Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
Kabur untuk sementara


__ADS_3

"Baik tuan " jawab bi mirna menundukkan badannya sebagai tanda hormatnya pada sang tuan


Setelah itu sean pun melangkah menaiki anak tangga menuju kamarnya , dirinya ingin segera membersihkan tubuhnya yang serasa lengket sekali


saat tangannya memutar handle pintu kamarnya dan masuk ke dalam kamarnya , tiba-tiba saja matanya disuguhkan akan pemandangan yang membuat nya marah


Carla yang tengah sibuk menurunkan semua pakaian nya dari dalam lemari pun membuat Sean langsung meledakkan amarahnya , ditambah lagi tadi sifatnya yang dingin . Pikiran buruk menghampiri otak sean seketika , apakah wanitanya akan pergi... ? pikirnya


"Mau kemana kau? " tanya Sean dingin , menatap tajam Carla yang masih sibuk menurunkan semua baju, sepatu dan lain-lainya lagi


" cihh " umpat Carla lirih seraya melirik sinis kearah Sean sekejap , bahkan suaranya tak terdengar hanya gerakan bibir yang terbaca oleh Sean


Tak ingin menanggapi pertanyaan laki-laki di sampingnya itu , dirinya lebih memilih melanjutkan kegiatannya " Kau mau kemana CARLA " geram Sean sekali lagi , bahkan baju yang ada ditangan Carla , ia hempaskan begitu saja , membuat Carla langsung diam melihat baju-bajunya yang berserakan dilantai kamar akibat tangan laki-laki yang ada dihadapannya itu


kepalanya pun Mendongak menatap mata Sean lama dengan pandangan datar " Bukan urusanmu " ucap nya dingin lalu memunguti kembali pakaian nya dan dibawanya ke ranjang , dimana pakaian nya yang lain bertumpuk disana


Sean tengah berusaha meredam emosinya saat ini , pikirannya yang kalut karena banyak masalah yang harus ia urus ditambah lagi Carla yang membuatnya pusing


"Tidak bisakah kau diam dan menjadi penurut untuk saat ini haaa " sentak Sean


menoleh kearah Sean yang berada dibelakangnya dengan pandangan bingung " atas dasar apa aku harus patuh padamu ? " tanya nya sedikit menyadarkan akan posisi Sean di hidupnya


" Kau mau tau alasannya ? " tanya Sean dengan seringai tipis dibibirnya membuat Carla merinding , kesal dan marah karena secara tidak langsung dirinya hanyalah orang asing dimata Carla


" Sialan , apa yang akan dilakukan manusia didepannya ini ? " tanyanya dalam hati , bahkan wajahnya mungkin sudah terlihat panik walaupun sudah berusaha ia sembunyikan , Sean yang tengah melangkah maju mendekat kearah Carla otomatis wanita didepannya itu akan mundur


" Selama ini aku sudah berusaha untuk tidak bertindak kasar padamu , selalu berusaha membuatmu nyaman ada di sisiku dengan segala kemewahan yang kuberikan padamu . Tapi ? sepertinya kau tidak suka semua hal yang kulakukan padamu selama ini " ucap Sean masih terus melangkah mendekati Carla , bahkan keduanya kini sudah berada didekat pintu kamar

__ADS_1


Carla menelan ludah nya kasar ketika melihat muka Sean yang sepertinya tengah emosi " Kau mau aku bersikap kasar padamu hemm ? apakah kau akan patuh padaku ketika aku memperlakukan mu dengan kasar ? sehingga kau akan takut untuk melawanku " dengan penuh penekanan Sean bertanya pad wanita didepannya itu


"Berhenti disitu Sean ... " teriak Carla ketika tubuh mereka sudah lebih dekat , bahkan dua langkah lagi Sean akan berhasil menggapai tubuhnya yang tengah berpegang pada daun pintu


" aku tidak mendengar nya " jawab Sean hingga satu langkah lebih dekat dengan Carla


" Aku bilang menjauh lah " panik Carla , tangannya berusaha menggapai gagang pintu , agar bisa membuka nya dan kabur dari Sean


Dirinya pun berbalik dan bersiap keluar saat dirinya berhasil membuka pintu tersebut . Tapi dentuman pintu yang keras membuatnya kaget dan reflek mundur kebelakang , untung hidung nya tidak kepentok pintu


Brakkk


Bunyi pintu yang ditutup paksa oleh Sean itupun membuat seisi rumah kaget , sedangkan Carla hanya mengedipkan matanya beberapa kali bahkan badannya pun gemetar karena kaget


" Kau tidak akan bisa lari dariku " Bisik Sean tepat disamping telinga nya , hingga Carla pun spontan menoleh kesamping dimana Sean tengah berada di belakang nya tanpa jarak sedikitpun


" Kenapa aku baru sadar ? sejak kapan dia memelukku seperti ini ?" pikirnya dalam hati


" Minggir " ketus Carla , sedangkan Sean hanya diam pada posisinya tanpa mau bergerak melepaskan wanita didekapannya itu


" Arghh minggir " teriak Carla karena dirinya sudah risih dengan pelukan Sean yang semakin erat melilit tubuhnya


" Aku ingin ke kamar mandi , lepaskan dulu " ucapnya dengan nada lembut , sebab laki-laki seperti Sean tidak bisa jika dibalas dengan emosi juga


" alasan " gumam Sean lirih , dirinya masih asik memeluk wanitanya dari belakang seraya memejamkan matanya yang lelah . Ya , dia sangat lelah dan butuh istirahat untuk saat ini , tapi wanitanya ini sedang merajuk rupanya


" Ayolah.... aku sudah tidak tahan Sean " rengek ya dengan nada manja , padahal yang terjadi sebenar nya adalah dia tengah menahan kekesalannya pada Sean

__ADS_1


Sean pun menegakkan kembali badannya , memandang Carla apakah wanita nya ini berbohong atau tidak


" Baiklah " ucapnya kemudian , dan perlahan mengendurkan pelukannya membuat Carla menghela napas lega , tapi tidak dengan tangan Sean yang masih memegang tangannya erat


melihat tangannya yang masih saja digenggam membuatnya menghela napas panjang " tangan mu ? " tunjuknya pada Sean dengan mengangkat tangannya keatas


" Kenapa ? " tanya Sean , membuat Carla geram , dirinya tau kalau Sean tengah berpura-pura tidak paham akan maksudnya


Ditariknya dengan kuat hingga tangan Sean pun berhasil lepas dari tangannya . Bahkan dirinya sempat tersenyum kepada Sean, dengan memperlihatkan tangannya bahwa ia sudah bisa lepas dari cengkramannya


melihat situasi Sean yang sepertinya tengah lengah itupun langsung dimanfaatkan oleh Carla untuk kabur dari sana , buru-buru ia berbalik lalu diputarnya handle pintu dan dirinya ikut hilang seiring pintu tertutup dengan keras nya


Brakkk


Suara pintu menyadarkan Sean dari lamunannya , entah apa yang dipikirkan nya tadi , hingga saat ia melihat sekelilingnya bahwa Carla sudah menghilang


" Sialan " geramnya dengan otot rahang yang mengeras , lalu dibukanya pintu tersebut dan keluar mencari keberadaan wanitanya yang tengah kabur dari nya . Ya walaupun tak akan bisa keluar dari sini karena penjagaannya yang ketat


Sedangkan Carla saat ini tengah berada didalam kamar yang dulunya kamar itu ia tempati sebelum terjadinya sesuatu diantara mereka dan kamar itulah yang tadinya ingin ia tempati kembali , bahkan tadi dirinya ingin memindahkan semua barangnya yang ada di kamar Sean , ke kamar ini


" untung saja belum terlambat .... fiuhhh ... " ucapnya seraya bersandar pada pintu , berusaha mengatur detak jantung nya yang tengah berdetak cepat


Setelah memastikan pintu nya terkunci , dirinya pun berjalan menuju ranjang lalu merebahkan tubuhnya pada kasur yang empuk itu


" ahh nyamannya " gumamnya lalu tak lama matanya terpejam , dirinya yang lelah tak memikirkan Sean yang tengah sibuk mencarinya saat ini


"Aku hanya tidak ingin melihat wajahnya saat ini " pikirnya dalam hati

__ADS_1


.......HAPPY READING .......


__ADS_2