Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
perayaan ultah restoran


__ADS_3

sedangkan carla dan fely saat ini sedang menyiapkan acara untuk perayaan besok , sederhana saja sih acara nya hanya melibatkan pegawai restoran saja .


" ca , bagaimana kalo nanti kita belanja untuk kebutuhan besok , aku ingin bikin kue " usul fely


saat ini keduanya sedang makan siang diruangan carla seraya berdiskusi mengenai acara besok


" em boleh juga , nanti sepulang dari restoran saja " jawab carla dengan mulut masih mengunyah makanan


" oke bos " hormat fely layaknya bos dan bawahan


" hahaha " tawa keduanya pecah


" makasih ya fel selalu ada buat aku " ucap carla dengan muka sendu


" ya sama-sama ca , udah jangan sedih gitu " ucap fely berusaha menghibur temannya


" besok pagi aku mau berkunjung ke makam kedua orang tuaku , kau mau ikut atau menyiapkan acara nya saja ? " tanya carla


" memangnya mau jam berapa acara dibuat dan konsep nya seperti apa ? " tanya fely


" emm kita buat acara kayak kamping gitu , pakai tenda di alam terbuka fel , terus nanti kita barbeque juga biar tambah seru " usul carla dengan tersenyum membayangkan akan seseru apa nantinya


" boleh juga , tapi lokasi nya yang bagus dimana ya? " tanya fely


"ah aku tau tempat yang bagus " ucap carla dengan menunjukkan spot bagus kepada fely melalui hp nya


" seperti ini fel , bagus tidak ? " tanya carla seraya menunjukkan foto yang ada di hp nya




"wawww amazing , bagus banget ca " girang fely setelah melihat gambaran yang nantinya akan dijadikan tempat kemah nya


" iya ini namanya danau Ranu Kumbolo


yang ada di jawa timur " jelas carla


" oke deal kita akan kesana , tapi restoran nya bagaimana ca? " tanya fely dengan muka bingung

__ADS_1


" ya kita tutup sampai kita pulang dari sana , anggap saja kita berlibur fel " ucap carla


" hmm boleh juga , tapi apa tidak masalah jika tutup terlalu lama ? " tanya fely


"memangnya kenapa ? kita ini bukan robot yang harus kerja tanpa kenal lelah " ucap carla


" ya sudah , apa boleh buat kalau bos sudah bilang seperti itu " canda fely sambil tersenyum


" ya sudah besok kita berangkat jam 10 pagi ya , biar kita ga kesorean nyampe sana "ucap carla


setelah selesai makan keduanya memutuskan untuk kembali ke pekerjaan masing-masing dan nanti sore keduanya baru akan berbelanja


...----------------...


sedangkan sean sepulang dari restoran mukanya nampak menunjukkan gurat kelelahan , mau menolak tapi tak punya kuasa .


"huhh " helaan napas terdengar keluar dari mulut sean


dave yang melihat tuannya nampak tidak tenang itupun lantas bertanya


" ada apa tuan ? " tanya dave sambil melirik ke arah tuannya itu


" tidak ada , hanya bingung bagaimana caranya mewujudkan keinginan mama itu " jelas sean dengan mata terpejam


"gampang kan ? lagian banyak perempuan yang menginginkan tuan lalu kenapa tuan bingung ? " tanya dave


" cihhh enak sekali mulutmu itu berbicara , memang banyak perempuan yang mendekatiku , jika aku mau tinggal aku pilih salah satu dari mereka , tapi mereka hanya tergila-gila dengan hartaku dave tidak ada yang tulus mencintaiku " jelas sean dengan pandangan lurus kedepan sambil menyunggingkan bibirnya


" selain kaya aku memang tampan sih , tapi apa mereka kenyang hanya makan ketampanan ku ini setiap harinya ? tidak kan ? mereka juga tidak salah sebenarnya menginginkan lelaki kaya tapi mereka salah karena terlalu tamak , memandang segalanya hanya dengan uang " jelas sean panjang lebar


" tumben tuan bijak soal perempuan ? " tanya dave sambil tersenyum meledek tuannya


" mau tangan ku atau pistolku dulu yang menyentuh kulitmu dave ? "tanya sean dengan nada mengancam


" hehe tidak kedua-duanya tuan " sahut dave


suasana kembali hening sampai dikantor keduanya kembali pada pekerjaan masing-masing .


sedangkan carla baru ingat jika tadi asisten dave mengabarinya jika besok malam dirinya diminta bertemu dengan bosnya untuk membicarakan masalah denda zas tuannya .

__ADS_1


"kan besok malam aku mau ada acara restoran , aduhh bagaimana dong ? kok bisa tabrakan gini sih jadwalnya " monolog carla pada dirinya sendiri


" emm nanti kan aku belanja apa sekalian ku ajak ketemuan aja ya ? " tanya nya


" ahh mending kutanyakan asisten dave itu saja " tanya carla


diambilnya hp miliknya lalu menelpon asisten dave


tutttt tutttt sambungan telepon terhubung


sedangkan dave yang sedang berada diruangan tuannya sedang berdiskusi tentang proyek yang ada di kota B sedang bermasalah


" sudah saya periksa pengeluaran dan pemasukan bulanan tidak sesuai dengan target yang sudah di perhitungkan tuan " jelas dave


" pasti ada yang ingin bermain-main denganku " ucap sean menyeringai


" berapa kira-kira kerugian yang kita keluarkan ? " tanya sean lagi


" emm sekitar 2 milyar , mereka memanipulasi dana tidak langsung 2 milyar tuan . berangsur sedikit demi sedikit hingga terkumpul 2 milyar " jelas dave membacakan total biaya yang dikeluarkan


" kamu cari tau siapa pelakunya , setelah itu hukum dia seperti biasanya " jelas sean


"baik tuan " ucap dave


tak lama hp dave berbunyi , setelah dilihat ternyata carla yang menelepon


" maaf tuan " ucap dave seraya mematikan telepon dan kembali dimasukkan nya kembali kedalam kantong celana


" siapa ? kenapa tidak kau angkat ? " tanya sean dengan muka datar


" haa itu tuan takut mengganggu , nanti saja saya akan telepon setelah kita selesai membicarakan masalah ini " jelas dave takut mengganggu tuannya jika dia mengangkat telepon disaat sedang meeting berdua .


" bukankah kita sudah selesai ? aku tanya siapa yang menelpon mu ? " tanya sean sekali lagi


" itu tuan nona carla pemilik restoran waktu itu " jelas dave dengan menunduk kan kepalanya


" kenapa dia menghubungi mu ? bukankah kau sudah memberitahu dia masalah pertemuan besok ? " tanya sean


" iya sudah tuan " jelas dave

__ADS_1


tak lama terdengar lagi dering telepon di hp dave


" angkat saja dave " titah sean


__ADS_2