
2 bulan kemudian
Mansion dipenuhi tangisan bayi. Mereka membutuhkan 5 pengasuh. Arabelle memberi ASI full kepada kelima jagoan mereka dengan cara dipompa.
Dengan ramuan dokter ia dapat memberi ASI full. ASI nya sangat lancar.
Mereka memberi nama singkat kepada kelima jagoan. Yaitu bayi pertama diberi nama.
SCOTT BRYLEE
STEVEN BRYLEE
CARLOS BRYLEE
JOE BRYLEE
MIKE BRYLEE
__ADS_1
Mereka tidak memiliki kembar identik. Kelima bayi itu memiliki wajah berbeda-beda.
Kebahagiaan Ben dan Arabelle tak bisa diungkapkan. Mereka sangat bahagia dengan kehadiran kelima bayi mungil itu.
Tangisan mereka seakan menjadi obat bagi keduanya. Bahkan dengan terang-terangan Ben membuat mereka menangis, hal itu menjadi kesenangan tersendiri baginya.
"Sayang stop buat mereka rewel," protes Arabelle.
"Gemes sayang," sahutnya.
Arabelle hanya bisa menggelengkan kepala.
**
"Ada apa?" tanya Arabelle melihat sikap Ben.
"Sayang apakah sudah bisa?"
__ADS_1
"Bisa apa? jika ngomong yang jelas."
"Bercocok tanam."
Glek
Arabelle menelan ludah, sangat paham apa maksud dari ucapan Ben.
Dan keinginan Ben terpenuhi juga malam itu.
**
"Kebahagiaan adalah pengalihan dari tragedi kemanusiaan."- J.M. Reinoso
"Untuk memiliki kebahagiaan yang besar, kamu harus memiliki rasa sakit dan ketakbahagiaan yang besar. Jika tidak, bagaimana kamu tahu kapan kamu bahagia?"- Leslie Caron
...# SELESAI #...
•Terima kasih kepada semua reader yang sudah mendukung cerita ini dari awal sampai ke proses akhir.
__ADS_1
•Author minta maaf karena tak sesuai dengan peminat para reader.
Salam Sehat🤝🤝🤝