
" ya sudah nona tunggu saja disitu saya kesana sekarang " titah dave mengakhiri panggilan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"kenapa dave ? "tanya sean
" nona carla sudah diparkiran sejak tadi, tapi temannya ketiduran di taksi dan susah dibangunkan " jelas dave lamgsung berdiri
" cihh ada² saja " ucap sean kembali fokus pada game di ponsel nya
ketika dave hendak melangkah pergi tapi terhalang oleh pertanyaan sean
" kau mau kemana ? " tanya sean
" kebawah , kau tunggu disini saja " ucap dave seraya menutup pintu
*Diparkiran
"tuh kan nyusahin , mending pulang tidur dirumah aja fel " omel carla
" bapak mohon tunggu bentar ya " ucap carla pada bapak supir taksi
" iya gapapa kok neng " jawab si bapak
* setelah menunggu beberapa menit akhirnya dave datang
" nona " panggil dave
" eh tuan dave " sahut carla menoleh ke belakang
" em teman anda ? " tanya dave seraya melirik ke dalam mobil dan terlihat seseorang sedang tidur tanpa terusik sedikit pun
"oh iya teman saya ada didalam tuan " jawab carla seraya menunjuk ke arah fely
" temannya mau dibangunkan atau bagaimana ? " tanya dave
" mau sih tapi susah , teman saya tipe orang yang kalo sudah tidur seperti orang mati " bisik carla di telinga dave seakan² takut fely mendengarnya wkwk
" oh begitu ya " ucap dave seraya menggosok bagian belakang telinga nya
* hening beberapa saat
" tuan dave "panggil carla
" ya nona ? " jawab dave
" kira² pakai cara apa ya supaya teman saya cepat bangun ? " tanya carla dengan jari diketuk dikening dan bibir mengerucut menandakan dirinya sedang berpikir keras
dave yang melihat bagaimana ekspresi carla yang seperti itupun seolah terhipnotis akan keimutan yang ada
*cantik sekali ,puji dave dalam hati
" aha aku ada ide " dengan senyum bahagia carla berteriak membuat lamunan dave buyar
" ide apa nona ? " tanya dave penasaran seperti apakah ide nya itu
" emm bapak sopir punya air tidak ? " tanya carla
" punya neng , neng haus mau minum ? " tanya bapak sopir
" nona kalau haus pesan saja minuman di dalam " ucap dave memberi saran
" oh bukan² , aku nggk haus kok
__ADS_1
emm airnya boleh neng minta sekarang ? " tanya carla
" boleh tapi sudah saya minum sedikit tadi neng , emang gak papa kalo bekas saya ? " tanya bapak sopir
" gak papa kok , sini airnya pak " pinta carla
setelah mendapatkan air yang diinginkannya carla pun mendekat ke arah fely seraya membuka tutup botol air tersebut
" rasain lu maemunah " ucap carla bersiap menyiram fely dengan sebotol air supaya bangun
" nonaaaa tunggu dulu " teriak dave ketika melihat carla hendak menyiram air di atas kepala fely
" kenapa lagi tuan ?" tanya carla terlihat jengkel karena aktifitasnya diganggu
" temannya mau diapain ? " tanya dave dengan muka terheran heran melihat tingkah carla yang absurd
" mau saya bangunkan supaya kita cepat masuk ke dalam " jawab carla dengan muka datar
" dengan cara menyiram teman anda sendiri ? " tanya dave dijawab anggukan oleh carla
" gak kasihan dengan temanya ? " tanya dave
" kasian sih (dengan muka sedih dan berubah kesal dalam sekejap) tapi
ngeselin " omel carla
" itu bukan ide yang bagus nona , ini sudah malam tidak baik untuk tubuh jika kedinginan nanti bisa sakit " jelas dave
" iya juga ya , nanti kalau dia sakit kan aku juga yang repot " gumam carla
" ehhhh tunggu dulu , kenapa tuan dave sangat perhatian dengan teman saya ? " tanya carla merasa curiga dengan dave
" perhatian ? bingung dave
"iya juga ya , kenapa saya tiba² jadi perduli pada orang lain ? " monolog dave pada dirinya sendiri
" cihh kalau nona mau teman nona sakit ya siram saja apa peduli saya " dalih dave acuh dibalas lirikan tajam oleh carla
" sudahlah jangan membuang waktuku nona " ucap dave ketika dirinya sadar sudah terlalu lama berada diluar
" bapak ini uang nya terima kasih sudah mau mengantar dan direpotkan oleh nona ini " ucap dave seraya memberikan uang 100 lima lembar
carla yang melihat dave memberikan cukup banyak uang pun hendak protes tapi tidak jadi karena lirikan mata dave yang tajam seolah meperingati nya untuk tidak banyak bicara .
" loh teman saya mau dibawa kemana ? " tanya carla ketika melihat fely sudah berada digendongan dave
" mau saya bawa pulang " canda dave tapi dengan muka datar
" terserah , gak dikembalikan juga saya tidak rugi " canda carla juga
" ayo nona kita masuk , ikuti saja aku " ucap dave
keduanya melangkah memasuki tempat cafe yang terlihat mewah itu dan terlihat asisten dave sedang berbincang dengan salah satu pegawai cafe tersebut
" nona " panggil dave menoleh kebelakang dan ternyata carla jauh tertinggal dibelakang nya
" ah ya aku datang " jawab carla tertangkap basah sedang kagum dengan desain mewah yang ada ditempat ini
" bisa tolong ambilkan kunci kamar di meja resepsionis disana " ucap dave menunjuk arah meja resepsionis
" oh oke " jawab carla
setelah mendapat kunci keduanya melangkah memasuki lift menuju lantai 3 dimana tersedia banyak kamar VIP layaknya hotel bintang 5
__ADS_1
" waw di restoran pun tersedia kamar yang begitu mewah " kagum carla
" nona tolong buka pintunya " ucap dave ketika melihat carla yang hanya sibuk dengan kekagumannya sedangkan dirinya sudah pegal karena beratnya tubuh seorang fely yang doyan makan
" ah ya maaf tuan " jawab carla langsung membuka pintu dengan kunci yang dipegangnya sedari tadi
setelah pintu terbuka lebar dave pun menidurkan fely diatas kasur yang super empuk
" tuan apakah ini tidak terlalu mahal ? sebenarnya fely ditidurkan dilantai pun juga tidak masalah tidak perlu dikasur mewah seperti ini " ucap carla yang merasa sedikit takut jika uang yang dikeluarkan oleh dave mulai dari ongkos taksi hingga kamar mewah ini akan ditambahkan ke catatan hutangnya
" tidak masalah , aku tidak akan jatuh miskin hanya untuk membeli kamar ini nona , apalagi hanya menginap beberapa jam " jawab angkuh dave
" oh oke kalau boleh satu malam tuan , nanti saya juga akan ikut menginap disini " ucap carla memanfaatkan kekayaan dave yg katanya tidak akan habis jika hanya membeli kamar ini jadi tidak masalah kalau harus membayar untuk satu malam apalagi untuk gadis cantik dan baik hati seperti dirinya haha
" haiss terserah kau saja nona , lebih baik kita menemui sean sekarang karena kita meninggalkannya terlalu lama " ucap dave melangkah pergi diikuti carla dibelakangnya dengan sedikit berlari
" heii tuan nanti kira² tuan sean marah tidak kalau saya terlalu lama ? " tanya carla ketika mereka didalam lift menuju lantai 2
" tidak tau karena itu bukan salah saya , kalaupun marah pasti anda yang kena nona " ucap dave menakut nakuti walaupun kemungkinan bisa saja terjadi
" emm memang tuan tidak mau membantu saya gitu kalau tuan sean marah ? setidaknya membantu menenangkannya " ucap carla
" tidak terima kasih , tuan sean kalau marah menakutkan " jawab dave dengan bergidik ngeri seolah² ucapannya adalah kenyataan padahal sean belum tentu akan semarah itu
terjadi keheningan hingga keduanya sampai didepan ruangan sean berada
" permisi tuan " ucap dave ketika memasuki ruangan
" oh ya " jawab sean memperbaiki posisi duduknya agar terlihat berwibawa karena tadi dirinya sedang rebahan dikursi seraya memainkan game diponselnya
" nona carla sudah ada disini , jadi saya selesaikan urusan kalian disini " ucap dave
" halo tuan, selamat malam " ucap carla seraya tersenyum canggung
" baiklah saya tinggal keluar " pamit dave seraya membungkukkan badan
" hati² nona " bisik dave ketika berjalan melewati carla
" heiii kau mau kemana ? " teriak carla saat dave menghilang begitu saja dibalik pintu
" nona carla " panggil sean
"ya tuan " jawab carla seraya menunduk
" apa tujuan mu kesini ? " tanya sean
" emm saya ingin membayar denda yang tuan berikan waktu itu dan besok adalah hari terakhir waktu yang diberikan tapi berhubung saya besok ada hal lain jadi mohon maaf saya mengajukan untuk bertemu hari ini tuan " jelas carla yang masih menundukkan pandangan ke bawah
"ada apa ? " tanya sean
" apa ? " dengan ekspresi bingung carla melihat kearah sean dan pandangan keduanya langsung bertabrakan hingga hening beberapa saat
" dibawah , kenapa kau terus melihat kebawah ketika berbicara denganku ? setakut itukah kau denganku nona ? atau kau melakukan kesalahan ? " tanya sean dengan senyum miring nya
* oke selamat membaca
dan jangan lupa kasih aku semangat seperti like comen dan hadiahnya ya
Terima kasih sudah mau membaca ceritaku yang receh ini ❤️❤️❤️❤️😁😁😁
.
.
__ADS_1
.