Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
pertemuan tak sengaja


__ADS_3

malam pun tiba , dimana acara ulang tahun restoran yang diadakan rombongan carla pun berlangsung , hanya mereka tidak ada orang lain .


dengan duduk melingkar didepan tenda mereka berdiri seraya menyalakan api unggun untuk menghangatkan badan mereka


" baiklah guys kita akan menyalakan lilin nya tapi sebelum meniup nya kalian harus membuat permohonan sesuai yaang kalian inginkan " ucap fely mengintrupsi jalannya acara


" baiklah , tunggu apa lagi fel , nyalakan sekarang " ucap ayu tidak sabaran "baiklah baiklah " sahut fely seraya menyalakan lilin kue ulang tahun


"carla lo udah siap ? " tanya fely ketika melihat carla hanya diam dengan pandangan lurus melihat kearah lilin yang sudah menyala


" ah ya siap kok , lanjutkan acara nya " ucap carla ketika sadar dari lamunannya


" oke " sahut fely


setelah beberapa saat acara dimulai kini tiba saatnya satu persatu dari mereka akan mengutarakan perasaan mereka untuk carla sebagai pemilik restoran


" oke dimulai dari reza " ucap carla memilih


" ehem ehem baiklah pertama² aku berterima kasih kepadamu karena sudah memperkerjakan aku direstoran mu , memperlakukan kami dengan baik tanpa membedakan serta sudah menganggap kami sebagai keluarga sendiri (ucapnya sambil tersenyum ) bolehkah aku memelukmu ? sebuah pelukan kelurga ? " tanya reza sambil tersenyum


" aaa aku jadi terharu (ucap carla sambil mengelap air mata nya yang sempat jatuh ) tentu boleh dong " lanjut carla sambil merentang kan tangan nya disambut oleh reza yang langsung berjalan ke arah carla


" aaa kalian bikin kita terhura dehh " teriak fely disetujui oleh ayu


" jaga dirimu baik² , apalagi adikku secantik ini pasti banyak yang naksir kan haha " canda reza setelah pelukan keduanya terlepas mendapatkan hadiah pukulan dari carla


semua pun mendapat gilirannya masing² dan saat ini giliran anton yang terakhir untuk berbicara


" carla aku hanya ingin memintamu untuk selalu hidup bahagia , jika kau mengalami kesusahan jangan sungkan meminta bantuan ku karena kita adalah keluarga " ucap anton dengan pandangan teduh menatap carla


" dengan kalian dihidupku aku sudah bahagia kok , setidaknya aku masih punya keluarga " sahut carla sambil tersenyum hangat

__ADS_1


" oke baiklah saatnya potong kue " ucap fely


" ya aku sudah lapar ini " ucap bayu sambil mengelus perutnya


" sabar ya anak² jangan rebutan " canda fely layaknya ibu guru yang sedang menuntun anak muridnya


" hahaha baik bu fely " sahut mereka serentak


sedangkan rombongan sean saat ini sedang bersantai di atas kursi lipat yang mereka bawa seraya bermain ponsel masing²


" sean " panggil dave yang berada disamping nya


"hm" sahut sean


" kau bukannya memberi cincin pelacak pada carla kan ? kau sudah melihat dia sedang dimana sekarang ? siapa tau dia benar² melepas cincinnya ? " ucap dave ketika mengingat perihal ucapan carla tentang cincin pagi itu


" oh shitt aku melupakannya" ucap sean langsung mengecek location cincin itu berada


" cari saja , siapa tau memang ada disini ? mau ku bantu mencarinya ? " tanya dave


" tidak perlu , kau disini saja biar aku sendiri " ucap sean langsung bangkit dari tidurnya lalu masuk kedalam tenda mengambil pistol kesayangannya untuk berjaga


" sean mau kemana dave ? " tanya robert ketika melihat sean pergi begitu saja setelah keluar dari tenda


" ada urusan katanya "sahut dave acuh karena menurutnya tidak terlalu penting


setelah acara selesai carla memutuskan untuk duduk didekat api unggun ditemani oleh anton sedangkan yang lain sedang berjalan² diarea danau untuk melihat²


" lo kenapa ca ? " tanya anton ketika melihat carla hanya melamun


" tidak ada kok , hanya ingat orang tua saja " sahut carla seraya tersenyum

__ADS_1


" oh ya bagaimana kalau kita menyusul anak² ? sepertinya akan seru " usul anton agar carla tidak bersedih lagi


" kakak duluan saja , nanti carla akan menyusul kalian " ucap carla sambil tersenyum


" oh baiklah kakak duluan ya " ucap anton sambil mengelus kepala carla sebelum berdiri dan melangkah menjauh


semua itu tak luput dari pandangan sean karena tadi dia sudah menemukan carla namun tidak jadi menemui nya karena melihat carla sedang duduk dengan laki² dan berakhir dia harus menunggu sampai laki² itu pergi


" ehem " dehem sean berdiri dibelakang carla yang sedang duduk seraya melamun


carla yang mendengar seseorang berdehem dikiranya adalah anton " kenapa kakak kembali " ucap carla seraya mendongak dan terdiam ketika melihat siapa yang ada dibelakang nya saat ini


"SEAN "kaget carla karena melihat adanya sean disini " untuk apa kau ada disini ? " tanya nya dengan melihat sekitar takut ada yang melihat mereka berdua


"kenapa ? ini tempat umum jadi bebas siapa saja kesini " jawab sean acuh


" cihh kau mengikutiku ya ? " tuduh carla langsung berdiri dari duduknya seraya menunjuk kearah muka sean


" jangan tidak sopan dengan ku " ucap sean seraya menggenggam kuat tangan carla yang menuding didepan mukanya


" akhh sakit (rintih carla berusaha melepas kan tangannya dari tangan sean ) lepasin " berontak carla


" lain kali bersikaplah lembut padaku ( ucapnya sambil meniup tangan carla yang memerah akibat cengkramannya ) karena aku tidak bisa menjamin apa yang akan ku lakukan jika kau tidak sopan dan selalu berontak jika bersamaku " ucapnya lagi membuat carla merinding dibuatnya


"terserah " sahut carla pergi begitu saja ketika tangannya berhasil lepas


"aku akan berusaha menjagamu tampa harus membuatmu jatuh cinta padaku (batinnya seraya tersenyum memandangi kepergian carla yang berjalan ke arah danau ) jika memang nantinya salah satu diantara kita harus tersakiti karena cinta maka biarlah aku yang tersakiti " ucap sean dalam hati setelah itu dia juga ikut pergi kembali ke tenda nya untuk istirahat


...HAPPY READING...


maaf kalau cerita nya belum bisa bagus , alur masih berantakan dan mungkin typo bertebaran dimana-mana 😁😁maklum author masih pemula

__ADS_1


__ADS_2