Marriage Contract With My Secretary

Marriage Contract With My Secretary
Sihir Kiriman


__ADS_3

Rooney menunggu dengan sangat sabar di depan pintu kamar bosnya. Di tangannya terdapat kertas yang berisi tentang hal apa saja yang akan di berlakukan dalam perjanjian kawin kontrak antara bosnya dengan sekertaris Jessy.


Ceklek


Gerald menaikkan sebelah alisnya begitu melihat Rooney tengah berdiri di depan pintu kamarnya.


"Katakan!"


"Saya membawa surat perjanjian kawin kontrak yang akan anda lakukan bersama sekertaris Jessy, bos," ucap Rooney seraya menyodorkan kertas yang dia bawa.


Dengan cepat Rooney kembali menarik kertas tersebut saat bosnya hanya diam tak merespon. Tanpa harus menunggu di perintah, Rooney segera membacakan syarat apa saja yang ada di dalam kertas tersebut.


"Dalam perjanjian kontrak, pihak wanita berhak untuk menentukan nominal kewajiban nafkah perbulannya."


"Ganti!" ucap Gerald. "Perhari, jangan perbulan."


"Bukankah ini akan memberi peluang bagi sekertaris Jessy untuk memeras harta milik anda, bos?" tanya Rooney heran.


"Dia miskin, rumahnya kecil seperti kandang tikus."


"Baiklah."


Lanjut ke poin kedua.


"Pihak wanita wajib menjadi pengangguran agar tetap fokus melaksanakan tugas-tugasnya sebagai seorang istri di rumah."


"Ganti!"


Rooney mengerjapkan mata.


"Dia tidak peka. Siksa saja dia dengan tetap bekerja sebagai sekretarisku di kantor," ucap Gerald. "Setelah pulang dari kantor baru jadi pembantu."


Padahal tujuannya adalah karena Gerald yang tidak ingin Jessy jauh dari pandangan matanya. Dia berniat untuk terus menyiksanya sampai Jessy peka dan bersedia mengakui perasaannya. Ide yang bagus bukan?


"Apa ini tidak terlalu berlebihan, bos?"


"Apa kau ingin menggantikan tugasnya sebagai seorang istri?"


Rooney menggeleng cepat. Setelah itu dia lanjut membacakan poin yang ketiga.


"Pihak wanita wajib menganggap Simon seperti anaknya sendiri."


"Lanjut!"


"Pihak wanita harus selalu patuh pada apa yang di katakan oleh pihak pria. Termasuk ketika diminta untuk mengucapkan kata cinta setiap bangun tidur."


Gerald merinding. Manusia mana yang sudah lancang memasukkan poin seperti ini ke dalam kontrak pernikahannya? Sinting.


"Apa kau pelakunya?"


"Bukan, bos. Itu atas dasar keinginan anda sendiri."

__ADS_1


Krikk kriikk krikkk


"Omong kosong!"


Aneh. Ini benar-benar sangat aneh. Otaknya mulai bermasalah semenjak Gerald terkena sihirnya Jessy. Bagaimana mungkin dia adalah orang yang mencetuskan ide semenggelikan itu? Tidak-tidak. Jessy pasti sudah menghipnotis pikirannya saat ingin memerintahkan Rooney untuk menulis poin ini. Ya, benar. Jessy yang salah, bukan dia.


"Selain poin pertama dan kedua, ganti semuanya."


"Baik, bos," sahut Rooney pasrah.


"Kemarikan kertas itu!" ucap Gerald sambil menyodorkan tangan ke arah Rooney.


Setelah mendapatkan kertas tersebut, Gerald langsung merobeknya menjadi potongan-potongan kecil lalu membuangnya ke lantai. Dia lalu meminta Rooney mengambil kertas yang baru.


Kalau ujung-ujungnya hanya dirobek, kenapa anda meminta saya untuk menulisnya, bos? Hmm.


Sembari menunggu Rooney kembali, Gerald berpikir dengan sangat keras apa yang harus dia cantumkan dalam perjanjian itu agar Jessy bisa segera sadar. Wanita benar-benar rumit, tapi anehnya Gerald tetap ingin menjalani pernikahan kontrak ini.


"Aku menyukainya, tapi kenapa aku tidak mau menikah normal seperti yang di sebutkan Rolland? Apa ini karena Jessy yang telah mengirim sihir padaku makanya otakku jadi bodoh begini. Benar-benar ya," gerutu Gerald pelan.


Gerald berjalan menuju sofa kemudian duduk sambil menatap lurus ke depan. Setelah itu dia memanggil Simon agar datang mendekat. Dia sedang butuh seseorang yang bisa mendengarkan keluh kesahnya tanpa banyak bertanya.


"Simon, saat ibumu datang nanti, tolong kau jangan membuat masalah dengannya. Lihatlah aku ini, jadi bodoh gara-gara dia. Tolong kau jangan sampai mengikuti jejak yang sama sepertiku ya?"


Rooney yang baru saja muncul hanya bisa diam sambil menghela nafas panjang saat mendengar kata-kata bosnya. Sungguh, dia sangat tidak paham kenapa harus sekertaris Jessy yang di persalahkan di saat semua ini terjadi karena ketidaktahuan bosnya sendiri. Mungkin dalam urusan kejahatan dan juga pekerjaan, bosnya boleh saja menjadi juara. Akan tetapi dalam urusan perasaan, nilainya benar-benar nol besar. Ingin mengajari tapi Rooney tidak berani. Dia tak mau di anggap sebagai bawahan yang lancang.


"Sejak kapan kau berkamuflase menjadi ruh?"


Satu lagi. Gerald mempunyai indra pendengaran yang begitu jeli. Dia bahkan bisa mengetahui kehadiran seseorang mau sepelan apapun orang tersebut berjalan. Rooney buktinya. Dia bisa langsung menyadari kehadirannya meski Gerald sama sekali tak mendengar suara apapun tadi. Hebat bukan?


"Ini kertasnya, bos," ucap Rooney sembari meletakkan kertas dan pena ke atas meja. Setelah itu dia berdiri di samping bosnya yang sedang duduk sambil memangku Simon.


"Menurut poin apa yang harus aku tuliskan di kata pertama?" tanya Gerald.


"Mungkin beberapa hal yang harus sekertaris Jessy lakukan setelah menikah dengan anda, bos."


"Contohnya?"


"Membersihkan rumah, mungkin."


Terdengar helaan nafas panjang dari mulutnya Gerald setelah mendengar jawaban Rooney. Jessy bukan dia nikahi untuk menjadi seorang pembantu, tapi untuk membantunya agar bisa terbebas dari perjodohan mengerikan itu. Juga karena Gerald yang ingin agar Jessy bisa segera menyadari perasaannya. Bawahannya ini bagaimana sih?


"Aku tidak membutuhkan pembantu untuk membersihkan rumah ini, Rooney."


Jeda sejenak.


"Aku menyukai Jessy."


"Saya tahu, bos. Itulah kenapa saya menyarankan anda agar menikah secara normal saja dengan sekertaris Jessy alih-alih menikah kontrak seperti ini. Siapa tahu dengan anda melakukan hal tersebut mata hati sekertaris Jessy bisa terbuka lalu mengungkapkan perasaannya kepada anda. Kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi bukan?" ucap Rooney yang merasa gemas akan kekerasan-hati bosnya.


"Bukankan menikah dengan cara seperti ini harusnya juga bisa menyadarkan hatinya Jessy? Kenapa wanita rumit sekali sih. Apa bedanya coba menikah normal dengan kawin kontrak? Ujung-ujungnya tetap menjadi suami istri kan?"

__ADS_1


Kesal karena Rooney tak bisa membantunya, dengan marah Gerald pergi dari sana. Dia berjalan menuju kamar, menutup pintu dengan sangat kuat sampai membuat Simon mencicit kaget karenanya.


"Tuan Arion, saya tidak tahu dari siapa bos Gerald menuruni sikap bodoh ini. Sungguh, rasanya sangat tidak enak. Saya lebih memilih membantu bos Gerald menghadapi para penjahat ketimbang harus berhadapan dengan hal-hal seperti ini. Saya sangat makan hati, Tuan Arion!" keluh Rooney pelan.


Sementara itu di dalam kamar, Gerald tengah berdiri di samping jendela yang terbuka. Tatapan lurus ke depan, seolah ingin memberitahu kalau saat ini suasana hatinya sedang tidak baik.


"Kenapa hanya membuat salinan perjanjian kontrak saja Rooney tidak sanggup? Bukankah itu adalah sesuatu hal yang sangat mudah? Dia bahkan mampu membunuh orang dalam sekejap mata, tapi kenapa melakukan hal sepele begini dia tidak bisa? Aneh sekali."


Hening. Gerald tak lagi merutuki kebodohan Rooney yang tidak bisa memuaskan apa yang dia mau. Pikirannya malah melayang memikirkan apakah Jessy sudah mengganti spreinya dengan sprei yang baru atau belum. Membayangkan hal tersebut tanpa sadar membuat Gerald tersenyum sendiri.


Lihatlah, Jessy. Kali ini entah sihir apalagi yang kau kirim padaku. Kedua sudut bibirku bahkan bisa tertarik ke atas sendiri tanpa aku yang menginginkan. Sebegini sukanya kah kau padaku sampai-sampai setiap kali aku terpikir tentangmu kau langsung mengirim sihir berbagai rupa. Kau benar-benar wanita yang sangat licik, Jessy. Kau memperalat aku agar terus membayangkan wajah jelekmu itu. Awas saja besok. Kau akan kuseret paksa jika berani menolak tawaranku untuk kawin kontrak. Huh.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Hai gengss, untuk kalian yang mau ikut giveaway silahkan vote dan bom hadiah di setiap episode ya. Penilaian akan di mulai hari ini dan akan di putuskan di akhir bulan. Dan hadiah untuk para pemenang akan di lampirkan di bawah.


πŸ“’SYARAT!!


-WAJIB LIKE DAN COMMENT DI SETIAP BAB (BUKTI AKAN DI SS)


-WAJIB VOTE DAN BERI HADIAH UNTUK EMAK(HEHEHE, SEIKHLASNYA YA, NGGAK DI PAKSA)


πŸ“’WARNING!!!


-DI LARANG SPAM HADIAH DI AKHIR MINGGU DAN AKHIR BULAN. JIKA KETAHUAN, MAKA HADIAH AKAN DI BERIKAN PADA PESERTA GIVEAWAY YANG LAIN. TERIMA KASIH.


Juara 1


- Pulsa 100rb+300koin


Juara 2


-Pulsa 75rb+200koin


Juara 3


-Pulsa 50rb+100koin


Juara 4


-Pulsa 25rb+50koin


Juara 5


-Pulsa 10rb+50koin


πŸ€Jangan lupa vote, like dan comment


πŸ€Ig: rifani_nini


πŸ€Fb: Rifani

__ADS_1


__ADS_2