Love Story (Hot Daddy)

Love Story (Hot Daddy)
# 2


__ADS_3

"Mami....." Teriakan seseorang menggema di seluruh ruangan,membuat Farza,Moza dan Varo sempat mengehentikan kegiatan nya sebelum melanjutkan nya kembali.Begitu juga para pengunjung langganan restoran yang sudah hafal dengan adegan drama yang hampir setiap hari di perankan oleh Kiki.


Mereka sama sekali tak merasa terganggu karena menurut mereka Kiki adalah hiburan mereka,karena Kiki tidak pernah sampai melewati batasnya.Farza,Moza dan Varo yang sudah hafal dengan drama yang selalu di buat Kiki hanya diam dan mendengarkan saja dari dalam


"Heh tince lepasin tangan kamu dari tangan pacar ku" Ucap seorang gadis dengan kesal.


"Gak ah,eyke kange sama si ganteng,sudah lama tidak bertemu" Jawab Kiki sambil terus bergelayut manja di lengan seorang remaja.


"Oppa...akika kangen sama Oppa,ye kenapa jarang kesini sih,eyke kan kangen" ucap Kiki sambil menoel dagu sang remaja tersebut.Sedangkan si remaja hanya diam dan tersenyum dengan kedua tangan nya yang di masuk kan ke dalam saku seragam sekolahnya.


"Risky....!!!" Sentak Zahra dengan marah.Ya dialah Zahra yang setiap hari selalu marah kepada Kiki setiap kali Kiki menggoda Andika,kekasih nya.


"Apasih Zahrotul...yee selalu saja gangguin eyke sama pangeran tampan eyke,dah sana jauh-jauh" Ucap Kiki mengusir Zahra dengan tangan nya yang di kibas-kibaskan ke udara.


"Dasar banci kaleng....." Ucap Zahra kesal dan langsung menarik rambut Kiki dengan kencang sehingga membuat rambutnya terlepas dari kepalanya.


"Puffffttt....." Zahra,Dika dan para pengunjung lain nya langsung menahan tawanya kala melihat rambut Kiki yang lepas karena ulah Zahra.


"Iiiiiihhh...Zahrotul...rambut eyke lepas kan jadinya" ucap Kiki dengan muka kesalnya dan kembali mengambil rambutnya dari tangan Zahra.


"Hehehe...maaf ya Miss Kiki yang chuantiknya ngalahin Song He kyo,eyke gak tau kalau itu rambut palsuh" Ucap Zahra dengan menirukan gaya bicara Kiki.Sehingga membuat para penggunjung langsung meledak kan tawanya.Setelah itu Zahra dan Dika melangkah pergi menuju ke dalam.


"Daadaa Miss Kiki...muach..." Kata Dika sambil melayangkan fly kissnya dari jauh.Kiki yang mendapatkan Fly kiss dari Dika langsung terperosot lagi ke bawah.Membuat semua pengunjung kembali tertawa melihat tingkah lucu Kiki.


Dan itulah yang membuat sebagian orang betah saat berada di restoran.Mereka selalu terhibur dengan adanya Kiki.Dan Kiki pun melakukan itu hanya pada keluarga besar Arjuna dan sahabatnya saja,dan tidak dengan yang lain nya termasuk pengunjung restoran.Kiki juga tidak merasa tersinggung sama sekali dengan perbuatan para bos nya,karena Kiki juga tau mereka hanya bercanda.Dia sangat bersyukur bisa dekat dengan keluarga bosnya yang sama sekali tidak memandangnya sebelah mata meski penampilannya sangat berbeda dari umumnya.


...🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷...


Sore harinya Varo kembali lagi ke kantornya,namun kali ini dia kembali bersama Reno. David malam ini tidak bisa pulang karena dinas malamnya membuat Varo melarang Moza dirumah sendirian,alhasil Moza akhirnya ikut pulang bersama Farza.


"Gimana proyek di Surabaya,Ren...?" Tanya Varo yang saat ini berada di kursi belakang kemudi.


"Lancar Bos" jawab Reno mantap.


"Hari ini kita harus lembur Ren untuk menyelesaikan pekerjaan kita sebelum berangkat ke Amerika" jawab Varo,dan Reno menganggukkan kepalanya.


Setelah sampai kantor, Varo dan Reno langsung melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda.Mereka berdua kembali ke ruangan masing-masing dan mulai dengan pekerjaan mereka masing-masing.Varo merenggangkan otot-ototnya saat perkerjaanya selesai.Dia menyandarkan kepalanya di kursi kebesaran nya sambil memejamkan matanya sejenak.


Ting ......


Satu pesan masuk di hape Varo.

__ADS_1




Varo menutup hapenya dan memasukkan nya ke dalam sakunya.Dia membereskan semua kertas yang ada di meja dan menatanya.Reno masuk ke ruangan Varo dan mengajaknya untuk pulang.


"Bos sudah waktunya pulang." Ucap Reno.


"Oke..." jawab Varo yang langsung berdiri dari kursi kebesaran nya,menyambar tas dan juga jas nya.


Tepat jam sepuluh malam akhirnya mereka berdua pulang.Kantor pun juga sudah sepi,hanya satpam yang berjaga di malam hari.


"Ren belikan sate ayam di depan kantor ya" perintah Varo pada asisten nya.


"Tumben.." ucap Reno membeo.


"Moza yang minta"


"Owh...baiklah gue pergi dulu ya" ucap Reno yang langsung pergi berlari terlebih dahulu.Sedangkan Varo menyusul dari belakang.Saat sudah sampai lobi tiba-tiba Varo melihat Reno yang malah kembali lagi.


"Kenapa lo balik lagi ..?" tanya Varo keheranan.


"Bayi...di buang ....?" ucap Varo tak percaya


"Iya bos,kasihan banget"


"Ya sudah ayo kita lihat,kamu sana pergi beli satenya" ucap Varo yang lagi memrintah Reno untuk membeli sate.


Dengan secepat kilat Reno kembali berlari ke luar lobi.Sedangkan Varo keluar untuk melihat apa yang di katakan Reno.Dan benar saja Varo melihat balita yang sedang tertidur pulas di atas tikar dengan bantalan tas bayi.



"Sejak kapan dia di sini...?" tanya Varo kepada satpan yang berjaga.


"Mungkin sudah 2 jam bos,karen tadi jam 8 masih belum ada kok" jawab satpam tersebut.


"Permisi bos" ucap salah satu satpam lagi.


"Ya....kenapa ..?"


"Tadi saya sudah cek cctv dan ternyata bayi ini sengaja di buang oleh ibunya,karena setelah dia meninggalkan nya di sini,dia langsung pergi menggunakan mobil pak" ucap Satpam itu menjelaskan.

__ADS_1


"Terima kasih infonya,kalian boleh pergi" lanjut Varo memerintahkan kedua datpam tersebut pergi kembali untuk menjalankan tugasnya.Varo mulai mengangkat bayi tersebut,menggendongnya dan membawaya masuk ke dalam mobil.Tak lupa dia juga membawa tas yang mungkin berisi pakaian nya.


"Mau lo bawa kemana bos dia...?"tanya Reno setelah selesai membeli sate.


"Pulang...." jawab Varo singkat.


"Baikalah..."


Varo menidurkan Bayi tersebut di jok belakang bersam dengan nya.Dan Varo mulai menghubungi Zio yang mungkin belum tidur.


Tut...tut...tut...


πŸ“ž Hallo..


^^^πŸ“žZio bangunkan orang rumah ya..^^^


πŸ“ž Hah...!! buat apa ...?


^^^πŸ“žJangan bawel.^^^


^^^sebentar lagi abang sampe rumah^^^


πŸ“žZio : Iya ....iya ...


Varo memutus panggilan nya dan menyandarkan kepalanya yang terasa pusing.


"Apa yang bakalan lo lakuin sama bayi itu bos...?" tanya Reno.


"Entahlah Ren,gue belum tau" jawab Varo sambil memejamkan matanya karena dia cukup lelah.


.


.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2