
sedangkan carla dan fely saat ini sedang menyiapkan acara untuk perayaan besok , sederhana saja sih acara nya hanya melibatkan pegawai restoran saja .
" ca , bagaimana kalo nanti kita belanja untuk kebutuhan besok , aku ingin bikin kue " usul fely
saat ini keduanya sedang makan siang diruangan carla seraya berdiskusi mengenai acara besok
" em boleh juga , nanti sepulang dari restoran saja " jawab carla dengan mulut masih mengunyah makanan
" oke bos " hormat fely layaknya bos dan bawahan
" hahaha " tawa keduanya pecah
" makasih ya fel selalu ada buat aku " ucap carla dengan muka sendu
" ya sama-sama ca , udah jangan sedih gitu " ucap fely berusaha menghibur temannya
" besok pagi aku mau berkunjung ke makam kedua orang tuaku , kau mau ikut atau menyiapkan acara nya saja ? " tanya carla
" memangnya mau jam berapa acara dibuat dan konsep nya seperti apa ? " tanya fely
" emm kita buat acara kayak kamping gitu , pakai tenda di alam terbuka fel , terus nanti kita barbeque juga biar tambah seru " usul carla dengan tersenyum membayangkan akan seseru apa nantinya
" boleh juga , tapi lokasi nya yang bagus dimana ya? " tanya fely
"ah aku tau tempat yang bagus " ucap carla dengan menunjukkan spot bagus kepada fely melalui hp nya
" seperti ini fel , bagus tidak ? " tanya carla seraya menunjukkan foto yang ada di hp nya
"wawww amazing , bagus banget ca " girang fely setelah melihat gambaran yang nantinya akan dijadikan tempat kemah nya
" iya ini namanya danau Ranu Kumbolo
yang ada di jawa timur " jelas carla
" oke deal kita akan kesana , tapi restoran nya bagaimana ca? " tanya fely dengan muka bingung
__ADS_1
" ya kita tutup sampai kita pulang dari sana , anggap saja kita berlibur fel " ucap carla
" hmm boleh juga , tapi apa tidak masalah jika tutup terlalu lama ? " tanya fely
"memangnya kenapa ? kita ini bukan robot yang harus kerja tanpa kenal lelah " ucap carla
" ya sudah , apa boleh buat kalau bos sudah bilang seperti itu " canda fely sambil tersenyum
" ya sudah besok kita berangkat jam 10 pagi ya , biar kita ga kesorean nyampe sana "ucap carla
setelah selesai makan keduanya memutuskan untuk kembali ke pekerjaan masing-masing dan nanti sore keduanya baru akan berbelanja
...----------------...
sedangkan sean sepulang dari restoran mukanya nampak menunjukkan gurat kelelahan , mau menolak tapi tak punya kuasa .
"huhh " helaan napas terdengar keluar dari mulut sean
dave yang melihat tuannya nampak tidak tenang itupun lantas bertanya
" ada apa tuan ? " tanya dave sambil melirik ke arah tuannya itu
" tidak ada , hanya bingung bagaimana caranya mewujudkan keinginan mama itu " jelas sean dengan mata terpejam
"gampang kan ? lagian banyak perempuan yang menginginkan tuan lalu kenapa tuan bingung ? " tanya dave
" cihhh enak sekali mulutmu itu berbicara , memang banyak perempuan yang mendekatiku , jika aku mau tinggal aku pilih salah satu dari mereka , tapi mereka hanya tergila-gila dengan hartaku dave tidak ada yang tulus mencintaiku " jelas sean dengan pandangan lurus kedepan sambil menyunggingkan bibirnya
" selain kaya aku memang tampan sih , tapi apa mereka kenyang hanya makan ketampanan ku ini setiap harinya ? tidak kan ? mereka juga tidak salah sebenarnya menginginkan lelaki kaya tapi mereka salah karena terlalu tamak , memandang segalanya hanya dengan uang " jelas sean panjang lebar
" tumben tuan bijak soal perempuan ? " tanya dave sambil tersenyum meledek tuannya
" mau tangan ku atau pistolku dulu yang menyentuh kulitmu dave ? "tanya sean dengan nada mengancam
" hehe tidak kedua-duanya tuan " sahut dave
suasana kembali hening sampai dikantor keduanya kembali pada pekerjaan masing-masing .
sedangkan carla baru ingat jika tadi asisten dave mengabarinya jika besok malam dirinya diminta bertemu dengan bosnya untuk membicarakan masalah denda zas tuannya .
__ADS_1
"kan besok malam aku mau ada acara restoran , aduhh bagaimana dong ? kok bisa tabrakan gini sih jadwalnya " monolog carla pada dirinya sendiri
" emm nanti kan aku belanja apa sekalian ku ajak ketemuan aja ya ? " tanya nya
" ahh mending kutanyakan asisten dave itu saja " tanya carla
diambilnya hp miliknya lalu menelpon asisten dave
tutttt tutttt sambungan telepon terhubung
sedangkan dave yang sedang berada diruangan tuannya sedang berdiskusi tentang proyek yang ada di kota B sedang bermasalah
" sudah saya periksa pengeluaran dan pemasukan bulanan tidak sesuai dengan target yang sudah di perhitungkan tuan " jelas dave
" pasti ada yang ingin bermain-main denganku " ucap sean menyeringai
" berapa kira-kira kerugian yang kita keluarkan ? " tanya sean lagi
" emm sekitar 2 milyar , mereka memanipulasi dana tidak langsung 2 milyar tuan . berangsur sedikit demi sedikit hingga terkumpul 2 milyar " jelas dave membacakan total biaya yang dikeluarkan
" kamu cari tau siapa pelakunya , setelah itu hukum dia seperti biasanya " jelas sean
"baik tuan " ucap dave
tak lama hp dave berbunyi , setelah dilihat ternyata carla yang menelepon
" maaf tuan " ucap dave seraya mematikan telepon dan kembali dimasukkan nya kembali kedalam kantong celana
" siapa ? kenapa tidak kau angkat ? " tanya sean dengan muka datar
" haa itu tuan takut mengganggu , nanti saja saya akan telepon setelah kita selesai membicarakan masalah ini " jelas dave takut mengganggu tuannya jika dia mengangkat telepon disaat sedang meeting berdua .
" bukankah kita sudah selesai ? aku tanya siapa yang menelpon mu ? " tanya sean sekali lagi
" itu tuan nona carla pemilik restoran waktu itu " jelas dave dengan menunduk kan kepalanya
" kenapa dia menghubungi mu ? bukankah kau sudah memberitahu dia masalah pertemuan besok ? " tanya sean
" iya sudah tuan " jelas dave
__ADS_1
tak lama terdengar lagi dering telepon di hp dave
" angkat saja dave " titah sean