
Jessy dengan susah payah menelan makanan yang ada di dalam mulutnya. Entah kenapa semua makanan-makanan yang ada di atas meja seperti berubah layaknya ranjau dan juga racun mematikan. Apa kalian ingin tahu kenapa? Oke, Jessy akan menjawabnya. Hal itu terjadi karena ketika Jessy tengah menikmati hidangan makan malam yang ada, semua mata tertuju ke arahnya. Nenek Cleo, Kakek Vrey, Tuan Arion, dan juga Nyonya Barbara, mereka semua menatap Jessy dengan tatapan yang sangat aneh. Manusia manalah yang tidak akan merasa gugup jika di hadapkan dengan situasi mengerikan seperti yang sedang terjadi sekarang.
"Kalau takut, lawan. Jangan hanya diam seperti tunggul tak berguna!" celetuk Gerald.
Pandangan semua orang langsung beralih ke arah Gerald, termasuk juga Jessy. Mereka tidak tahu mengapa balok es ini tiba-tiba menyinggung tentang tunggul.
"Bukan kalian, tapi dia!" ucap Gerald seraya menunjuk ke arah Jessy.
"Saya?" beo Jessy kaget.
"Maksudmu sekertaris Jessy itu adalah sebuah tunggul atau bagaimana, Rald?" tanya Barbara bingung.
Tak ada jawaban. Pria yang membuat semua orang kebingungan malah sibuk menikmati makanannya sendiri. Gerald acuh, dia bahkan tidak peduli ketika sang ibu mengacungkan garpu padanya.
"Lihatlah, Bu. Balok es ini memang sangat luar biasa. Dia yang sudah bicara asal, tapi tidak mau memberi penjelasan. Pantas saja selama ini tidak ada wanita yang mau dengannya, sikapnya benar-benar sangat beku seperti batu yang di masukan ke dalam freezer!" amuk Barbara jengkel.
Jessy yang memang sudah sangat amat terbiasa dengan sikap acuh nan dingin bosnya, memilih untuk diam membiarkan. Dia sudah cukup stres di hadapkan pada kenyataan kalau sebentar lagi dirinya akan menjadi bagian dari keluarga kaya ini. Hah, selera makan Jessy mendadak hilang begitu dia terkenang dengan perjanjian kontrak yang sudah terlanjur dia tandatangani. Menyesal, itu sudah pasti. Namun Jessy tidak bisa melakukan apa-apa karena sangat mustahil bisa menang melawan kearoganan seorang Gerald Thampson.
Apa yang harus aku lakukan? Kenapa situasinya bisa jadi seperti ini? Aku tidak sudi menikah dengan pria yang tidak mencintaiku, terlebih lagi hanya memanfaatkanku untuk menghindari sebuah perjodohan. Pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral, ikatan ini bukan untuk di jadikan bahan candaan. Tapi kenapa Gerald malah menjebakku agar bersedia kawin kontrak dengannya? Dengan kekuasaan dan juga kebekuan yang dia miliki, mustahil Gerald tidak mampu menolak wanita yang ingin di nikahkan dengannya. Kenapa harus aku yang menjadi korban di sini?
"Hahhh, menjengkelkan!" gumam Jessy tanpa sadar.
"Kau benar. Mereka menjengkelkan!" sahut Gerald santai.
"Sekertaris Jessy, siapa yang kau maksud menjengkelkan?" tanya Cleo penasaran.
"Y-ya, Nenek Cleo?"
Jessy tergagap. Barulah dia tersadar kalau gumamannya barusan telah di dengar oleh semua orang. Seketika raut wajah Jessy terlihat sangat buruk, dia sampai salah tingkah karena kebodohan yang sudah dia lakukan sendiri.
"Makan malam ini apa membuatmu merasa sangat tertekan, sekertaris Jessy?" tanya Vrey.
"Tidak, tidak sama sekali, Kakek Vrey. Saya ... saya hanya tiba-tiba terpikir dengan pekerjaan yang belum saya selesaikan di kantor. Makanya tidak sengaja menggumam seperti tadi. Saya minta maaf jika sikap saya barusan membuat semua di sini merasa tidak nyaman. Saya sungguh tidak sengaja melakukannya," jawab Jessy dengan cepat meminta maaf. Dia benar-benar sangat malu sekarang.
Vrey tersenyum kecil. Setelah itu dia menatap Gerald yang hanya diam dengan raut wajah begitu acuh. Cucunya ini benar-benar. Tanpa harus mencari tahu apa yang terjadi, Vrey bisa langsung menebak kalau sekertaris Jessy bukanlah wanita spesial di hati sang cucu. Tekanan di mata wanita ini sudah cukup memberi penjelasan kalau kedatangan mereka kemari hanya di setujui oleh sebelah pihak. Dan Vrey yakin sekali kalau Gerald adalah pelakunya.
"Oh ya sekertaris Jessy, apa benar besok pagi kalian menikah? Ini hanya celetukan gila balok es itu atau memang benar kalian akan mengikat janji suci?" tanya Barbara memastikan.
__ADS_1
"Em itu, Nyonya. Saya ... saya ....
"Jessy, will you marry me?"
Duaaarrrr
Seperti ada bom atom yang meledak, seluruh isi kepala Jessy seperti terbang berhamburan keluar saat Gerald tiba-tiba melamarnya di hadapan keluarganya sendiri. Keki, Jessy sampai berkamuflase menjadi sebuah patung saking syoknya dia mendengar kata will you marry me yang keluar dari mulut bosnya itu. Ini petaka.
"Gerald, kau baik-baik saja kan?" tanya Cleo yang panik mendengar cucunya yang tiba-tiba melamar sekertaris Jessy. Jantungnya seolah berhenti berdetak tadi.
"Apa Nenek berharap aku mati?" sahut Gerald balik bertanya.
Plaaaakkkk
Gerald kicep. Dia kembali menikmati makan malamnya setelah kepalanya di pukul oleh sang ibu. Sebenarnya agak sakit sih, tapi dia lebih memilih untuk diam daripada harus menerima serangan yang jauh lebih buruk daripada ini.
"Kau jangan macam-macam ya, Rald. Selama ini kalian tidak pernah mengaku jika Ibu bertanya tentang hubungan kalian. Lalu kenapa tiba-tiba kau melamar sekertaris Jessy di hadapan kita semua? Kau ingin membuat kami mati jantungan atau bagaimana, Rald? Jawab!" amuk Barbara kesetanan.
"Ibu bilang ingin menantu, ya itu aku bawakan," sahut Gerald tanpa berani menatap wajah ibunya. Terlalu horor.
Arion dengan penuh perhatian mengelus punggung istrinya yang mulai habis kesabaran menghadapi kelakuan Gerald. Dia kaget, tapi sedikit merasa bersyukur karena setidaknya orang yang akan menjadi menantu mereka masih berasal dari alam manusia dan berjenis kelamin wanita.
"Jangan terlalu keras pada Gerald, sayang. Bukankah kau sendiri yang bilang akan menerima siapapun jodoh Gerald asalkan dia masih manusia dan seorang wanita. Lalu apa salahnya dengan sekertaris Jessy? Dia sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kriteria menantu yang kita mau. Dan jika kau bereaksi terlalu keras pada mereka, aku takut Gerald gagal menikah tahun ini. Memangnya kau tidak ingin pamer pada orang-orang yang selama ini menghinamu? Kalau Gerald dan sekertaris Jessy menikah, mereka semua pasti tidak akan berani lagi bicara sembarangan karena putra kita terbukti normal. Tahu tidak?" bisik Arion.
"Tapi tidak dengan cara seperti ini juga, sayang. Setidaknya sopanlah sedikit. Sekertaris Jessy itu wanita, dia pasti ingin mendapat perlakuan khusus dari laki-laki yang akan menjadi suaminya. Bagaimana sih!" sahut Barbara depresi.
"Hmmm, kau seperti tidak tahu wataknya Gerald saja, sayang. Masih untung dia mau melamar sekertaris Jessy dengan kalimat yang normal. Coba kau bayangkan akan seperti apa perasaan sekertaris Jessy jika Gerald melamarnya hanya untuk di jadikan sebagai ibunya Simon saja? Aku yakin Gerald pasti akan langsung kena kutuk!"
Setelah makanan di dalam piringnya habis, Gerald segera menoleh ke arah Jessy. Sebelah alisnya terangkat, dia bahagia.
Ckck, aku hanya mengatakan will you marry me dan dia langsung bereaksi sampai seperti ini? Lucu sekali.
"Gerald, Kakek perlu bicara denganmu," ucap Vrey seraya menyeka bibir. "Kita ke ruangan lain."
Tanpa menjawab iya atau tidak, Gerald langsung mengikuti langkah sang kakek yang tiba-tiba mengajaknya bicara di ruangan lain. Sebelum benar-benar pergi dari ruang makan, Gerald masih sempat melihat ke arah Jessy. Sekertarisnya itu masih belum bergeming dari posisinya yang terdiam dengan mulut menganga dan mata membulat lebar. Mungkin karena sekertarisnya itu terlalu bahagia, makanya berekspresi seperti orang yang terkejut karena melihat hantu. Jelek sekali bukan?
πππππππππππππππππ
__ADS_1
Hai gengss, untuk kalian yang mau ikut giveaway silahkan vote dan bom hadiah di setiap episode ya. Penghitungan pemenang akan di tutup pada hari minggu jam 11 malam tanggal 27 Februari. Dan hari Senin tanggal 28 Februari akan di umumkan siapa saja yang berhak mendapat hadiah giveaway. Terima kasih πππππ
π’SYARAT!!
-WAJIB LIKE DAN COMMENT DI SETIAP BAB (BUKTI AKAN DI SS)
-WAJIB VOTE DAN BERI HADIAH UNTUK EMAK(HEHEHE, SEIKHLASNYA YA, NGGAK DI PAKSA)
π’WARNING!!!
-DI LARANG SPAM HADIAH DI AKHIR MINGGU DAN AKHIR BULAN. JIKA KETAHUAN, MAKA HADIAH AKAN DI BERIKAN PADA PESERTA GIVEAWAY YANG LAIN. TERIMA KASIH.
Juara 1
- Pulsa 100rb+300koin
Juara 2
-Pulsa 75rb+200koin
Juara 3
-Pulsa 50rb+100koin
Juara 4
-Pulsa 25rb+50koin
Juara 5
-Pulsa 10rb+50koin
πJangan lupa vote, like dan comment
πIg: rifani_nini
πFb: Rifani
__ADS_1