Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
bimbang carla


__ADS_3

ohh bisa ku jelaskan tapi bukan sekarang , lebih baik sekarang nona pergi bersiap begitu pun aku " ucap dave dengan tersenyum


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


saat ini mereka berempat sedang sarapan pagi tentunya dengan ancaman sean carla akan bersedia walaupun sedikit dipaksa


" aku sudah kenyang , ayo fel kita pulang " ucap carla seraya berdiri dari duduk nya


" tunggu dulu " tahan sean sambil mencekal tangan carla lalu dirinya pun ikut berdiri


sean pun mengambil sesuatu dari sakunya , benda kotak berwarna hitam .lalu dibuka nya oleh sean dan ternyata cincin yang cantik dan elegan


" pakai ini , jangan sampai kau berani melepasnya " tekan sean sambil memakaikan cincin itu dijari manis carla


" lalu apa yang terjadi jika aku melepasnya ? " tanya carla sambil tersenyum miring


" jika kau ingin tau , maka lakukan lah ketika kau sudah pergi dari sini " ucap sean dengan nada mengancam setelahnya dia kembali duduk dan melanjutkan makan pagi nya


" cihh " umpat carla setelah itu dia langsung pergi disusul fely


" lihatlah begitu arogannya dia " ucap sean sambil menggelengkan kepalanya


" ya tunggu apa lagi ? berarti kau sudah menemukan lawan yang seimbang ? " ucap dave sambil tertawa terbahak-bahak


" apa yang kau maksud seimbang dave ? ucapan mu terlalu ambigu untuk ku pahami " sahut sean sambil mengunyah makanan nya


" ya lawan yang seimbang intinya , mau dimanapun dan kapan pun " jawab dave asal


" sudahlah ayo berangkat ke perusahaan , bukankah nanti sore kita ada acara liburan dengan anak² ? " tanya sean sambil berdiri


" ya betul sekali , jadi kita harus kerja cepat hari ini agar nanti tidak menumpuk saat kita pergi liburan " ucap dave


" ya kau atur saja jadwal nya " ucap sean lalu keduanya berangkat ke perusahaan


sedangkan carla dan fely saat ini sedang berada di toko bunga dekat pemakaman berada


" ayo fel " ajak carla saat dirinya sudah selesai membeli bunga dan dijawab anggukan kepala oleh fely


keduanya berjalan menyusuri pemakaman yang ada menuju tempat dimana makam orang tua carla berada


setibanya di dipemakaman carla pun langsung duduk bersimpuh di tengah² makam ke dua orang tuanya begitupun fely


" papa mama carla datang berkunjung " ucap carla sambil tersenyum


" hari ini adalah hari dimana kalian pergi meninggalkan carla disini tanpa ucapan selamat tinggal " ucap carla lirih sambil menahan tangisnya agar tidak tumpah membuat fely langsung mengelus punggung carla


" carla pengen banget nangis saat ini , tapi itu akan membuat kalian sedih di sana dan carla tidak mau itu terjadi pada kalian " ucap carla menggigit bibirnya agar tidak menangis


" maafkan carla jika carla belum bisa menjadi anak yang baik untuk kalian " isak carla


"lo udah ngelakuin yang terbaik kok carla " sahut fely sambil merangkul carla dari samping


setelah merasa tenang carla pun pamit pada kedua orang tuanya setelah itu memutuskan pulang


" ca lo udah ngehubungin anak² buat kumpul dirumah lo nanti siang ? " tanya fely


saat ini keduanya sedang berada ditaksi


" sudah " jawab carla datar


" lo kenapa sih ha ? kok murung gitu , seharusnya lo kan happy karena kita mau liburan ca ? " tanya fely


" gua harus memenuhi persyaratan dari sean ,jika tidak restoran akan di ambil dari tangan ku " ucap carla mulai terisak

__ADS_1


" syarat apa ? kok lo sampe nangis gini sih ? " tanya fely langsung memeluk sahabatnya


" hiks hiks gua dipaksa menikah fel dan itu hanya nikah kontrak " jelas carla


" menikah ? lo mau dijual ? ke aki² kayak di sinetron² itu ca ? " cerocos fely langsung mendapatkan pukulan dari carla


" bukan gitu fel , yang harus gua nikahi adalah sean " ucap carla melemah ketika menyebut nama sean


" wahhh bukankah itu bagus ? menikah dengan laki² tampan dan mapan , ya walaupun sifatnya arogan si " ucap fely


" intinya kami tidak saling mencintai " jelas carla


" oke kita pikirkan itu nanti saja , masalah cinta itu bisa datang kapan saja seiring berjalannya waktu , intinya dua hari kedepan kita harus happy tidak boleh stres oke " ucap fely menyemangati carla


" oke siapa takut " balas carla mulai ceria lagi


sedangkan sean saat ini sedang sibuk² nya dikantor dengan dave , dari menghadiri beberapa meeting lalu menandatangi berkas² dan mengadakan rapat dadakan mengenai proyek di kota B setelah ditelusuri ternyata ada tikus yang sengaja mencuri dana proyek


" siapa yang bertanggung jawab atas dana proyek yang ada di kota B ? " tanya dave pada semua ketua departemen yang terlibat


Hening , tidak ada jawaban apapun hanya menimbulkan bisik² antar anggota lainnya


" siapa kira² yang berani menggelapkan dana perusahaan ? " gosip pak hendra


" iya , punya nyawa berapa dia sampai berani berurusan dengan tuan sean ? walaupun itu bukan proyek besar tapi kerugian yang dialami juga lumayan banyak " jelas pak maja


disaat yang lain sibuk berbisik , hanya ada dua orang yang terdiam dengan wajah takut seraya menunduk


" baiklah dave jika tidak ada yang mengaku , maka aku akan membuatnya berbicara dengan mainan ku " ucap sean sambil mengeluarkan pistol dari balik jas nya seraya mengelus dan membolak-balikan pistol nya di udara membuat susana di ruangan itupun hening


" masih tidak mau berbicara juga ? " tanya sean sambil berjalan mengelilingi bawahan nya satu persatu


" kau ya yang mencuri uang perusahaan ? " tanya sean pada pak hendra tepat disamping telinga seraya tersenyum dan mata melirik ke arah lain


" ohh bukan kau ya ? maaf aku salah orang berarti ( seraya menepuk pundak pak hendra beberapa kali ) kalau bukan kau jangan takut begitu pak hendra " ejek sean ditunjukkan pada pelaku sebenarnya yang saat ini sedang ketakutan


" dave kau urus saja sisanya , aku malas mengotori tanganku dengan manusia rendahan seperti mereka " ucap sean berlalu keluar ruangannya begitu saja


" huhhh" helaan napas lega keluar dari mulut para ketua departemen karena menghilangnya sean


" kenapa ? tau takut tapi masih ingin bermain² dengan tuan sean ? " tanya dave dengan muka tak kalah galak dari sean


" tidak berani tuan " jawab mereka serempak kecuali dua orang tersangka yang tetap diam dari tadi


"cihh awas saja kalau kalian macam² , ku cincang habis kalian lalu ku berikan kalian ke singa² manisku untuk dijadikan hidangan spesial " ucap dave lirih sambil mengambil ponsel nya menghubungi seseorang


tok tok tok " tuan dave " hormat salah satu anak buah sean


" kalian sudah tau kan ? bereskan mereka" ucap dave


" siap tuan " ucap anak buah sean lalu mereka pun membawa pergi tersangka yang menggelapkan uang perusahaan dan mereka pun hanya pasrah seakan sudah tau akan ada hari dimana mereka ditangkap


" kalian silahkan bubar , jika salah satu diantara kalian ingin mencoba nya maka lakukan lah " ucap dave


" tidak tuan terima kasih , kami pamit undur diri " ucap salah satu diantara mereka


" ca jangan lupa bawa jaket tebal , takutnya disana dingin karena didekat danau " ingat fely pada carla


" iya bawel " sahut carla sambil memilih baju apa saja yang akan dia bawa


" fel " panggil carla


" hm " sahut fely seraya sibuk memasukkan cemilan yang akan dibawanya nanti untuk bekal masa depan wkwk masa depan perutnya kali

__ADS_1


" menurut lo , kalau gue setuju dengan syarat sean gimana ? " tanya carla mulai bimbang


" ya gk rugi² amat lah kalau lo terima syarat dia ca , secara ya kan utang lo lunas dan bonusnya lo nikah sama bos ganteng dan kaya haha" girang fely ketika membayangkan dirinya menikahi seorang pria tampan


" setidaknya 3 bulan kedepan lo bisa hidup enak " ucap fely sambil mengacungkan jempolnya ke arah fely


" iya sih , tapi kan kita gak tau kehidupan sean yang sebenarnya seperti apa ? gua takut fel " ucap carla sambil merebahkan tubuh lelahnya di kasur dan melihat cincin yang berada di jari manis nya


" itu urusan belakang ca , intinya restorann lo selamat dari ancaman sean " jelas fely ikut merebahkan badan nya disamping carla


"oh ya menurut lo alasan tuan sean menargetkan lo sebagai calon istrinya itu apa ya ? kan bisa saja dia memilih salah satu artis atau model bahkan anak pejabat pun bisa dia nikahi sedangakan lo ? " ucap fely sambil melirik carla dari atas sampai bawah


" apa liat² haa? (melempar bantal ke muka fely membuat fely tertawa terbahak-bahak ) gua cantik kok walaupun gak kaya tapi setidaknya gua mandiri dan gk manja kayak mereka " jelas carla


" iya² sahabat gua adalah yang paling terbaik dan tercantik setelah gua sendiri tentunya haha " ucap fely diakhiri tawa bahagia keduanya


*dikantor sean


" sean " panggil dave ketika sean tak menyadari kedatangannya


" ya ada apa dave ? " tanya sean kembali fokus pada berkas² nya


" ini sudah jam 3 sore , sebentar lagi kita akan pulang untuk berkemas keperluan yang dibutuhkan untuk acara liburan nanti " jelas dave berjalan menuju sofa lalu mengeluarkan sebatang rokok untuk dihisapnya


" memang mau liburan kemana ? " tanya sean sambil menata kembali dokumen² yang tertececer karena ulahnya


" sudah , tadi dia sempat menghubungiku memberitahu tempatnya " ucap dave


" ya lumayan bagus lah untuk menyegarkan otak ini dari huruf dan angka² yang ada dikomputer " lanjut dave


" oh ya ? apakah menyenangkan ? " tanya sean menghampiri dave


" rokokku habis " ucap sean meminta rokok pada dave


" cihh bos gk modal " sindir dave


" ya nanti aku akan memotong gajimu untuk membeli rokok " jawab sean


" ya jangan lah sean , gua cuma becanda kok " melas dave


" gua juga becanda dave " jawab sean dengan muka biasa saja


" sialan " umpat dave membuat sean tersenyum dibuatnya


di bus travel dimana rombongan carla berada sedang dalam perjalan , banyak yang mereka lakukan disana dari menyanyi ,bermain gitar dan bermain game .


disaat yang lain sedang tertidur beda halnya dengan carla yang terdiam melamun sambil memandangi hutan² yang mereka lewati


" Tuhan aku mohon beri aku kekuatan untuk menjalani semua ini " doa carla disela² lamunanya dan tak lama ia tertidur


dari pojok sebrang ternyata seseorang sedang memandangi carla


" ada apa dengan carla ? kelihatannya sedang ada masalah ? tapi apa , restoran juga baik² aja kok atau jangan² dia sedang berantem dengan pacarnya ? tapi sejak kapan carla punya pacar ? kok aku tidak pernah melihatnya " gumam anton dan tak lama dirinya juga ikut tidur menyusul yang lainnya


Happy reading guys


jangan lupa


.like


.komen


. dan jadikan favorit kalian ❤️😂🙏

__ADS_1


.


__ADS_2