mata batin

mata batin
chapter 76


__ADS_3

Flashback masa kecil Leon dan layen


"ayah kita mau kemana? kenapa layen harus ikut dengan ayah tapi kenapa Leon dan mami tidak ikut juga ?" ucap layen yang sekitar umur sepuluh tahunan bertanya kepada ayah nya kenapa mereka berdua saja yang keluar dari rumah nya sedangkan Leon dan mami nya tidak ikut


"nanti ayah jelaskan yaa nak, sekarang kamu ikut dengan ayah dulu yaa" ucap ayah layen , sedangkan layen yang masih polos hanya mengangguk saja


sedangkan Leon yang bersama dengan mami nya di rumah menangis karena melihat layen dan ayah nya pergi


"huhuhu mami kenapa kak layen pergi dengan ayah saja kenapa Leon tidak ikut juga mii" ucap Leon yang menangis sambil mengusap ngusap wajah nya


"nanti mami jelaskan yaa, Leon sekarang sama mami dulu nanti juga kak layen sama ayah pulang kok, udah anak ganteng mami jangan menangis yaa" ucap mami nya Leon yang menenang kan Leon untuk tidak menangis terus karena Leon dan layen memang tidak bisa di pisah kan


sepuluh tahun kemudian Leon yang selesai dari kuliah nya tiba tiba saja mendapatkan telepon dari asisten dari ayah nya Leon jika ayah nya Leon meninggal dan sudah berada di rumah nya


📲" hallo tuan? apakah tuan sudah selesai kuliah nya?" ucap asisten ayah nya Leon


📲"yaa saya sudah pulang memang nya kenapa?" ucap Leon


📲"tuan besar dengan tuan muda layen sudah berada di rumah cepat lah pulang tuan " ucap asisten ayah Leon yang tidak memberitahukan kepada Leon apa yang sudah terjadi, sedangkan Leon yang mendengarkan itu sangat senang akhir nya ayah dan kakak tersayang nya itu pulang


📲"baik saya akan segera pulang" ucap Leon yang langsung masuk ke mobil nya karena saking senang nya mendengarkan jika ayah dan kakak nya sudah pulang


akan tetapi saat Leon sudah berada di halaman rumah nya Leon sangat terkejut karena banyak sekali orang orang yang berada di rumah nya dan ada bendera kuning


"kenapa rumah ku banyak orang sekali ada apa ini" ucap Leon yang penasaran akhir nya dia buru buru masuk ke rumah nya saat Leon sudah masuk ke rumah nya dia begitu terkejut melihat ayah nya yang sudah terbaring di tutupin oleh kain yang ada batik nya dan di sisi sisi nya banyak orang yang sedang mengadakan pengajian


"ayah, ayah, ini tidak mungkin, sepuluh tahun aku menunggu ayah tapi ayah datang dan pulang sudah begini" ucap Leon yang menangis histeris saat mendekati ayah nya yang sudah terbaring, mami Leon yang melihat itu cepat cepat mengenakan Leon walaupun sebenarnya mami nya juga sangat terkejut akan seperti ini terjadi sepuluh tahun setia menunggu sang suami tapi datang dengan sudah tidak bernafas kembali


"huhu mami di mana kak layen sekarang kenapa dia tidak becus menjaga ayah ibu" ucap Leon yang kesal dengan kakak nya


"sudah Leon jangan bicara seperti itu kasihan ayah mu dan kakak mu dia sedang berada di rumah sakit sedang dirawat Leon" ucap mami nya Leon sedangkan Leon yang mendengarkan itu sangat terkejut

__ADS_1


"apa dia berada di rumah sakit? memang nya ada apa semua ini mami" ucap Leon yang bertanya kepada mami nya itu


"nanti kita mendengarkan penjelasan nya langsung dari kakak mu itu jika sudah sadar yaa" ucap mami Leon


Leon yang masih melihat makam ayah nya hanya saja diam dan entah apa yang di pikirkan nya itu sedangkan orang orang sudah pada pergi hanya Leon, asisten ayah nya dan Leon yang masih di pemakaman, mami nya Leon yang melihat itu langsung mendekati leon dan mengajak nya pulang


"ayokk nak kita pulang sekarang" ucap mami nya Leon


"aku ingin ke rumah sakit saja mami, aku ingin melihat kondisi kakak ku" ucap Leon yang meminta izin kepada mami nya untuk melihat kakak nya yang masih koma


"baiklah jika itu mau Leon, setelah Leon sudah berada di rumah sakit kabarin mami yaa" ucap mami Leon yang mengusap punggung Leon


"iyaa mi, owh yaa pak antarkan mami pulang dengan selamat yaa" ucap Leon kepada asisten nya


"baik tuan muda" ucap asisten ayah nya Leon


saat mereka sudah pergi dari pemakaman ayah nya, Leon yang ke rumah sakit dan mami nya pulang ke rumah nya akan tetapi Leon mendapatkan kabar dari warga jika mami nya Leon dan asisten nya itu meninggal karena ada segelombolan orang orang yang menyerang ke arah mobil yang di tumpangi oleh mami dan asisten nya itu, Leon yang mendengarkan itu sangat tidak menyangka jika mami nya itu akan menyusul ayah nya juga hanya beberapa jam perbedaan waktu nya itu


Leon yang ke rumah sakit karena kemarin nya dia harus menyelesaikan pemakaman ke dua orang tua nya itu, saat Leon akan memasuki kamar kakak nya Leon melihat gerak gerik seseorang yang sangat mencurigakan Leon pun masuk dan terkejut ketika kakak nya akan di. bunuh oleh seseorang itu dengan bantal


"sedang apa kau, kenapa kau ingin membunuh kakakku" ucap Leon yang langsung memukul orang itu dan orang itu terkejut akan kedatangan Leon yang secara tiba tiba dia pun langsung buru buru pergi saat Leon ingin mengejar nya dia terlebih dahulu kena pukulan yang membuat nya tersungkur ke ranjang layen


"sialan siapa orang itu, untung saja aku cepat cepat ke rumah sakit jika tidak pasti kakak ku satu satu nya juga akan meninggalkan ku" ucap Leon yang melihat layen yang masih saja memejamkan mata nya


Leon yang setia menunggu kakak nya itu akhir nya satu Minggu kakak nya koma layen membuka mata nya dan bertanya dia sekarang berada di mana dan terkejut melihat seseorang yang mirif dengan nya layen pun langsung memikirkan Leon karena dia kembaran nya yang mirif dengan nya


"Leon, ini kamu kan" ucap layen yang langsung membuka mulut nya ketika melihat Leon


"iya ini aku Leon" ucap Leon datar


" di mana aku, gimana keadaan ayah" ucap layen yang langsung bertanya soal ayah nya

__ADS_1


"kamu di rumah sakit dan soal ayah aku malahan ingin bertanya dulu ada apa denganmu dan ayah kenapa kalian tiba tiba saja pulang dengan kondisi seperti ini " ucap Leon yang bertanya sambil berkacak kaca


"soal itu bagaimana aku menjelaskan nya" ucap Leon yang langsung terdiam


"kau ceritakan saja ketika kalian berdua pergi, dan meninggal akan aku dan mami, mami hanya menjelaskan jika kalian berdua pergi karena kepentingan saja " ucap Leon yang langsung datar


"baiklah aku ceritakan soal itu, aku dan ayah pergi dari rumah tanpa membawa kamu dan mami, karena ayah punya musuh setelah itu ayah menyuruh kalian berdua untuk meninggal kan rumah itu kan? dan di jaga ketat orang orang bayangan dari ayah" ucap layen tapi saat layen menceritakan soal orang orang bayangan ayah langsung bertanya


"apa maksud mu orang orang bayangan ayah" ucap Leon


"ayah menyuruh suruhan nya untuk menjaga mu dan mami tanpa kalian tahu karena ayah tidak ingin kalian kenapa kenapa makanya ayah menyuruh mereka menjaga mu dan mami tanpa sepengetahuan kalian, ayah punya musuh bisnis nya dia ingin menghancurkan keluarga kita aku pun tidak tau siapa musuh ayah tapi kata ayah musuh nya itu sudah meninggal, tapi aneh nya kenapa aku dan ayah bisa di celakai lagi oleh musuh nya akan tetapi ketika aku dan ayah akan pergi ke kantor ayah tiba tiba saja kami di serang dan aku tidak ingat soal itu karena aku kena tusukan dari salah satu dari mereka dan tak sadar kan diri" ucap layen yang menjelaskan kepada Leon


"tapi kenapa harus kamu dan ayah yang pergi dan meninggal kan ku dan mami kenapa" ucap Leon yang sambil membentak layen


"santai dulu Leon, karena ayah tidak ingin jika kita bersama sama maka kita semua akan di celakai nya bersamaan, asalkan kamu tau aku pergi bersama ayah karena aku juga sudah di latih sama ayah untuk soal bisnis nya dan kemiliteran ku " ucap layen


"asalkan kamu tahu ayah sudah meninggal dan ibu pun meninggal " ucap Leon yang langsung menangis sedangkan layen yang mendengarkan itu sangat tidak menyangka layen pun meminta penjelasan dari Leon dan Leon pun menjelaskan


dari saat itu Leon dan layen seperti tidak lengket lagi mereka seperti nya mempunyai pemikiran yang berbeda tapi seperti tujuan yang sama


flashback off


"andai saja waktu itu kita masih bersama sama mungkin tidak akan sampai seperti ini" ucap layen yang langsung merenung ketika mengingat kejadian sepuluh tahun yang lalu


saat ini angel dan austela sedang menuju ke rumah kakek jaya mereka penasaran dengan isi surat yang di pegang oleh layen ketika layen sedang tidak sadar kan diri


"jel aku penasaran sekali dengan surat ini, ada apa yaa isi nyaa" ucap austela yang sambil melihat lihat surat di tangan nya itu sedangkan angel hanya melihat selintas karena angel sedang mengemudi


"entahlah aku juga sangat ingin tahu apa isi nya maka nya aku cepat cepat ajakin kamu ke rumah kakek jaya, karena layen sudah sadar" ucap angel


"iyaa syukur lah akhri nya mereka berdua sudah sadar walaupun Leon melupakan aku" ucap austela yang sedih

__ADS_1


"hey jangan sedih gitu ,siapa tau kan kamu sama Leon berjodoh jadi jangan sedih dan melow gitu dong jadi harus tetap semangat okey " ucap Angel yang menyemangati austela


__ADS_2