
" bukan urusanmu " jawab sean dengan nada tertahan sedangkan carla masih sibuk menarik tangannya dari genggaman sean
" ayolah sean .... tadi kau yang menyuruhku pergi lalu sekarang kau mengganggu waktu bersenang-senangku sekarang " ucap carla membuat sean menoleh kearahnya dengan pandangan tajam
" Diamlah carla , kalau tidak aku akan merobek mulutmu disini " ancam sean berbisik di depan muka carla
" apa hak mu merobek mulutku hah ? " tantang carla ketika dirinya merasa di rendahkan oleh sean
memang siapa tadi yang mengusirku ? dan sekarang kalian lihat ? Dia dengan segala keangkuhannya datang menjemput ku seolah-olah aku adalah kekasihnya yang pergi berselingkuh dengan pria lain haha
sean pun tidak merespon ocehan carla untuknya , ditatapnya Rayyan lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Rayyan
" Aku peringatkan kau , jangan pernah sekalipun kau melukai wanita yang ada di belakangku ini " (pause) " kalau sampai itu terjadi kau akan menerima balasan yang setimpal " lanjutnya dengan berbisik
" Dan kau tau ? itulah yang sedang sedang ku lakukan sekarang " jawab Rayyan " Memberi balasan yang setimpal atas apa yang telah kalian lakukan dengan hidupku " lanjutnya seraya tersenyum miring
setelah berhasil menarik carla dari club , sean pun langsung membawa carla pergi
" urus mobilku di parkiran " titah sean pada salah satu anak buahnya
" siap tuan " jawab anak buah sean
" huek" mual carla mungkin efek dari alkohol yang diminumnya " pelan-pelan sean " keluh nya karena jalan sean terkesan terburu-buru membuat carla terseok-seok karena pusing
" DIAM" bentak sean membuat carla tambah meringis sambil memegangi kepalanya
dibukanya tas carla untuk mencari kunci mobil yang dibawa carla tadi
setelah masuk kedalam mobil , keduanya pun langsung tancap gas entah kemana tujuan sean kali ini .Disepanjang perjalanan pun carla hanya tidur sesekali mual walau tidak sampai muntah
( parkiran hotel pukul 23:30 )
" huhh " helaan napas keluar begitu saja dari mulut sean , disandarkan badannya pada kursi lalu menoleh kesamping melihat carla yang saat ini tertidur pulas
dibukanya pintu mobil lalu berjalan keluar mengitari mobil . ditidurkannya carla dengan pelan agar tidak mengganggu istirahat carla setelah itu sean pun memutuskan untuk mengganti bajunya dengan baju tidur dan terpaksa mereka harus berbagi tempat tidur untuk kedua kalinya setelah di caffe waktu itu
(keesokan pagi nya , pukul 08:00 )
sepasang mata mengerjap secara bersamaan akibat cahaya matahari yang masuk melalui celah kamar hingga menyilaukan mata
" nyenyak sekali " ucap carla belum menyadari bahwa ini bukan unit hotel nya dan adanya sosok lain di dalam kamar tersebut
__ADS_1
" ini jam berapa ? " gumamnya , saat berbalik badan ingin melihat jam di nakas yanga ada diseberang tempat tidur pun membuat nya melihat yang tidak biasa untuk dilihat
(Anggap saja itu Sean ketika tidur 😂 )
seorang laki-laki ? dan itu adalah Sean ? darimana datang makhluk satu ini ? kenapa bisa ada di sini bersamanya ? rentetan pertanyaan muncul di kepalanya , karena seingatnya semalam dirinya ke club dan setelah itu tidak tau apa lagi yang terjadi . apakah terjadi sesuatu semalam ? hingga membuat ku terjebak dengan mahkluk ini ?
" akhh sial " gumam carla dengan mengacak rambutnya frustasi karena tidak bisa mengingat kejadian semalam
" lebih baik aku pergi dari sini mumpung Sean masih tidur " gumam carla pelan seraya turun dari tempat tidur dengan gerakan lambat agar tidak menimbulkan suara
" kau mau kemana ?" tanya sean tiba-tiba sebelum carla berhasil turun dengan sempurna membuat carla memejamkan mata nya karena ketahuan
" aku ? kemana saja asal tidak bersama mu " jawab carla ketus
mendengar jawaban carla tentu sean memakluminya tapi tidak untuk masalah club semalam
" huhh bisa tidak kau menurut dengan tidak membantah ucapan ku ? " tanya sean ketika dirinya duduk bersandar pada ranjang dengan bersedekap tangan
lantas carla pun berjalan mendekati sean
" kau yang menyuruhku untuk menjauh darimu dan tidak ingin melibatkan ku atas segala yang ada di hidupmu " jawab carla " bukankah begitu tuan Sean ? " lanjutnya dengan tersenyum tidak iklas
" cihh kenapa repot-repot menyukai mu ? toh masih banyak yang mau denganku diluar sana yang jauh lebih baik darimu " jawab carla seraya menuding muka sean dengan tangan tangannya
" termasuk laki-laki yang semalam bersamamu di club ? " tanya sean dengan muka kembali serius
" laki-laki ? ( gumamnya) apakah kau ingat ciri-cirinya ? " tanya carla penasaran
" aku tidak suka mengingat hal yang tidak penting " jawab sean cepat dengan nada ketus
" lalu kenapa kau mengingatku setelah mengusirku ? apakah aku penting bagimu ? " tanya carla berusaha membuat sean terpojok
" bukan urusanmu " jawab sean singkat lalu turun dan berjalan ke arah kamar mandi
" ingat jangan berusaha kabur dari sini , kalaupun kau kabur aku akan tetap bisa menemukanmu " ancam sean sebelum dirinya memasuki kamar mandi
" tapi aku tidak perduli " jawab carla setelah sean menghilang dari balik pintu kamar mandi
setelah itu carla pun sibuk mencari kunci akses hotel yang disembunyikan oleh sean
__ADS_1
" yess ketemu " girangnya setelah menemukan yang dicarinya tadi ada dibawah bantal sean, tanpa menyadari keberadaan seseorang di belakang nya
" eeee kun....ci... " jeda carla ketika melihat siapa yang menyaut kuncinya begitu saja
" kau mau kemana dengan kunci akses ini carla ? " tanya sean dengan menunjukkan kunci yang sudah ditangannya seraya tersenyum
" sudah ku bilang jangan membantah ucapan ku " ucapnya dengan nada geram
" aku sudah berusaha untuk memperlakukan mu dengan baik " lanjutnya seraya perlahan mendekati carla yang sudah terduduk di kasur akibat sean yang semakin berjalan maju kearahnya
" Tapi aku tidak memintamu memperlakukan ku seperti itu " jawab carla sedikit panik karena sean merangkak di depannya
" lalu ? aku harus memperlakukan mu dengan tidak baik ? apakah itu yang kau mau ? " tanya sean
ditariknya kedua kaki carla menggunakan tangannya hingga membuat carla dengan posisi berbaring terlentang dibawah sean
" kau mau apa sean ? " panik carla ketika melihat muka sean yang berubah menyeramkan baginya
" aku harus melakukan sesuatu agar membuatmu patuh " jawab sean berbisik di telinga carla membuat carla merinding dibuatnya
" cara apa ? kenapa harus begini ?" tanya nya berusaha mendorong dada telanjang sean dengan kedua tangannya
" cara seperti .....ini " ucap sean lalu tiba-tiba mencium bibir carla begitu saja membuat siempunya kaget + oleng
dilumatnya bibir carla secara bergantian dengan kepala miring sedangkan carla hanya diam tanpa merespon karena masih kaget . Digigitnya bibir carla agar memberinya akses untuk masuk kedalam
" ahhhh" tidak sengaja suara ******* lolos begitu saja dari bibirnya kala sean menggigit nya secara tiba-tiba
setelah mendapat akses untuk masuk , tanpa berlama-lama lagi sean pun ******* habis bibir carla secara bergantian , lidahnya pun ikut bermain mengabsen seluruh bibir carla
carla yang awalnya tidak merespon apapun akhirnya ikut membalas walau tidak selihai sean , entah sean belajar dari mana dirinya juga tidak tahu karena itu tidak penting sekarang
"emmhh" gumam carla seraya memukul pelan dada sean pertanda untuk segera mengakhiri ciuman mereka
"hahh " napas keduanya pun tersengal seperti habis berlari seratus meter . belum sempat carla berbicara dan masih sibuk mengatur napasnya tiba-tiba sesuatu yang kenyal dan dingin menyentuh kulit lehernya
" ahhh sean " desah carla menggeliat karena geli sekaligus merinding akibat ulah sean yang sibuk mencium area leher hingga tulang keringnya lalu naik ketelinga
" kau menyukainya ? " tanya sean menatap kearah carla yang sibuk mengatur napasnya seraya memejamkan matanya
" kau gila " ucap carla berusaha bangun dari kungkungan sean " awas sean , kau menghalangi jalanku " ucap carla
__ADS_1
" hei aku belum selesai dengan kegiatanku " jawab sean langsung mengunci kedua tangan carla menggunakan tangan nya
...🤣🤣🤣HAPPY READING 😂😂...