
* pagi hari pukul 05:00
"emm nyaman sekali " ucap carla dalam posisi tidur sambil memeluk sesuatu
sean yang sebenarnya sudah bangun pun tersenyum mendengar gumaman carla , lalu dia memutuskan untuk melanjutkan tidurnya walaupun saat ini tubuhnya sedang dipeluk posesif oleh seseorang
(beberapa jam kemudian )
" fel bangun " ucap carla dengan mata terpejam sambil menggoyangkan badan sean yang dikiranya adalah fely
" hemm" sahut sean dengan memeluk erat carla
" kok badan fely keras begini sih ? lalu suaranya kenapa seperti laki² ? " batin carla sambil meraba² tubuh sean
reaksi carla ketika membuka matanya tentu saja kaget , kenapa fely berubah menjadi laki² ? batin carla bertanya-tanya
" tunggu dulu , coba ingat apa yang terjadi denganmu semalam carla ? " ucap carla lirih sambil mencoba mengingat apa yang telah terjadi padanya hingga berakhir tidur dengan seorang pria ?
" kau berniat membayar hutangmu , dan berakhir makan malam dengan seorang laki², lalu ketika kau ingin pulang tapi dipaksa untuk menginap dan berakhir dikurung dikamar ini oleh ...? " ucap carla sambil menoleh ke arah sean yang masih tertidur dengan nyenyaknya
" ahh sial , aku harus segera pergi dari sini " batin carla sambil berusaha menyingkirkan tangan dan kaki sean yang menghimpitnya lumayan kuat
dengan gerakan hati² akhirnya carla bisa lepas dari genggaman sean walaupun tadi sean sempat terganggu akibat gerakan yang dilakukan carla walaupun tidak sampai bangun
" huhhh akhirnya " ucap carla ketika berhasil turun dari tempat tidur sambil mengelus dadanya
dicarinya ponsel yang semalam dia diletakkan di meja , dilihatnya pukul menunjukkan 07.00 pagi
" aku harus menemukan akses card agar bisa segera keluar dari sini " ucap carla sambil mondar mandir berusaha berpikir dimana sean menyembunyikan nya
dicarinya satu² dimana laci meja berada tapi nihil tidak ada apapun disana lalu di acaknya sofa namun tidak ada juga
" dimana sih nyembunyiin nya " ucap carla frustasi sambil mengacak² rambutnya
lalu dilirknya sean dan matanya melihat kearah bantal yang digunakan sean
" bantal ? mungkin disembunyikan dibawah sana " lalu dirinya pun pelan² naik keatas kasur lagi
" huhh semangat carla , kau pasti bisa menemukannya " ucap carla menyemangati dirinya sendiri
diangkatnya pelan² bantal yang digunakan sean ,setelah tangan nya berhasil masuk kedalam dengan mata terpejam perlahan dia mulai meraba-raba
" ah dapat " ucap carla ketika menemukan sesuatu di bawah bantal , pada saat akan menarik tangan nya keluar tiba² ada tangan lain yang menahan tangannya seketika dia pun menoleh kesamping dan menemukan tangan sean yang mencengkram tangannya
" seannn " lirih carla sambil berusaha menarik tangannya tapi tetap ditahan oleh sean
" lepas " ucapnya pada sean yang saat ini masih memejamkan mata
" tidak mau " ucap sean setelah membuka matanya seraya tersenyum
hening beberapa menit hingga tiba² carla menggigit tangan sean dengan sekuat tenaga
" arghh " teriak sean seraya mencengkram kuat tangan carla lalu ditariknya tubuh carla hingga jatuh diatas tubuhnya
" seannn " teriak carla berusaha kabur dari dekapan sean
" apa yang kau cari dibawah bantal ku hm ? " tanya sean seraya memandangi wajah carla
" mencari harta karun yang kau curi dariku " jawab carla ketus dengan tetap berontak dalam dekapan sean
" kau mau ku gigit juga agar bisa diam haa? " tanya sean
" cihh " decih carla lirih yang akhirnya diam juga karena lelah
__ADS_1
sean merasa nyaman ketika dirinya memeluk carla seperti ini , entahlah seperti tidak ingin melepaskannya . hangat dan wangi aroma badan carla yang menenangkan .
" lepas sean aku mau pulang " ucap carla merasa geli disekitar leher dan telinganya
" iya nanti saja , aku masih mengantuk " jawab sean lirih sambil memejamkan matanya
" apa peduli ku kau masih mengantuk atau tidak ? intinya aku mau pulang sekarang , Aku sibuk . " jawab carla ketus
" tentu ada hubungannya , jika aku masih disini kau tidak akan bisa pergi kemanapun " ucap sean menyembunyikan wajahnya diantara leher dan pundak carla
" kenapa begitu ? " tanya carla menoleh kebelakang tapi terhalang oleh sean
" ya itu peraturan ku dan kau tidak berhak menolaknya " ucap sean lirih
" aku memang berhutang padamu , tapi hidupku bukan milikmu sean " ucap carla tegas
mendengar ucapan carla membuat sean sedikit kesal
dibaliknya tubuh carla sehingga menghadap dirinya " tapi untuk saat ini hingga 3 bulan kedepan hidupmu adalah milikku " telak sean no debat
dipandanginya wajah sean lama
" terserah intinya aku mau pulang sekarang " ucap carla melepas tangan sean
" baiklah² aku akan mengantarmu pulang , tunggu aku bersiap dulu " ucap sean melepas kan tangannya dari tubuh carla
" tidak perlu aku bisa pulang dengan fely , sinikan kartu akses nya " ucap carla seraya menengadahkan tangannya ke depan sean
" temanmu sudah pulang duluan " ucap sean lalu melengos begitu saja menuju kamar mandi
" tunggu dulu " hadang carla
" kau berbohong kan ? tau dari mana kalau temanku sudah pulang sedangkan dari tadi kau tidur " ucap carla sambil mengangkat kedua alisnya
" bukan urusanmu aku tau dari mana , awas minggir katanya kau mau pulang atau kau mau mandi bersama ku hem hem ? " goda sean sambil melangkah maju dan carla yang perlahan mundur
" ah baiklah aku akan keluar menunggumu selesai mandi baru aku akan pulang , oke " ucap carla ketika langkahnya terhenti oleh tembok dibelakang nya
"tidak mau mandi bersama ? biar kau bisa cepat pulang " goda sean
" tidak usah , aku akan cuci muka saja tidak perlu mandi " ucap carla seraya tertawa kecil
" aku tidak akan mengantarmu jika kau tidak mau mandi , aku malas satu mobil dengan orang yang masih bau " ucap sean
" ihhh kalau gak mau nganterin ya gk usah , aku bisa pulang sendiri " jawab carla
" ya sudah pulang sana " jawab sean yang saat ini sudah mulai melepas handuknya
" kau mau melihat ku mandi ? " goda sean ketika melihat carla hanya diam berdiri
" cihh najis " umpat carla lalu pergi begitu saja membuat sean geleng² kepala dibuat nya
saat ini dirinya sedang duduk dipinggir kasur seraya melamun
" fely ? " ingat carla langsung mencari ponselnya
" nah dapat " langsung ditelpon nya fely dan tersambung
" halo fel " ucap carla ketika panggilan nya sudah tersambung
" halo ca "
" ada apa ? " tanya fely
__ADS_1
" lo dimana sekarang ? " tanya carla
" gua lagi di ...? wait² ( ucapnya langsung duduk dari tidurnya ketika sadar ini bukan tempat mereka ) ini dimana , kok dikamar tapi bukan kamar kita ? " bingung si fely karena saat ini dirinya baru bangun tidur
" lohh lu belum pulang fel ? " tanya carla
" pulang ? emang gua lagi dimana sih ? gua aja kagak tau gua lagi dimana " tanya si fely yang bikin carla ikut pusing
" cihh bisa²nya gau dibohongin " gumam carla yang terdengar oleh fely
" dibohongin siapa ca ? dan lo lagi dimana sekarang ? " tanya fely sambil bangun dari tempat tidur sambil melihat² sekitar
" nanti saja ku jelaskan , intinya sekarang gua lagi dikurung dikamar dan bisa jadi lu juga dikurung disana " jelas carla
" dikurung ? sama siapa dan karena apa ? " tanya fely tambah bingung
" lo disana sama siapa ? ada seseorang gk didalam ? " tanya carla
" seseorang ? siapa yang lo maksud ?
tapi kelihatannya gak ada siapa² deh ca " ucap fely sambil menoleh kesana kemari
" huh baguslah kalau begitu " ucap carla menghela napas lega
" apanya yang bagus carla ? " tanya sean tiba² ada dibelakang carla sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil
" ommoo " kaget carla langsung menjatuhkan hp nya membuat sean terheran
" sialan (geram carla tertahan ) lo bisa gk sih gk bikin gua sial haaa ? " teriak carla sambil melotot kearah sean membuat sean berhenti melakukan aktifitas nya mengeringkan rambut
diambilnya ponsel carla lalu melihat masih ada panggilan telepon yang tersambung atas nama FELY😈 setelah itu diserahkannya ponsel itu ke pemiliknya
" cepatlah bersiap jika masih ingin pulang " ucap sean datar lalu pergi begitu saja
" halo fel " panggil carla
" lo lagi dimana ca ? kok ada laki² disana ? " tanya fely
" huhh intinya gua sedang kejebak sekarang " ucap carla sambil memijit kepalanya pusing
" kejebak ? kejebak apanya sih ca ? " tanya fely dan saat ini dirinya sedang berada di depan pintu kamar mandi karena ingin cuci muka tapi pada saat ingin membuka pintu tiba² ada yang keluar dari dalam sehingga tabrakan pun tak bisa dihindari keduanya
" aduhhh " teriak fely merasakan sakit di bokong dan jidatnya yang menabrak sesuatu
" fel ada apa ? " tanya carla khawatir ketika mendengar teriakan fely
saat mendongak keatas , yang dilihatnya pertama kali adalah wajah tampan dave yang baru saja selesai mandi sehingga masih ada sisa² tetesan air di badannya membuat fely terhipnotis seketika
" nona " panggil dave sambil melambaikan tangannya di depan mata fely
setelah sadar dari lamunannya , fely pun langsung berdiri dan memandang ke arah dave dengan tatapan bingung sambil menunjuk kearah dave lalu menunjuk dirinya sendiri
" ohh bisa ku jelaskan tapi bukan sekarang , lebih baik sekarang nona pergi bersiap begitu pun aku " ucap dave dengan tersenyum
...SELAMAT MEMBACA ...
**jangan lupa ....
.Like
.Komen
.dan jadikan cerita Favorit kalian
__ADS_1
komentar kalian sangat dibutuhkan untuk penulis pemula seperti diriku ini supaya tau dimana letak kurangnya cerita ku ❤️😚**
.