
kini austela dan angel sudah dikampusnya mereka langsung menuju ke taman dan bertemu dengan Leon
"Leon" ucap austela dan Leon menoleh kepada austela
"iya austela" ucap Leon
"nanti aku dan angel akan ke rumah sakit lagi aku ingin mencoba mencari tahu lagi yaitu dengan memegang tangan kamu secara langsung" ucap austela
"terimakasih austela kamu memang perempuan yang baik" ucap Leon tersenyum
" hadeuh malah jadi obat nyamuk niih" ucap Angel menggoda ke duanya
"hehe maaf ya jel yuk masuk ke kampus" ajak austela kepada angel
......................
ketika mereka sudah pulang dari kuliahan nya austela dan angel ingin menjenguk kembali Leon ke rumah sakit tapi mereka meminta izin dahulu kepada layen dan layen pun ikut bersama dengan mereka ke rumah sakit untung nya saja angel sudah meminta nomornya layen dan layen pun menyetujui padahal layen bisa dibilang laki laki yang tidak sembarangan memberikan nomor hp nya
"tuan layen" ucap chat Angel diaplikasi hijau bulat
"yaa.." ucap layen singkat
"ini saya angel yang waktu kemarin,tuan apakah saya dan austela boleh menjenguk kembali pak Leon soalnya ada yang tidak bisa saya ceritakan dichat" ucap Angel dan membuat Leon penasaran
"baiklah kalau begitu, saya ikut bersama kalian" ucap layen
"kita langsung ke rumah sakit yaa tuan , tuan langsung juga kerumah sakit" ucap Angel
__ADS_1
"iyaa" ucap layen singkat
"hadeuhh cuek banget sih nih orang bilang hati hati kek" ucap Angel yang mendumel padahal angel tidak tau jika layen mengucapkan hati hati dan kangen didalam hatinya
"iss ngedumel terus yuk buruan ke sana" ucap austela yang tepuk jidat karena merasa aneh dengan kelakuan angel
"yaudah ayokk" ucap Angel sambil menarik tangan austela
ketika mereka sudah berada dirumah sakit angel dan austela pun langsung menunggu dikamar Leon dan menunggu layen
"Leon ganteng banget yaa padahal matanya lagi tertutup gitu aahh berarti layen juga sama gantengnya" ucap Angel yang tidak menyadari kedatangan layen padahal layen sudah datang tapi karena angel terkesima oleh ketampanan Leon angel sampai tidak menyadarinya padahal ucapannya terdengar jelas oleh layen dan austela hanya menahan tawanya
"Tel gimana menurutmu beberkan apa yang aku ucapkan" ucap Angel
"iya betul sekali ucapanmu itu terimakasih" jawab Leon dan membuat angel langsung melotot karena kaget dan melihat asal suara itu
"sejak dari tadi beberapa detik sebelum kamu mengucapkan itu" ucap layen tersenyum tipis
"hadeuhh makanya kalau terkesima sama seseorang gak gitu juga kali haha" ucap austela yang langsung tertawa
"ihh apaan sih " ucap Angel membuang muka dan layen pun langsung mengalihkan pembicaraan karena dia tidak mau membuat angel merasa malu lagi
"ada apa yang kamu mau bicarakan angel" ucap layen
"itu tuan soal pak Leon kata austela waktu kemarin dia pingsan karena melihat kejadian yang menimpa pak Leon, Tel kamu aja yang jelasin" ucap Angel yang langsung meminta austela yang melanjutkan ceritanya
"ihh apaan sih malah setengah setengah" ucap austela dan langsung angel melotot dan austela pun pasrah
__ADS_1
"hmm iya deh, begini tuan kemarin saya pingsan karena saya melihat soal pak Leon bisa koma seperti ini karena ditusuk seseorang, pasti tuan layen tidak percaya kenapa saya bisa demekian karena saya dan angel mempunyai kemampuan yang spesial itu gimana tuan layen mau percaya atau tidaknya yang pasti saya ingin membantu pak layen, malahan pak layen berada disini" ucap austela dan layen hanya mengkerutkan keningnya
"saya akan percaya jika kalian bisa membuat saya melihat kembaran saya itu karena saya sangat merindukannya" ucap layen yang sendu
"baik kami bisa tuan" ucap Angel
"Tel udah siapkan kamu banyak energinya kan" ucap Angel bertanya
"sudah siap dong kan kita udah makan banyak tadi hehe" ucap austela cengengesan
"tuan boleh saya pinjam tangan tuan"ucap Angel
"silakan" ucap layen tersenyum
"ehh awas jangan mencari kesempatan dalam kesempitan" ucap austela terkekeh
"eehh kamu juga kan bakal pegang tangan tuan layen" ucap Angel mengelak
"hmm iya deh,, maaf yaa tuan saya tidak bermaksud apa apa kecuali angel upss" ucap austela langsung menutup mulut nya dan membuat angel melotot
"yukk ahh ayok cepat pegangan Tel" ucap Angel
mereka pun langsung memegang tangan layen dan layen pun bersedia
"tuan apakah tuan bisa melihat layen sekarang" ucap Angel
"dimana emangnya Leon" ucap layen malah tanya balik
__ADS_1
"Leon coba ada dihadapan tuan layen" ucap austela dan Leon pun berada dihadapan layen dan membuat layen terkejut