mata batin

mata batin
chapter 59


__ADS_3

Makhluk itu yang mendengarkan ucapan austela tadi langsung saja mengeluarkan api di tangannya untung saja austela cepat cepat mengeluarkan kemampuannya itu yang pada akhirnya api dari makhluk itu lenyap dan menghilang dari nya


"apa kau masih saja ingin menyerangku hahh?" ucap austela yang kesal


"cihh dasar manusia rendahan tentu saja tidak aku akan terus menyerangku" ucap makhluk mengerikan itu yang semakin menantang austela


"austela jangan kau dengarkan makhluk itu karena makhluk itu titik lemahnya berada di ucapan lebih baik kau pancing dia terus dengan ucapan ucapan pedas dari mu" ucap wanita itu di dalam pikirannya dan austela mendengarkan ucapannya itu


"baiklah akan aku pancing terus dia" ucap austela di dalam hatinya

__ADS_1


"hey makhluk yang je**k apa kah kau tidak ingin melihat kemampuan ku yang lain nya?" ucap austela yang menghina makhluk itu untuk masuk ke perangkap austela


"cihh apa maksud mu menghina ku dengan sebutan kata je**k" ucap makhluk itu yang sangat marah dengan ucapa austela


"yaa memangnya kenapa? memang betulkan kau itu sangat je**k lihatlah muka mu itu, sangat tidak terlihat bagaimana bentuk wajah mu itu " ucap austela yang makin menjadi


"hahaha apakah tidak tahu" ucap makhluk itu dan austela yang menjawab" iyaa memang aku belum tahu makanya kasih tahu aku" ucap austela


"yaa sudah teruskan aku akan senang hati mendengarkan ocehan mu itu" ucap austela yang pasrah

__ADS_1


"haha muka ku ini di bangsa ku, aku adalah makhluk yang paling tampan jika wajah ku makin ancur berarti muka ku makin tampan " ucap makhluk itu dengan pedenya menyombongkan muka nya itu yang menurut austela tampan dari mananya?


"dihh dasar makhluk tak tahu diri tampan dari mana nya muka mu di bangsa ku adalah muka paling je**k kamu tau kan dua orang di sebelah ku ini"ucap austela sambil melihat ke arah Leon dan layen" mereka adalah manusia yang paling tampan nah begini yang namanya tampan tidak seperti mu muka yang ancur badan yang sangat gendut" ucap austela yang makin ke asyikan menghina makhluk itu


"dasar kau manusia rendahan berani sekali kau menghina ku dengan kata kata mu itu" ucap makhluk itu yang marah kepada austela tapi di dalam hatinya dia sangat sakit hati dengan ucapan austela dan nyalinya pun ciut karena dia di hina oleh seorang wanita yang menurutnya kata tampan memang bagus disebutkan dari ucapan wanita


"austela teruslah kau ini makhluk ini karena dia sudah merasa ciut dengan ucapan mu itu" ucap wanita itu yang memberitahukan austela lewat pikirannya


"hmm baguslah kalau gitu" ucap austela di dalam hatinya

__ADS_1


"bagaimana makhluk je**k apa aku benarkan dengan ucapan ku tadi itu?" ucap austela yang bangga telah mengalahkan makhluk mengerikan itu dengan kata kata nya yang sangat bikin makhluk itu sakit hati


"tidak tidak sama sekali kau benar jika memang begitu lawan lah aku, jika kau berhasil melawanku berarti benar apa yang kau ucapan kan itu dan aku akan membebaskan kalian semua dari sini" ucap makhluk itu menantang austela, sedangkan Ben yang melihat itu semua itu sangat geram dan kesal dengan makhluk suruhannya itu yang sudah masuk dengan jebakan austela yang memancingnya


__ADS_2