Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
Dendam dan Tangisan laki-laki Misterius


__ADS_3

"ya ... kenapa ? kau tidak mau ? " tanya sean walaupun dengan nada mengancam seolah tidak menerima penolakan apapun


" heii tuan sean yang terhormat " ucap carla duduk bersandar dikursi seraya bersedekap tangan dan tersenyum miring


" kita itu dua orang asing yang tidak saling mengenal satu sama lain Oke , jadi aku ataupun dirimu tidak bisa melarang apa yang ingin ku lakukan begitupun sebaliknya "jelas carla membuat mimik muka sean bertambah tidak bersahabat ketika dilihat


" ohh menurutmu begitu ? " tanya sean


" tapi setelah pulang dari sini keadaan dan status kita akan berbeda " ucap sean tersenyum miring


"berbeda bagaimana ? " tanya carla takut apa yang ada dipikirannya saat ini bakalan terjadi


" kita lihat saja nanti " sahut sean lalu memanggil pelayan meminta bill untuk membayar makanan nya .


keduanya pun kembali ke tempat dimana teman-teman mereka berada


" mana ponselku ? " pinta carla ketika mereka sudah dekat dengan area perkemahan


setelah mendapatkan ponselnya carla pun pergi begitu saja meninggalkan sean . dirinya tidak mau ada yang melihat nya berdua dengan sean . apalagi fely , bisa panjang urusannya nanti


" kau dari mana ca ? " tanya fely penuh selidik karena carla menghilang lumayan lama


" emm itu tadi aku kebelet , jadinya nyari toliet dulu " jawab carla asal


Minggu pukul delapan malam semuanya bersiap untuk pulang , baik rombongan sean maupun carla


"guys aku nitip barang-barang aku ya , kalian pulang duluan aja aku masih ada urusan " ucap carla setelah mereka selesai berkemas


" urusan apa carla ? " tanya anton walaupun itu privasi tapi setidaknya dirinya bisa tenang jika tau carla akan kemana dengan siapa


" emm dengan kolega bisnis .... ya dia sebenarnya juga temanku makanya dia mengajakku bertemu sekaligus melepas rindu " jelas carla berusaha mencari alasan yang tepat agar mereka tidak curiga , sebab sean tadi sudah menelponnya (mengancam)


" lalu kau mau naik apa ? " tanya fely


" aku akan pesan taksi , tempat nya lumayan jauh sih tapi it's oke " jawab carla dengan tersenyum


" oke kalau itu keputusan lo , yang terpenting hati-hati dan jangan lupa kabari kita oke " ucap fely sambil menepuk pundak carla


" aa baiklah kalian juga hati-hati" sahut carla


Disaat semuanya sudah berangkat dengan bis mereka , carla pun langsung menelpon sean untuk memberitahu bahwa dirinya sudah menunggu di parkiran


" guys gua pulang duluan " teriak sean kepada teman-temannya yang masih asik menikmati malam di pinggir danau . ya mereka sudah selesai berkemas dan tadi barang-barangnya sudah diangkut oleh anak buah mereka


mendengar teriakan sean lantas mereka semua pun menoleh kearah sean yang mulai beranjak pergi


" Dia mau kemana ? " tanya robert

__ADS_1


" biarlah , mungkin hanya ada urusan biasa , kalaupun ada urgent pasti kita dikabari " sahut anton cuek terhadap kepergian sean yang tiba-tiba


Setibanya sean di parkiran lantas dirinya pun mengambil mobilnya lalu berjalan kearah carla


" masuklah " ucap sean dari dalam mobil dengan membuka kaca jendela mobil


setelah carla masuk sean pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke suatu tempat


" kau belum memberitahuku kita akan pergi kemana" ucap carla berusaha mencari tau mereka akan pergi kemana


" kau akan tau nanti " jawab sean kembali fokus pada kemudinya


dipertengahan jalan sean baru sadar akan mobil yang mengikutinya dari belakang ,tiga mobil jeep hitam melaju kearahnya dengan pelan seolah agar membuatnya tidak sadar ataupun curiga . Tapi sean sendiri bukanlah orang bodoh yang bisa di tipu dengan hal seperti itu


" temui aku di jalan XX dan kirim anak buah untuk menyusulku " titah sean ketika berbicara dengan dave di sebrang telepon . diliriknya carla yang ternyata sudah tertidur begitu nyenyaknya


sedangkan ditempat lain seorang laki-laki tengah berdiri di balkon kamar nya dengan bertelanjang dada seraya menikmati sebatang rokok yang mengepul diudara akibat hisapan nya


" bila hari itu aku tidak kehilangan nya , maka hari ini tidak akan pernah ada. hari dimana aku akan membalas rasa itu " gumam nya dengan menggenggam besi pembatas itu dengan kuat


"argghhhh" teriak nya begitu kuat disertai air mata yang mengalir begitu saja . dirinya teringat akan hal-hal indah yang dilalui nya dulu bersama orang terkasihnya


*flashback


Disebuah danau ditengah hutan adalah menjadi tempat dimana mereka dipertemukan untuk pertama kalinya . banyak hal yang mereka lakukan disana


" wah ada danau " ucap gadis kecil itu dengan girang nya


berlarian kesana kemari dengan tawa bahagia hingga dirinya tersandung hingga membuat kakinya terkilir


"auuu" ringis nya seraya terduduk memegangi kakinya


" mama " panggilnya seraya menoleh kesana kemari dan dirinya baru tersadar kalau sudah tersesat entah dimana hingga membuat nya menangis ketakutan karena hari mulai malam


Dicobanya bangkit dari duduknya , dengan menyeret kakinya dia mencoba untuk berjalan mencari jalan untuk kembali pulang menemui keluarganya .


Tapi saat akan berjalan dirinya mendengar rintihan seseorang


" tolong" terdengar suara lemah disertai tangisan ntah dari mana . dirinya berusaha untuk mengabaikan suara tersebut karena pikirnya itu mungkin hantu seperti yang sering dilihatnya di TV saat menonton bersama mamanya


"Aaaaa" jeritnya ketika melihat seorang laki-laki berlumuran darah , disampingnya ada seorang anak kecil yang menangis


" tolong paman saya " pinta anak laki-laki itu dengan menangis seraya memohon


" ba..bagaimana aku bisa menolongmu ? sedangkan aku saja tersesat " jawab gadis kecil itu juga ikut ketakutan melihat bagaimana kondisi laki-laki dewasa itu sungguh mengenaskan


dirinya mencoba duduk walaupun dengan kaki yang terasa nyeri ketika dipaksa untuk bergerak " apa yang terjadi dengan pamanmu ?" tanya nya seraya memandang anak laki-laki yang masih menangis

__ADS_1


" ayahku berniat membunuh paman ku , tapi aku tidak tau apa yang terjadi , yang aku tau ayahku adalah orang jahat. selama ini yang merawatku adalah pamanku hiks hiks " jawab nya seraya sesenggukan


" ohh begitu ya " sahut nya


" lalu kita akan meminta pertolongan kepada siapa ? " tanya gadis itu dengan wajah bingung


" Tapi kalau kita bisa menemukan keluargaku ,mungkin pamanmu masih bisa tertolong , karena kita masih kecil jadi tidak akan bisa mengangkat orang dewasa " usul nya membuat anak laki-laki itupun memandang ke arahnya


" keluargamu ada disini ? dimana ? " tanya anak laki-laki itu dengan semangat menoleh kesana kemari berharap ada seseorang yang akan menolong nya


" keluargaku tidak ada disini , tadinya aku beserta keluargaku makan direstoran tapi aku kesasar kesini karena mengejar kupu-kupu " adunya dengan muka sedih


" jadi aku tidak tau jalan kembali pulang " lanjutnya dengan tertunduk semakin sedih membuat seseorang disamping nya pun kecewa


" lalu ... apakah aku lagi-lagi harus kehilangan orang yang ku sayang ? yang hanya aku miliki didunia ini ? " gumamnya seolah bertanya pada alam semesta yang ada disana menyaksikan kepiluan hidupnya


" emm jangan putus asa ( cicit anak perempuan itu berusaha memberi kekuatan ) lebih baik kita cari keluargaku dulu pasti tidak jauh dari sini " ucapnya berusaha berdiri dari duduknya dengan susah payah


" kakimu kenapa ? " tanya nya yang juga ikut berdiri membantu anak perempuan yang sepertinya sedang kesakitan


" kakiku terkilir waktu bermain tadi , tapi aku masih kuat kok berjalan " jawab anak perempuan itu sok kuat padahal sudah kesakitan


" paman .... paman tunggu disini sebentar saja aku mohon , aku akan mencari bantuan agar bisa menolongmu " ucap anak laki-laki itu dengan bibir bergetar


setelah itu dirinya kembali berdiri


'huhhhh ' setelah menarik napas panjang nya lalu dia menghampiri anak perempuan itu


" Ayo " ucapnya sambil mengulurkan tangannya untuk dijadikan pegangan agar tidak jatuh


" terimakasih " ucap anak perempuan itu seraya menerima uluran tangan yang diberikan padanya


Keduanya berjalan cukup lambat karena kaki perempuan kecil itu terkilir , bahkan dirinya sering terjatuh lalu bangun lagi begitupun seterusnya . hingga dipertengahan jalan tiba-tiba anak laki-laki itu berjongkok didepan nya


" Naiklah" ucapnya seraya menepuk punggunya beberapa kali


" kau akan menggendongku ? " tanya anak perempuan itu dengan muka kaget sekaligus bingung , apakah anak laki-laki itu bercanda ingin menggendongku yang gembul ini ? apakah dia kuat ?


" cepatlah kita tidak punya banyak waktu " ucapnya ketus membuat anak perempuan itu pun cemberut



πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ kira- kira seperti itu lah cemberutnya


...HAPPY READING OKE ...


TERIMAKASIH SUDAH MAU MAMPIR KESINI DAN MAKASIH JUGA BUAT KALIAN YANG SUDAH MEMBERI LIKE DAN JADIKAN CERITA AKU FAVORIT KALIAN πŸ˜˜πŸ‰πŸ˜‡SENOGA KALIAN GAK BOSEN SAMA CERITA AKU YANG RECEHAN INI

__ADS_1


SEE YOU GUYS ....😚πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


__ADS_2