
" ahh tidak ada , memang nya kenapa? " tanya sean bingung
" tadi kuperhatikan kau memandangi gadis itu (seraya menunjuk carla) memangnya kau mengenal dia ? "tanya saga curiga , karena sean tidak pernah sedetail itu melihat wanita selama ini dan baru kali ini terjadi
" oh gadis itu , aku tidak mengenalnya sih tapi aku tau . dia pemilik restoran A , waktu itu aku sedang mengadakan pertemuan disana dengan clien ku tapi pelayan disana malah menumpahkan minuman di jas mahal ku , jadi aku minta ganti rugi pada pemilik restoran " jelas sean dengan muka datar
" memang kau minta ganti rugi apa ? tanya malik ikut nimbrung karena penasaran
" ya duit lah , memang apa lagi " jawab sean dengan datar
" duit ? kau minta berapa sean ? kan harga bajumu mahal semua , memangnya gadis itu mampu membayarnya ? " pikir malik dengan wajah bingung memikirkan harga baju sean yang selangit itu
" tidak banyak cuam 1 milyar dan besok sudah jatuh tempo sesuai perjanjian " jawab sean enteng seperti tidak ada beban sama sekali
" wahhh kau gila ya , tidak kasihan memang pada nona cantik di sana ? " tanya reza seorang cassanova diantara mereka
" 1 milyar bagimu itu memang mudah sean , tapi baginya itu berat " ucap reza dengan muka dramastis seakan-akan dirinya ikut merasakan penderitaan carla
" cihhh bukan urusanku " jawab sean dengan seringaian kecil dibibir seksinya
" emm kalau dia tidak berhasil membayarnya bagaimana sean ? " tanya malik yang penasaran
" ya terpaksa restoran sebagai jaminanya " jawab sean acuh
semua terdiam sibuk dengan pikiran masing-masing
"aku punya ide " teriak malik spontan berdiri dengan senyum lebar
"lu apa-apaan sih maliki , jangan malu-maluin " tekan saga seraya menarik malik kembali untuk duduk dengan wajah malu karena dilihat beberapa orang di sekitar mereka untung carla gak sadar dengan teriakan malik tadi
" hehe maaf , spontan soalnya " kekeh maliq seraya menggaruk kepala nya yang tidak gatal
sedangkan yang lain hanya menggelengkan kepala karena heran dengan tingkah laku maliq yang super aktif kayak anak bunda dirumah wkwkwk
" ide apa yang kamu maksud tadi ? " tanya saga penasaran
" ehemm begini tadi kan aku tanya masalah jaminan ke sean nah aku punya ide nih "jawab maliq seraya tersenyum misterius
sedangkan yang lain sudah jengah sekaligus penasaran dengan ide maliq itu
__ADS_1
" apaan ? jangan banyak tingkah maliq Ibrahim " tekan saga dengan wajah datar
" iya iya jangan galak-galak dong , kan jadi takut gue (tapi boong hihihi ) " jawab maliq dengan muka cemberut dan dibalas pelototan mata oleh saga
" jadi gini gue punya ide buat tuan sean atmajaya terhormat , mengenai jaminan tadi kenapa restoran yang kau ambil ? kenapa tidak pemiliknya saja ? kan bisa kamu manfaatkan buat permasalahan tentang calon mantu buat tante " jelas maliq dengan muka belagak serius
" jaminan ? mantu buat tante ? " tanya sean dengan alis ditekuk kebawah dan muka bingung
"iya daripada kau pusing nyari calon mantu buat tante mending kau manfaatkan gadis itu untuk jadi istri kontrak mu saja selama setahun mungkin atau berapa lama terserah padamu " jelas maliq lagi
" kalau dia tidak mau ? " tanya sean
" ya kau ancam dong sean , buat apa punya kekuasaan kalau tidak kau gunakan dengan sebaik-baiknya " geram maliq yang kadang suka greget dengan sean soal perempuan ,yang dia tau hanya bagaimana menghasilkan uang dan membasmi musuh
"Tumben otak lo bermanfaat " ucap robert
dengan tawa mengejek maliq
" kalo encer tiap hari takut repot bawa kemana-mana , takut pada mecer ntar , kan males ngambilinnya " jawab maliq sinis
"udah jangan ribut malu diliatin orang " ucap saga yang merasa waras diantara yang lain ,sedangkan sean hanya diam memikirkan saran dari maliq
setelah beberapa saat mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing
" sean gue duluan ya " ucap mereka ( robert, reza dan Maliq )
"jangan lupa saran gue " bisik maliq seraya melangkah pergi menyusul teman-temannya
sedangkan sean hanya melirik kepergian sahabatnya
" sean lo masih mau disini ? " tanya saga
" ya , duluan saja aku masih ada urusan bill biar gue yang bayar " ucap sean
" oh oke " ucap saga kemudian dia memutuskan untuk pulang juga
ternyata sean memutuskan tinggal hanya untuk melihat carla disana . sebenarnya dia penasaran apa yang dilakukan carla disini , nanti dia akan tanya asisten nya saja .
setelah melihat carla bangkit lantas dirinya juga ikut bangkit menuju meja kasir , tak lupa memakai masker juga topinya kembali . saat carla akan membayar , entah dorongan dari mana dirinya membayar makanan carla sekalian .
__ADS_1
tentu nya carla juga penasaran , kenapa tiba-tiba ada laki2 yang nggk dia kenal mau membayar tagihan makanannya
carla sempat bertanya apakah sean kenal dengan nya ? tapi sean tidak mau mengaku bahwa itu dirinya ..
#FLASBACK OFF
disepanjang jalan carla hanya diam memikirkan cara untuk menghasilkan uang lagi .mau pinjam kemana lagi dia ? sedangkan dirinya saja tidak punya kenalan terlalu banyak .
tidak terasa diri ya sudah sampai rumah sederhana dengan halaman yang tidak luas juga tidak sempit namun asri banyak pepohonan buah dan bunga maupun sayuran hijau-hijauan
"hai ca " sambut fely yang setia menunggu di kursi teras rumahnya
"hai fel , sorry membuat mu menunggu lama " ucap carla seraya memasuki rumahnya diikuti fely
" haiss tidak apa ,oh ya bagaimana usahamu mencari pinjaman ? dapat berapa uang ca ?" tanya fely setelah keduanya duduk dimeja makan
" masih dapet 500 jt fell , kurang 50% lagi " jawab carla seraya mengambil air dingin di kulkas
" mau minum ? " tanya carla kepada fely
" boleh " sahut fely
setelah keduanya selesai mandi dan berganti pakaian ,mereka berdua memutuskan untuk tiduran dikamar saja karena merasa lelah
" fel tadi gue di cafe ketemu orang misterius banget , masa dia bayarin makanan gue , nah pas gue tanya kenapa mau bayarin bill gue dianya malah jawab (hanya karena ingin ) kan aneh banget mana penampilannya tertutup banget pake topi dan masker " jelas carla mengenai kejadian di cafe tadi kepada fely
" aneh banget , kalau dia laki-laki mungkin karena terpesona sama kamu jadinya baik deh " goda fely seraya tertawa
" tau gitu tadi gue makannya banyakan kalo mau dibayarin mah haha " tawa carla
"dih songong lu " kekeh fely seraya menendang kaki carla pelan
" mumpung ada yang mau bayarin kn fel " ucap carla
" oh iya bagaimana kalo lu bayar dulu 500 jt sisanya minta keringanan buat nyicil , siapa. tau kn boleh " usul fely
" oh iya ya , coba deh besok gua hubungin buat ketemu " ucap carla
"ya udah kita istirahat aja ,udah malem " ucap carla seraya memejamkan mata
__ADS_1
" hm " sahut fely juga bersiap untuk tidur