mata batin

mata batin
10 - Nenek nenek


__ADS_3

Masa Orientasi Siswa pun kembali di lakukan beberapa hari setelah kemarin, Aku pun masih sama tidak mengatakan apa pun, Aku terlalu takut nanti kalau nenek-nenek itu akan tahu aku bisa melihat nya, dan pasti beberapa penunggu di sekolah ini nanti juga pasti akan tahu, Jadi aku memilih untuk diam.


Kak Roni kini kulihat wajah nya tampak pucat dan seperti orang yang kelelahan, ia bahkan lebih banyak duduk tidak seperti hari pertama MOS mereka.


Aku pun tak mengerti kenapa nenek nenek itu menempel pada kakak kelas ku itu, bahkan ku kira hanya 1 hari saja, ternyata tidak. Mungkin saja kak Roni melakukan kesalahan yang fatal, hingga membuat ia di ikuti seperti itu.


Hingga Tiba-tiba Kak Roni jatuh pingsan, Sontak membuat heboh semua orang, Aku pun juga jadi nya kepo dan jalan mendekat, melihat Kak Roni yang tampak pingsan tak sadarkan diri.


Tak berselang lama, saat teman-teman nya dan guru akan membawa nya ke ruangan Uks. Ia kejang-kejang dan mulut nya mengeluarkan busa. sontak membuat semua nya semakin terkejut.


Tiba-tiba siswi baru yang ada di samping ku tiba-tiba berteriak histeris, Aku sangat terkejut saat itu karena aku berada di samping nya, Namun tiba-tiba teriakan histeris itu berhenti berganti dengan tawa yang sangat menakutkan, itu seperti suara kuntilanak yang biasa ku dengar.


Lalu Kak Roni juga berkata. "Turun kan aku."Teriak nya.


Bersamaan 2 orang kesurupan, Kak Roni dan Siswi baru yang belum ku kenal siapa nama nya.


"Turon." ucapan kak Roni.

__ADS_1


Sontak mereka yang tadi mau membawa nya ke UKS terkejut karena Roni kesurupan, Mereka lekas menurunkan mereka, Ku lihat kak Roni duduk di lapangan itu, bersilat kaki. dan terdengar suara ketawa nya yang terdengar sangat berat, seperti suara nenek nenek.


"Bocah Iki Saiki dadi duwek ku (Anak ini sekarang jadi milikku)."


"Ninggalake dheweke ing kene karo aku (Tinggalkan dia disini bersamaku)"


"Mulih Kabeh (Pulang Kalian). "Ucap Sosok yang merasuki kak Roni. ia membentak kami semua dan menatap kami dengan tajam. lalu ia kembali tertawa.


"Yen sampeyan ora mulih, sampeyan bakal dadi korban sabanjure." Ucap nya lagi.


(Jika kalian tidak pulang, Maka kalian akan jadi korban selanjutnya)


Aku dan Arin pun duduk di sebuah kursi pun ikut ketakutan, hari terakhir pengenalan sekolah, mereka sudah di sambut dengan hal-hal seperti ini.


"Ngeri banget ya Ra, apa jangan jangan di sekolah banyak hantu nya ya??" Ucap Arin saat kami di dalam mobil menuju pulang.


"Ada apa Rin di sekolah?." Tanya Mama.

__ADS_1


"Ada yang kerasukan Tante." Balas Arin dengan antusias bercerita.


"Iya Aira?."


"Iya Ma."


"Kalian harus hati-hati, harus jaga diri, jangan suka melamun ya."Ucap Ibu ku mengingatkan ku dan Arin.


"Iya Tante."


"Iya." Jawab Ku.


Aku masih kepikiran dengan kak Roni, Apa aku sangat jahat tidak memberitahu nya hal itu, kalau ia sedang ketempelan setan. hanya karena aku ingin mencari aman untuk diri ku sendiri?."


•••


Hi Para Reader tercinta, Ini adalah novel Horor pertama aku, Mohon dukungan nya untuk tekan (❤️) dan (👍) nya ya.

__ADS_1


Bantu Vote nya juga ya, biar Novel Ku bisa naik.


Makasih semua 🙏


__ADS_2