mata batin

mata batin
Rumah kosong


__ADS_3

Pagi yang sangat cerah, membuat saya terbangun dari tempat tidur. mengingat masih membayangi Si kecil hantu Jeni yang meminta bantuan untuk mencari boneka nya.


Bagaimana saya mencari boneka itu, seperti apa bentuk nya?? Seketika saya berfikir, apa seharusnya saya mencari langsung ke rumah kosong itu.


Akhirnya saya menelfon Miko dan yuki untuk membantu saya.


Lily: " Assalamuakaikum ".


Yuki: " Waalaikumsalam, ada apa lily?? ".


Miko: " Waalaikumsalam, Iya nihhhhh,,,, pagi-pagi udah telfon aja, kangen ya sama kita berdua ". (Ckckck, sambil tertawa)


Lily: " Dihhh, apaan sih bukan kali, mau minta tolong sama kalian berdua, ini serius ".


Miko: " Minta tolong apaan Ly?? ".


Lily: " Temanin saya mencari sebuah Boneka ".


Miko: " Ngapain Cari Boneka, Dipasarkan banyak ".


Yuki: " wkwkwkwk, Lily masih kaya anak kecil, main bonekaan ". (tertawa terbahak-bahak)


Lily: " Kalian ini, saya mau cari boneka itu untuk nolongin si hantu kecil Jeni ".


Miko & Yuki: " Apa???? Hantu lagi??? ".

__ADS_1


Lily: " Iya hantu kecil yang tidak sengaja ngikutin saya sampai kerumah dan minta cariin boneka nya dia ".


Yuki: " Coba ceritakan semua nya ly, tentang si hantu kecil ini ".


Miko: " Iya,,,, jadi penasaran banget nih ".


Akhir nya saya menceritakan semua nya secara detail kejadian saat saya bertemu dengan si hantu kecil Jeni lewat telfon.


Miko: " Oh jadi begitu ya, kasihan juga ya si kecil Jeni ".


Yuki: " Betul tu, yuk bantuin Lily untuk mencarikan boneka itu".


Miko: " Tapi gimna caranya kita bisa menemukan boneka tersebut, sedangkan kita tidak tau bentuk dari boneka yang dicari sama si kecil jeni ".


Lily: " Kalau menurut saya kita harus cari boneka itu di dalam rumah kosong yang berada tidak jauh dari rumah saya, karena saya bertemu si kecil jeni setelah melewati rumah kosong tersebut, yang katanya orang-orang disekitar bilang kalau rumah tersebut angker ".


Yuki: " Jadi,,, mau ketemuan jam berapa?? ".


Lily: " kita ketemuan jam 23.50 ".


Yuki & Miko: " Okey ly ".


Malam yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga tepat jam pukul 23.50 saya, yuki, dan miko sudah berada didepan rumah kosong tersebut. Saat mau masuk melewati pagar rumah tersebut, saya melihat sesosok Si kecil jeni melambaikan tangan nya seperti menyuruh saya untuk mengikutinya. Jujur saat ini saya sangat takut sekali, karena bukan sikecil jeni saja yang saya lihat, tetapi masih banyak hantu-hantu yang berada dirumah kosong. Berbagai bentuk hantu disini ada yang bentuk nya menyeramkan seperti mukanya hancur atau bentuk nya yang besar hitam dan ada juga bentuknya yang menyerupai siluman, tapi ada juga yang cantik seperti kita ini kaum pribumi.


Tiba-tiba aura nya sangat menyeramkan saat masuk ke dalam rumah, bangunan ini sangat kotor tidak terawat, banyak debu, tembok bekas coret-coretan, barang-barang yang berserakan, udara nya yang dingin, cukup buat kita bertiga merinding dan sangat mencekam.

__ADS_1


Lalu saya bertemu si hantu kecil jeni lagi dan kami bertiga pun memutuskan untuk mengikuti dia pergi melangkah ke atas lantai dua.


Kami berjalan menaiki tangga secara perlahan lalu tibalah kami dilantai dua dan masih terus mengikuti si kecil jeni. Yuki dan miko tidak dapat melihat mereka hanya mengikuti apa yang saya lihat.


Lalu saya melihat sikecil jeni berhenti disebuah kamar, disana terdapat tiga kamar dan kamar yang ditunjuk si kecil jeni berada di pojok dekat jendela besar.


Kami bertiga memberanikan diri untuk masuk langsung ke kamar itu dan ternyata setelah masuk kamar, kami banyak melihat mainan anak-anak yang berserakan, apa jangan-jangan kamar ini adalah kamarnya si hantu kecil jeni.


Lily: " Ini pasti kamarnya si hantu kecil jeni ".


Yuki: " Iya tidak salah lagi, terus gimana caranya kita bisa mencari boneka tersebut?? ".


Miko: " Kita telusuri saja kamar ini, untuk mencari boneka si kecil jeni ".


Lily: " baiklah, yuk mulai langsung cari ".


Kami pun bergegas mencari disetiap sudut kamar. Saat saya ingin mencari dibawah tempat tidur, saya memasukan tangan saya ke dalam nya, Lalu tanpa saya sadari saya menyentuh sesuatu yang basah dan saya langsung menarik tangan saya dan memanggil teman-teman saya untuk kesini.


Lily: " Ehh, kalian kesini deh ".


Yuki & miko: " ada apa manggil?? ".


Lily: " Yuki, coba pinjam senter kamu, dan arahkan senter itu ke tangan saya ".


Yuki: " Okey ".

__ADS_1


saat senter yuki mengarah ke tangan saya betapa terkejutnya kami bertiga, ternyata ditangan saya ada sebercak darah segar.


saya tidak tau kenapa dibawah tempat kasur itu ada sebercak darah dan itu membuat kami bertiga semakin penasaran ada apa di bawah tempat tidur kamar nya si hantu kecil jeni........


__ADS_2