
Malam harinya ketika keluarga Arjuna sedang berkumpul.Calista pun kembali menanyakan apa yang dia tanyakan tadi siang saat bersama Farza.
"Pih..." panggil Calista pada Arjuna yang sedang fokus menonton berita di televisi.Sedang kan Farza sedang fokus bermain dengan Rafa.
"Hemm..." jawab Arjuna tanpa melihat anak nya.
"Ish...papi lihat sini napa kalau di panggil."
"Apa sih dek...? kenapa...?" tanya Arjuna yang akhirnya mulai menoleh pada anak nya yang sedang duduk bersama dengan istrinya dan juga cucu angkat nya.
"Calista mau nanya sesuatu."
"Nanya apa...?"
"Dulu mami pernah buat salah apa sama papi...?" tanya Calista yang langsyng membuat atensi keluarganya mengarah pada Arjuna.
"Emang mami pernah bikin salah sama papi...?" kali ini berganti Zio yang menanyakan hal tersebut.
"Kenapa pada nanya sama papi..? kenapa gak nanya sama mami aja." jawab Arjuna mencoba mengalihkan pertanyaan anak-anak nya.
"Tadi mami bilang suruh nanya papi,sekarang papi bilang suruh nanya mami,gimana sih."
"Emang kenapa nanya gitu..? penting kah..?" tanya Arjuna.
"Ya penting lah pih,kan biar kita bisa belajar dari masa lalu papi." jawab Calista.
"Belajar apa emang...?" tanya Arjuna.
"Ya belajar bagaimana cara bisa bersabar ketika menghadapi orang yang kita sayangi saat sedang marah,dan belajar untuk menjaga tali persaudaraan agar tidak putus." jawab Calista yang memang salut dengan persahabatan antara orang tuanya dan juga dengan teman-teman nya yang lain.Mendengar penjelasan anak nya, dirinya sedikit bersyukur karena dia dan Farza telah berusaha mendidik anak-anak nya sebaik mungkin.
"Emang mami pernah buat salah sama papi..? bukan nya papi ya yang banyak salah sama mami." ucap Varo yang langsung membuat Arjuna dan Farza saling pandang.
"Emang iya bang ..?" tanya Zio.
"Iyalah.Dulu abang dari umur setahun sampai menginjak umur enam tahun di tinggal sama papi dan itu membuat mami hampir setiap hari sedih." jawab Varo sehingga membuat adik dan istrinya menjadi semakin penasaran.
"Seriusan papi pernah ninggalin mami..? emang papi pernah selingkuh...?" tanya Zio yang langsung mendapat tonyoran dari Arjuna,karena posisi duduknya yang berada tepat di sebelah nya.
"Ngawur kamu,papi gak pernah ya nyelungkuhin mami." jawab Arjuna.
"La terus,kenapa papi ninggalin mami...?" tanya Zio
"Papi kuliah sambil kerja.Merintis usaha papi sendiri bersama daddy Dave sama daddy Doni." jawab Arjuna.
"Terus kenapa mami gak di ajak..?" tanya Varo.
"Karena mami kan juga harus menyelesaikan kuliahnya dan lagi mami juga harus batuin papa dan juga Alm om Aldi di kantor waktu itu,buat gantiin papi."
"Iya...tapi lama tau papi pulangnya,sampai-sampai abang dulu sempet putus asa dan gak mau lagi berharap papi pulang." jawab Varo mengingat masa lalu nya dulu di mana dia sempat marah lantaran Arjuna yang tak kunjung pulang.
"Tapi kan sekarang papi sudah pulang.Dan lagi kalian juga sudah menikmati hasil jerih payah papi kan." jawabnya lagi.
"Papi dulu kuliah di mana...?" tanya Zio penasaran.
"Di salah satu universitas di Amerika." jawab Arjuna.
"Terus papi merintis usahanya di sama juga..?"
__ADS_1
"Iya,makanya kenapa papi,daddy Dave dan daddy Doni setiap bulan nya ke sana,ya karena perusahaan pusat ada di sana.Kita setiap bulan akan mengecek perkembangan perusahaan yang di kelola oleh oleh om Willy,Billy dan juga om Irfan." jawab Arjuna.
"Om Billy yang ngurus perusahaan di London itu kan pih." tanya Varo.
"Iya.." jawab Arjuna.
"Kabarnya bagaimana pih..?" tanya Varo.
"Baik kok,istrinya baru saja melahirkan." jawab Arjuna.
"Oh ya...cewek apa cowok pih...?"
"Kembar cewek cowok."
"Wah....senang nya,Varo pingin kesana jadinya."
"Ya bulan depan kan kamu ke Amerika,sekalian aja kamu ke sana sama Moza ajak Rafa juga."
"Boleh juga tuh ide papi."
"Ini kenapa jadi ngomongin om Billy sih,kan Lista mau nanya pacar pertama papi."
"Cinta pertama...." ucap Zio dan Varo secara bersamaan.
"Iya...Lista pingin tau siapa cinta pertama mami sama papi." jawab Calista.
"Kenapa jadi nanya nya ke situ dek...?" tanya Arjuna.
"Ya gak papa pih,kan cuma pingin tau doang,memangnya gak boleh."
"Ya boleh saja,ya sudah sekarang adek mau nanya papi dari mana...?"
"Cinta pertama papi ya oma lah." jawab Arjuna sambil terkekeh.
"Bukan itu maksudnya pih,ish papi nih nyebelin deh ah." jawab Calista dengan kesal.
"Ya habisnya kamu nanya gitu,nanya tuh siapa cinta monyet papi gitu." ucap Arjuna membenarkan peetanyaan anak nya.
"Iya...iya...siapa cinta monyet papi"
"Anty Mira." jawab Arjuna yang membuat semua anak nya mendelik kaget.
"Hah....!! anty Mira pih...?" tanya Varo dan di jawab anggukan oleh Arjuna.
"Kok bisa pih...?" tanya Zio.
"Ya bisalah,kan anty Mira teman SMP papi sama daddy David."
"Jadi papi mantan pacar nya anty dong." ucap Calista.
"Bukan lah,anty cuma orang pertama yang buat papi jatuh cinta itu saja karena dulu pas papi mau nembak ternyata anty sudah pindah ke Australia."
"Anty tau gak kalau papi pernah suka sama dia...?" tanya Varo.
"Sampai sekarang anty gak tau kalau papa pernah menyukainya."
"Papi gak bilang sama anty...?" tanya Calista.
__ADS_1
"Lebih baik gak usah,karena papi gak mau ada kesalah pahaman yang bisa merusak persahabat papi sama daddy Doni dan juga anty Mira.Jadi cukup keluarga papi saja yang tau." jawab Arjuna dan di angguki oleh semua keluarganya.
"Sekarang mau nanya apa lagi..?" tanya Arjuna.
"Kalau mami,siapa mantan pacar mami..?" tanya Zio.
"Mami kamu dulu nih primadonanya sekolah,banyak banget yang naksir.Termasuk daddy nya Moza tuh." jawab Arjuna.
"Masak sih pih daddy pernah suka sama mami." tanya Moza.
"Tanya aja besok sama daddy kamu." jawab Arjuna.
"Pernah jadian gak mi..?" tanya Calista yang menatap mami nya.
"Enggak lah,kan mami sudah di jodohin sama papi." jawab Farza.
"Di jodohin....?? jadi mami sama papi korban perjodohan." ucap Zio yang begitu kaget dengan masa lalu ke dua orang tua nya.
"Jangan kan mami sama papi,papa Andra sama mama Gisel juga korban perjodohan opa sama kakek.Dan kalian tadi tanya kan mantan pacar pertama mamai siapa,ya itu papa Andra tuh mantan nya mami kalian." jawab Arjuna yang sekali lagi membuat anak-anak nya terkejut sampai- sampai semuanya oada melongo.
"Papa Andra....". ucap Zio,Varo dan Calista sekali lagi secara bersamaan.
"Mami mantan nya papa...?" tanya Varo.
"Iya...." jawab Farza sambil tersenyum.
"Haduh...Calista jadi bingung deh sama cerita masa muda kalian ini."
"Ya makanya jangan nanya." ucap Farza.
"Tapi penasaran mih heheh..." jawab nya sambil cengengesan.
"Bentar deh pih,setahu abang,opa sama kakek kan saudara,harusnya kan mami sama papi sepupuan dan mami sama papa adik kakak,tapi kok bisa pacaran sih." tanya Varo yang semakin bingung dengan silsilah keluarganya.
"Abang bingung ya...?" tanya Farza.
"Banget mi." jawab nya sambil garuk-garuk kepalanya.
"Coba mami yang jelasin deh." ucap Arjuna menatap istrinya.
"Papa Andra itu sebenarnya anak temen nya kakek yang kebetulan ada di Singapura,pas umur papa Andra 20 tahun ke dua orang tuanya meninggal karena kecelakaan dan papa Andra di titipin ke kakek.Dan kebetulan papa Andra itu juga sahabatnya Alm daddy Mirza dulu waktu Singapura.Makanya kakek menganggap nya seperti anak nya sendiri." jawab Farza menjelaskan asal usul Andra.
"Berapa lama mami pacaran sama papa...?" tanya Zio.
"Dua tahun,dan itu mami hanya ldr an sama papa,jadi gak pernah ketemu.Sekali nya ketemu eh harus berpisah." jawab nya sambil terkekeh.
"Berpisah karena perjodohan mi..." tebak Calista dan Farza mengangguk.....
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.....