
Hari ini adalah hari aku masuk sekolah, Aku di antar seperti biasa sama Ayah ku, aku sangat senang karena aku akan segera bertemu dengan teman-teman ku di sekolah.
Saat berjalan di lorong sekolah, Di keramaian anak anak yang berlalu lalang, Aku melihat seseorang anak kecil berdiri di ujung lorong, wajah nya pucat dan menatap lurus ke dapan.
Aku karena takut hanya menundukkan pandangan ku, Mengikuti kata ibu ku untuk jangan melihat mereka, Namun aku masih terlalu kecil, saat aku akan melewati nya, Aku berlari dengan cepat, agar tidak berlama-lama melihat nya.
Saat jam pelajaran sedang berlangsung, Aku melihat anak kecil itu berjalan masuk ke kelas ku, Aku melihat nya dan aku ketakutan. dia mendekati teman sekelas ku yang duduk paling depan dekat pintu. Dia tersenyum menyeringai menatap teman ku yang tidak bisa melihat keberadaan nya, Aku bisa melihat dengan sangat jelas kalau dia sudah berada sangat dekat dengan wajah teman sekelas ku, Sangat dekat dan bahkan hanya berjarak beberapa jari.
Tiba-tiba dia membuka mulut nya, mengeluarkan lidah nya perlahan dan sangat panjang, Aku tak lepas memandangi nya, hingga lidah itu akan menjilati teman ku. Aku pun tak tahan lagi dan berteriak.
"Berhenti, jangan lakukan."Teriak ku sembari berdiri, dengan perasaan takut, lemas, namun aku mencoba memberanikan diri. entah kekuatan dari mana aku bisa meneriaki mereka.
Sontak semua pandangan tertuju pada ku, begitu pun hantu itu.
"Ada Apa kamu teriak teriak Aira?."Tanya Guru pada ku dengan tatapan tegas.
__ADS_1
"Bu, Ada hantu mau jilat muka Jojo." Teriak ku lagi, Kini aku mengatakan sembari menangis, seolah ketakutan ku kini lebih besar dari rasa berani di awal aku berteriak, Karena hantu itu merubah pandangan nya melihat aku.
Sontak semua teman-teman ketakutan kala mendengar hal itu, yang menjadi kak kelas heboh seketika. ketika aku menatap lagi ke arah hantu itu, hantu itu telah menghilang.
Aku pun merasa lebih tenang setelah itu, namun aku telah menimbulkan kekacauan di kelas.
Guru marah, Karena mengira aku ingin menakuti teman-teman ku, Aku pun di hukum di suruh maju untuk di hukum, Aku berdiri di depan, dengan memegangi kedua telinga Ku.
Ku kira dia telah pergi, ternyata aku salah, Dia kini telah duduk di meja ku sembari tersenyum menyeringai menatap ku, Kini dia telah tahu aku bisa melihat nya. dia lalu berjalan ke arah ku, aku hanya menundukkan kepala ku, ingin aku memberitahu guru kalau dia ada di depan ku, tapi tubuh ku membeku bak batu, mulut ku seketika tidak bisa mengatakan apa pun.
Namun ia tak menganggu ku, ia hanya berdiri di samping ku, Aku menutup mata ku tak ingin melihat nya. Namun saat aku membuka mata ku, Aku sudah di UKS, ibu dan ayah ku berada di samping ku, menunggu ku sadar dengan cemas.
" Kamu sudah sadar sayang."
"Aku kenapa ma?."
__ADS_1
"Kamu pingsan nak." Balas ibu ku.
Aku merasa kau hanya menutup mata ku, tapi saat membuka nya, Ibu ku mengatakan aku sudah pingsan 3 jam. tentu saja aku merasa heran.
"Kamu kerasukan nak."Kata Ibu ku lagi yang membuat aku semakin tidak menyangka. Ibu ku bercerita kalau aku tertawa dan menangis di kelas, lalu menunjuk ke arah toilet sekolah, lalu berlari ke arah sana, di ikuti guru-guru yang tadi nya mencoba menyadarkan ku.
"Mereka harus bertanggung jawab dengan mengantikan nyawa mereka sebagai ganti nya." Ucap ku saat kerasukan, tapi suara ku berubah menjadi suara laki-laki yang sangat berat.
setelah di periksa ternyata ada anak sekolah yang membuang pembalut sembarangan di toilet sekolah, membuat dia yang memang mendiamin toilet sekolah itu marah karena telah mengotori rumah mereka.
"Kamu harus berani Nak, harus kuat untuk tidak mengalami kejadian seperti ini lagi."Ucap Ayah. Aku menatap ayah ku dan mengangguk.
•••
Hi Para Reader tercinta, Ini adalah novel Horor pertama aku, Mohon dukungan nya untuk tekan (❤️) dan (👍) nya ya.
__ADS_1
Bantu Vote nya juga ya, biar Novel Ku bisa naik.
Makasih semua 🙏