Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
fely yang merepotkan


__ADS_3

" iya gua mau latihan menembak dulu dengan reyhan " ucap dave seraya melangkah pergi menuju ruang tembak yang ada di halaman belakang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


saat ini carla dan fely sedang berada ditoilet untuk memperbaiki penampilan mereka yang sedikit acak-acakan karena bermain tadi


" capek banget ca badan gua " keluh fely


" sama aja lah fel , lagian cuma bentar kok ini setelah pertemuan nanti kau bisa tidur sepuasmu " ucap carla


" emm baiklah " ucap fely dengan mata sayu karena lelah letih dan lesu


" oh iya ... kau sudah mengabari ayu untuk mengambil belanjaan kita kan ? " tanya fely


" sudah , sebentar lagi sampai katanya " jawab carla setelah selesai memoles bibirnya dengan lipglos agar segar sedikit


sedangkan robert , saga ,malik dan reyhan terheran ketika melihat sean dan dave sudah rapi dengan pakaian santai mereka


" mau kemana kalian ? dengan alis berkerut malik bertanya "bukankah ini masih terlalu awal jika kalian memutuskan pulang ? " tanya malik padahal biasanya jika sedang berkumpul mereka akan pulang menjelang pagi


" ada urusan " jawab sean pergi begitu saja


" nanti kami akan kembali kesini jika memungkinkan " jawab dave ikut pergi menyusul sean


"kemana kira² mereka pergi ? urusan kantor tidak mungkin semalam ini kan ? " tanya malik penasaran


" mereka yang pergi kenapa kau yang pusing ? " tanya reyhan sewot


" terserah gua lah , namanya juga orang pengen tau " jawab malik dengan tampang tak kalah menyebalkan


" kepo itu namanya dan sifat kepo hanya cocok untuk ibu² pengangguran . bukan laki² seperti dirimu malik " sahut robert tak kalah menyebalkan


" cihh kalian memang menyebalkan " omel malik seraya melirik tajam kedua temannya


Mobil melaju dengan kecepatan sedang karena ini sudah malam jarang kendaraan berlalu lalang


" kau sudah mengabarinya dave ? " tanya sean


" sudah , mungkin mereka juga dalam perjalanan " sahut dave dengan pandangan fokus kedepan


" aku mau tidur sebentar ,nanti bangunkan jika sudah sampai " ucap sean menuruunkan posisi kursi kebelakang agar dirinya bisa rebahan


" hem " sahut dave hanya melirik sean


Sesampainya di cafe gardenflower , mereka pun turun dari mobil dan berjalan memasuki cafe tersebut dan langsung menuju meja resepsionis untuk meresevarsi ruangan yang telah dipesan oleh dave


__ADS_1


" atas nama dave " ucap dave pada resepsionis


" baik silahkan masuk tuan , ruangan ada di lantai 2 dengan nomor ruangan 301 dan ini kartu akses nya " ucap pegawai A seraya menyerahkan kartu akses kepada dave


" baik terima kasih " jawab dave


"sama² tuan " jawab pegawai A ramah


" sean ayo masuk " ucap dave ketika sean hanya fokus pada game diponselnya


" oh oke , kau duluan tunjukkan jalannya padaku " jawab sean seraya berjalan pelan karena pandangan nya tetap fokus pada game nya


"sudahlah sean nanti saja main ponselnya " ucap dave heran dengan tingkah sean yang mudah berubah² tergantung suasana hatinya


" nanggung dave , lagian mereka juga belum datang kan " sahut sean


" terserah kau saja " jawab dave dengan geleng² kepala


Carla dan fely sedang di dalam taksi menuju tempat yang di share oleh dave


" fel kalau diingat² muka tuan sean itu ganteng tapi menyeramkan , gua sedikit ngeri kalau berhadapan sama dia " ucap carla dengan muka gelisah


" jangan takut ih , kalau lu takut apa lagi gua ca " ucap fely


" huuhh oke , caca kamu harus bisa " semangat carla pada dirinya sendiri


" ya harus bisa " jawab fely ikut menyemangati


" bapak masih lama ya ? " tanya fely mulai mengantuk


" bentar lagi neng , 15 menit lagi " jawab pak sopir


" jauh banget sih ca , kenapa gak nyari tempat yang deketan aja sih " omel fely mulai jenuh


" ya mana gua tau fel kalau sejauh ini ,lagian mana punya kuasa gua nolak ajakan mereka " jawab carla


" ngantuk nih gua " ucap fely mulai menguap lebar


" ya sama aja gua juga capek fel " jawab carla yang sebenarnya sudah mau tepar juga dia tapi dia tahan


" gua tidur bentar ya ca , 5 menit doang ntar bangunin kalo udah nyampe OKE " ucap fely mencari posisi nyaman untuk tidur


" eh jangan dong , ini bentar lagi nyampe loh fel . jangan nyusahin gua lah nanti siapa yang ngankat kalo lu nya tidur " omel carla


" ogah gua ngangkat lu yang segede kerbau gemuk gini " omel carla lagi karena fely akan susah bangun jika sudah tidur


" bangun kok tenang aja " jawab fely sebelum matanya tertutup sempurna

__ADS_1


" ihh nyebelin , bodo amat lu gua lempar kalo sampe ga bisa gua bangunin " omel carla


Sesampainya di depan cafe carla terpesona akan keindahan kafe tersebut



" waww tempat nongkrong orang kaya emang berkualitas banget " dengan mata berbinar melihat sekeliling nya


" neng ini temennya gimana ? " tanya bapak sopir


"oh iya lupa " menepuk jidat dan langsung berlari mengitari mobil menuju pintu disamping fely


" fel bangun fel udah sampe ini " ucap carla seraya menggoyang kan badan fely supaya bangun dan ternyata tidak ber efek apapun


" pak bisa bantuin saya nggk ? " tanya carla


" bantuin apa neng ? " tanya si bapak sopir


" bantuin saya ngelemparin temen saya ke jalan biar bangun " jawab carla dengan muka serius


" serius neng temennya mau dilempar ? " tanya pak sopir setengah heran


" ya nggk lah pak , becanda saya " ucap carla


"syukurlah kalau begitu neng , kirain beneran tadi hehe " tawa pak sopir seraya mengelus dada


mungkin karena terlalu lama diparkiran perkara fely yang susah dibangunkan dirinya pun ditelepon oleh asisten dave


" mampus gua " gumam carla dengan menarik napas dalam²


" halo tuan " jawab carla


" nona kau dimana ? ini sudah lewat 5 menit dari waktu yang dijanjikan " ucap dave


" saya sudah diparkiran dari 5 menit yang lalu kok tuan " jawab carla dengan nada pelan


" lalu kenapa belum sampai keruangan ? bukannya sudah ku suruh langsung masuk saja ? " dave heran dengan ucapan carla


" ini teman saya ketiduran ditaksi dan susah dibangun kan " jawab carla


" lalu ? " tanya dave lagi


" ya gak tau mau saya tinggalin tapi takut diculik orang , nanti saya lagi yang dipenjara karena menelantarkan anak orang " jawab carla panjang lebar


" ya sudah nona tunggu saja disitu saya kesana sekarang " titah dave mengakhiri panggilan


*mohon dukungannya ya teman²

__ADS_1


jangan lupa like dan komen jika ada yang kurang pas di ceritanya


🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉🍉


__ADS_2