Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
Cermin Kehidupan


__ADS_3

Malam ini Sean memutuskan untuk menginap dihotel yang sudah beberapa hari ini ia tempati ketika tiba di negara ini . Besok pagi-pagi sekali ia akan


melakukan penerbangan untuk pulang . Sepertinya kehadirannya disini tidak membuah kan hasil apa-apa .


Tubuhnya terasa letih , bahkan kepalanya terasa berdenyut memikirkan masalah yang tak kunjung usai , diliriknya waktu menunjukkan pukul delapan malam


" Sepertinya Dave belum tidur " gumamnya , lalu diambilnya ponsel yang ada diatas nakas samping tempat tidur nya . Nama Dave tertera pada urutan nomor dua sedangkan yang pertama adalah Carla , itu artinya Carla lah yang paling sering berkomunikasi dengannya


tutttt tuttt telepon tersambung .....


" Ya tuan ? " jawab Dave diseberang telpon


" Dave , tolong belikan aku obat sakit kepala dan vitamin " ucapnya sedikit bergumam , tenaga nya seperti terkuras habis entah kemana


Mendengar suara tuannya yang terdengar lirih membuatnya panik , Bosnya yang biasanya suka berbicara keras kenapa sekarang menjadi lirih bahkan hampir tak terdengar dengan baik " Tuan anda sakit ? apa yang terjadi tuan ? " tanya nya dengan beruntun membuat Sean kesal


"Andai saja aku tidak sedang dalam kondisi lemah , mungkin mulutmu sudah aku sobek seperti mulut kuda . Kau mau seperti itu ? " tanya Sean geram , rasa sakit di kepalanya kian menjadi akibat Asistennya


Diseberang sana , Dave hanya menyengir dengan tangan menggaruk kepalanya yang tidak gatal " hehe... maaf tuan , aku hanya sedang khawatir dengan kondisimu " kekeh Dave membuat Sean berdecih kesal


Kalau kau sakitkan , aku juga yang repot , gumam Dave dalam hati


" Sepertinya kinerjamu sudah menurun tahun ini asisten Dave , perlukah aku mencari asisten yang lain ? " tanya Sean diseberang sana .

__ADS_1


Dave kelabakan bukan main , tak kala tuannya membahas asisten pengganti untukknya .


" kenapa mood nya seperti perawan yang sedang PMS saja bos satu ini" pikir Dave dalam hati


" Baiklah aku minta maaf ... Aku akan melaksanakan perintah tanpa banyak bicara . 15menit kemudian aku akan ada didepan pintu kamarmu tuan . Tunggu aku dan jangan gegabah oke , jauhkan benda tajam disekitarmu " ucap Dave menyulut emosi Sean , karena kalimat terakhir yang kurang mengenakkan ketika didengar


" Kau ingin aku bunuh diri begitu ? kau kira aku ini manusia berakal pendek , dengan mudahnya mengakhiri hidupnya sendiri karena tidak kuat menjalani hidupnya lagi " bentak Sean membuat Dave menahan tawa diseberang sana


" Aku hanya memberimu peringatan tuan. Siapa tau kau sudah menyerah dengan semua ini " jawab Dave


" Sepertinya besok kau tak perlu .... tutttt tuttt " panggilan berakhir tak kala Sean belum menyelesaikan ucapannya . Siapa lagi kalau bukan ulah Dave , asisten dengan sejuta kelakuan absurd nya .


" Huhh sepertinya aku benar-benar akan gila saat ini " gumamnya . matanya terpejam dengan badan tengkurap diatas kasur empuk hotel tersebut


Hingga beberapa saat kemudian dirinya tertidur pulas , bahkan panggilan diponselnya tak ia sadari . Mungkin karena lelah , ia tertidur begitu saja setelah mengeluh sakit di kepalanya . Tapi ia mengeluh ditempat yang salah , akibatnya , rasa sakit di kepalanya belum juga teratasi


Didalam kamarnya , Carla tengah duduk termenung diatas kasur nya . Dengan memakai baju tidur yang lumayan seksi . Karena pikirnya tak masalah, tak ada yang melihatnya karena Sean sedang pergi entah kemana .


" Aku harus bagaimana ? pasti akan seru kalau aku ada bersama mereka " gumamnya dengan bibir mengerucut kesal . Kepalanya ia sembunyikan pada tangan yang bertumpu dikedua lutut kakinya .


Besok malam ada hari ulang tahunnya , ditahun-tahun sebelumnya , dirinya beserta pegawai resto akan merayakannya bersama . PANTI ASUHAN menjadi tempat pilihan mereka untuk melakukan pesta kecil-kecilan . Selain ingin berbagi makanan dan membuat acara seru-seruan bersama anak panti , mereka ingin membuat anak panti tidak merasa kesepian . Mereka melakukan hal tersebut tidak hanya di satu tempat saja , melainkan beberapa tempat . PANTI ASUHAN , SEKOLAH untuk anak-anak jalanan , biasanya yang menjadi guru adalah para relawan yang suka rela membagi ilmu mereka untuk anak-anak yang tidak mampu .


Disitu kami bisa belajar nikmatnya rasa syukur . Sengsaranya kita terkadang masih ada yang lebih sengsara dibanding jalan hidup kita . oleh karena itu , sesekali bercermin lah pada kehidupan orang lain , agar kau tau di dunia ini bukan hanya dirimu yang sulit , tapi semua orang punya porsi kesulitan di kehidupan mereka masing-masing

__ADS_1


Air matanya mengalir begitu saja " Aku merindukan mereka " isaknya


Setelah lama menangis , Carla pun memutuskan untuk melakukan kegiatan lain agar ia tak bosan . Hidup tanpa menjalani kesibukan adalah hal yang membosankan.


Setelah membasuh mukanya yang sembab sehabis menangis , iapun turun menuju dapur , mencari makanan yang dapat ia bawa kekamar menemaninya menonton drakor malam ini


Setelah mendapatkan apa yang ia cari , dengan langkah cepat ia pun kembali kedalam kamarnya . Malam ini ia mendapat drakor berjudul THE LEGEND of the BLUE SEA yang tak sengaja ia lihat dari Apk YT .


" Baiklah , jangan memikirkan yang lain , fokuslah pada drama mu oke hufff hahhh " menarik nafas dalam lalu dihembuskan perlahan agar tubuhnya tenang


" hikss hikss ... kenapa menyedihkan sekali , kenapa si prianya tak kunjung mencintai si wanita ? bukankah dengan begitu si wanita bisa mati karena jantungnya tidak berfungsi dengan baik . Dasar bodoh , kau bisa kehilangan wanita polos dan bodoh sepertinya di kehidupanmu " oceh Carla disela-sela episode yang tengah ia tonton


" Andaikan air mataku berubah menjadi mutiara , mungkin aku akan menjadi milyader di dunia ini tanpa harus bekerja keras. Aku hanya perlu menangis dan menangis setiap harinya " gumamnya terkekeh geli , terkesan aneh tapi itulah cerita drama yang dibuat dengan ekspektasi yang luar biasa ngawur nya .


Tak terasa drama yang ia tonton sudah tamat , saat kepalanya melihat jam diding menunjukkan pukul empat pagi


" arghh sial , kenapa cepat sekali , bahkan aku belum tidur sama sekali " umpatnya , dengan terburu-buru merebahkan badannya lalu mematikan lampu kamarnya dan mematikan tv tak lupa ponsel ia silent . menutup tubuhnya dengan selimut.


Tak butuh waktu lama ia terlelap begitu saja.


Tunggu cerita selanjutnya 😘😘😘


.....Happy Reading .....

__ADS_1


__ADS_2