Mafia Sialan itu MILIKKU

Mafia Sialan itu MILIKKU
bermalam bersama sean 2


__ADS_3

ketika melihat sean masuk dan mengunci pintu , carla pun pura² tidak menganggap sean ada


" hei kau tidak ingin mandi ? setelah seharian penuh beraktifitas ? " tanya sean seraya melepas satu persatu baju nya karena dirinya ingin bersih² sebelum memutuskan untuk tidur


sedangkan carla hanya melirik tanpa berniat menjawab pertanyaan sean


dan sean pun hanya melirik carla yang hanya diam sejak masuk tadi lalu dirinya pun masuk kedalam kamar mandi


" ahhh nyebelin (teriak carla ketika melihat sean menghilang dibalik pintu kamar mandi ) aku harus bagaimana dong ? masa iya aku harus menikah dengan manusia seperti itu ? ganteng sih tapi sifatnya itu lo apa mungkin aku bisa sabar menghadapi nya suatu saat nanti ? " monolog carla pada dirinya sendiri dengan menelungkup kan kepalanya diantara kedua tangan nya


tak lama bel pintu pun berbunyi menyadarkan carla dari lamunan nya


" siapa sih malam² begini bertamu ? apakah itu fely ?" semangat carla ketika berharap yang datang adalah sahabatnya lantas diapun membuka pintu dan berakhir kecewa karena ternyata itu adalah orang nya sean


" ada apa tuan? " tanya carla berusaha ramah walaupun sedang kecewa


" maaf mengganggu waktu anda nona , ini saya mau menyerahkan pesanan tuan sean " ucap anak buah sean bernama dimas seraya memberikan dua paper bag kepada carla


*Dimas radit anggara ( orang kepercayaan sean setelah dave ) kepribadian hangat saat diluar tugas tapi akan tegas jika masih dalam waktu kerja


" baiklah dan terimakasih " ucap carla kepada dimas setelahnya masuk dan tak lupa mengunci pintu lagi


ditaruhnya paper bag itu diatas meja yang ada di depan sofa setelahnya dirinya pun mengambil ponsel nya yang ada di dalam tas dan memutuskan untuk rebahan di kasur


" apakah anak² sudah menyiapkan semua nya ya ? " dan dirinya pun menelpon anton salah salah satu pegawainya di restoran


" halo anton " ucap carla ketika panggilannya diangkat oleh anton


" halo juga carla , ada apa menelepon malam² begini ? " tanya anton karena ini sudah pukul 12 malam 'apakah carla jam segini belum istirahat ' batin anton


" oh cuma mau memastikan apakah kebutuhan untuk acara besok sudah siap semua ?tenda , alat masak , makanan pokok , cemilan dll apakah sudah dipacking rapi ? " tanya carla


" oh sudah kok , kamu tidak usah kuatir carla , cukup persiapkan dirimu saja untuk acara besok " ucap anton


" ah baiklah makasih ya udah mau bantuin aku buat nyiapin semua nya " ucap carla seraya tersenyum


" ya sama² , kan kita udah kayak keluarga jadi saling membantu itu perlu , ya sudah istirahat sekarang ini sudah malam " ucap anton


sean yang baru keluar dari kamar mandi menggunakan handuk sepinggang seraya mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil ditangan kanannya berjalan kearah meja untuk mengambil ponselnya melihat apakah ada informasi penting dari dave atau tidak , lalu diambilnya paper bag di atas meja yang pasti itu pesananannya tadi

__ADS_1


" ehem " dehem sean ketika melihat carla senyum² sendiri entah apa yang mereka bicarakan


" carla kau sedang bersama siapa ? apakah itu seorang laki²? " tanya anton curiga karena sempat mendengar deheman sean tadi walaupun samar


"oh bukan siapa² , kau salah dengar mungkin " jawab carla sedikit was was


" oh begitu ya , ya sudah lebih baik sekarang istirahat ,jangan sampai besok mengantuk " ucap anton kepada carla


"ya ya baiklah aku istirahat sekarang , bye anton " pamit carla seraya mematikan panggilan telepon seraya melirik ke arah sean


" siapa carla ? kenapa jam segini masih menelpon ? apakah itu pacarmu ? " tanya sean penasaran


" bukan urusanmu " jawab carla ketus


" mandilah dan ganti bajumu " ucap sean seraya menyerah satu paper bag kepada carla


" hem " sahut carla lalu diambilnya paper bag itu dan langsung ke kamar mandi untuk bersih²


" cihhh wanita memang merepotkan " ucap sean seraya tersenyum miring


setelah mandi dirinya pun keluar dengan pakaian tidur lengkap dan terlihat segar dari pada sebelumnya


" mau pindah kamar dengan fely " jawab carla acuh seraya berjalan ke arah pintu dan ketika tangannya sudah akan memegang kartu card yang terdapat di samping pintu tiba² sean datang langsung merebut kartu tersebut lalu dimasukkannya ke dalam saku celana nya


" seann " teriak carla


" ya ? ada apa carla ? " sahut sean dengan tersenyum seolah tidak terjadi apa²


" ayolah sean aku hanya ingin beristirahat sekarang , bukan untuk berdebat denganmu " ucap carla dengan muka malasnya


" ya sudah tidur saja kalau mau istirahat , untuk apa kau keluar mencari temanmu sedangkan temanmu saja sudah nyenyak dari tadi " sahut sean seraya naik ke kasur dan memegang laptop nya melanjutkan kegiatan nya tadi yang terganggu karena ulah carla


"maka dari itu aku mau tidur dengan temanku , karena aku tidak bisa tidur dengan orang asing " jawab carla sedikit berteriak dengan posisi dirinya masih di depan pintu kamar


" ayolah carla , aku sedang bekerja jangan membuatku emosi karena ulahmu yang tidak penurut " ucap sean yang berusaha lembut karena takut carla tidak nyaman dengannya


" berikan cardnya maka aku akan diam dan kau bisa bekerja dengan baik disini tanpa ada pengganggu didekatmu " jawab carla sekali lagi masih kekeuh dengan usahanya untuk bisa keluar dari ruangan ini


" kau bisa mendapatkannya , tapi ambil sendiri , disini " ucap sean tersenyum miring seraya menunjuk celana boxer yang dikenakannya karena dirinya saat ini menggunakan jubah tidur

__ADS_1


" cihh meremehkanku rupanya " batin carla padahal dirinya pun merinding ketika membayangkannya


tanpa menjawab perkataan sean , carla pun melangkah mendekati sean dan langsung merogoh saku celana yang dikenakan sean .


lantas sean pun kaget dengan aksi carla yang cukup berani menurutnya


diletakkanya laptop tadi di meja dan langsung merangkul carla dan berakhir carla berada dibawah kungkungan nya


" aaaa " teriak carla karena kaget


" awas sean " sekuat tenaga carla berusaha menyingkirkan sean dengan menekan dada sean dengan kedua tangannya


" kau yang memancingku " ucap sean dengan senyum menyeringai


" awas " teriak carla dengan badan seperti cacing kepanasan


" shuuttt diam lah ,apa kau tidak lelah dari tadi membuat ulah dengan ku hem ? " tanya sean dengan suara rendah seraya memandangi wajah carla yang ternyata lebih cantik ketika dipandang dengan cara seperti ini


" cihh kau yang dari tadi mengatur ku tanpa alasan yang jelas , jika kau takut aku kabur dari tanggung jawabku ambil saja ktp ku sebagai jaminan " ucap carla setengah berteriak padahal jarak mereka sangat dekat


" haha aku tidak butuh ktp mu , aku hanya butuh kau menikah denganku dan mulai dari sekarang kita harus terbiasa untuk saling mengenal agar kelak tidak ada kecanggungan diantara kita . ya walaupun itu hanya pernikahan sementara setidaknya kita menikmati peran yang kita jalani dengan sebaik mungkin " jelas sean dengan muka serius


" aku belum menyetujui persyaratanmu , jadi jangan berandai² terlalu tinggi tuan sean " jawab carla dengan tetap memberontak


di cekalnya tangan carla lalu ditariknya keatas kepala carla


" aku tidak butuh penolakan mu , satu²nya cara menolak syarat ini adalah dengan membayar lunas dendanya . apa kau paham sekarang ? " dengan nada sedikit di tekan sean berbicara


" ah lepaskan " teriak carla sekali lagi karena semakin lama badannya tidak kuat menopang berat badan sean yang saat ini berada diatas tubuhnya


" maka jadilah penurut akan jauh lebih baik dari pada memberontak seperti ini karena itu semua akan sia² , kau paham sekarang hem ? " tanya sean sekali lagi sebelum beranjak dari tub carla


happy reading guys .....🍉❤️❤️❤️


.😙


.😚


.😘

__ADS_1


jangan lupa like comen dan hadiahnya😁


__ADS_2