafa yang masih erat memeluk Zio.
"Tapi Om Zo nya sakit sayang" jawab Farza yang menjadi khawatir dengan keadaan Zio.
"Hiks...hiks...Papa..." Rafa akhirnya menangis di pelukan Zio.
"Eh...Rafa kenapa kamu malah menangis...?" tanya Zio.
__ADS_1
"Gala-gala Afa,Om Zo tetatitan hiks" jawab Rafa sambil menangis.
"Makanya Rafa sama Oma dulu" jawab Zio yang masih sedikit meringis.
"Sama Opa yuk,kita beli mainan" ucap Andra yang tiba-tiba mendekati Rafa.
"Obin-obinan api" jawab Rafa yang langsung berhenti menangis dan mulai menatap Andra.
"Oke...Oma, ayuk kita pergi cari mainan" jawab Andra mengajak Gisel.
"Oke...tapi Rafa gak boleh takut sama Ocan,Ocan gak gigit kok" jawab Gisel dengan pede nya.
"Apa tu Ocan" tanya Rafa.
"Oma cantik dong" jawab Gisel.
"Ndak Oma,yan atik tu ate Nanin bupan Oma"
"Hah....tante nanin siapa sih?" tanya Gisel.
"Nadin Mom,menurut Rafa yang paling cantik tu Nadin" jawab Zio.
"Ya sudah Rafa turun dong,Om Zo kesakitan ini" Ucap Zio menyuruh Rafa agar turun dari pangkuan nya.
"Ote...ote...jan malah-malah ati tua" ucap Rafa meledek Zio.
"Duh nyebelin banget nih anak satu,persis kayak bapak nya deh" sungut Zio dengan kesal.
"Bialin,cukulin ndak oyeh uyang wlek...." ucap Rafa dengan menjulurkan lidahnya.
"Kami lucu banget sih sayang,anak nya siapa" Goda Gisel sambil menggendong Rafa.
"Anakna Papa Alo cama Mama Oza" jawab Rafa sambil tersenyum.
"Ya sudah kami tinggal dulu ya,dada dulu sama semuanya sayang"
"Dada cemuna ....camalikum" ucap Rafa melambaikan tangan nya dan mengucapkan salam walau terbalik.
"Waalaikumsalam" jawab mereka semua sambil tertawa karena Rafa mengucapkan salam dengan terbalik.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung......