mata batin

mata batin
chapter 30


__ADS_3

ketika mereka sudah masuk layen,angel dan austela pun disambut oleh Ben, ketika Ben bersalaman dengan austela, austela melihat Ben yang berencana ingin merusak bisnis layen dan berusaha mencelakai layen tapi yang selalu kena adalah Leon, austela pun melepaskan tangannya


"wahhh cantik cantik juga yaa cewek cewek yang kau bawa ini" ucap Ben ganjen


"kenalkan ini angel dan ini austela" ucap layen mengenalkan angel dan austela


"okey ladies mari ikut dengan saya ayok Yen kita kesana" ucap Ben mengajak layen, angel, dan austela ke ruangan khusus


"jel aku melihat masalah tentang ban dengan layen dan Leon" ucap austela didalam batinnya


"iya kah tel terus gimana ini" ucap Angel dibatinya


"nanti aku ceritain yang penting sekarang kita ikutin saja permainan Ben ini" ucap austela dan angel pun mengucapkan iya


ketika mereka sudah memasuki ruangan khusus VIP tempat itu austela dan angel pun saling bertatapan karena disana hanya ada austela,angel, Ben, dan layen


austela yang merasa tidak aman austela pun memanggil Leon untuk menemaninya

__ADS_1


"Leon datanglah temani aku" ucap austela dibatinya dan Leon pun sudah berada disampingnya angel yang melihat mengerti tentang situasi saat ini dan angel berucap paling awal


"maaf tuan Ben kenapa hanya kita bereempat saja yang berada diruangan ini " ucap Angel bertanya


"tidak usah takut cantik ini kemauan layen kok" ucap Ben dan membuat austela dan angel kebingungan


"udah tidak apa apa ini saya yang meminta kalian tidak usah khawatir" ucap layen


akhirnya mereka berempat pun duduk


"bagaimana soal kondisi Leon Yen" ucap Ben bertanya


"yaa sudah yang sabar saja kamu" ucap Ben


"bagus malahan kalau gitu aku bisa mudah untuk menghancurkan mu" ucap Ben tapi austela bisa membaca pikirannya tiba tiba saja kemampuan austela ini bertambah dan membuat austela kebingungan


"apa berarti benar Ben lah yang dalang semua ini" ucap austela didalam batinnya dan angel yang mendengar itu pun kaget tapi angel berusaha untuk biasa saja karena angel tidak ingin membuat Ben curiga

__ADS_1


"maaf tuan Ben, apakah tuan Ben ini sangat dekat dengan tuan layen dan pak Leon?" ucap Angel bertanya


"iyaa cantik saya dengan dua kembar ini sangat dekat karena kami bertiga temanan dari kecil" ucap Ben yang membuat austela dan angel kaget layen hanya mengangguk saja menandakan tanda iya


"owh pantesan saja, tiga tiganya juga ganteng juga sih" ucap Angel tersenyum dan membuat Ben menyukainya tapi layen langsung seperti cemburu karena angel berucap itu sambil tersenyum kepada Ben


"terimakasih angel yang cantik juga" ucap Ben yang langsung mendekati angel tapi layen segera menghadangnya


"mau kemana Ben sudah duduk saja disini" ucap layen


"okey lah cuman pengen dekat saja dengan angel ini" ucap Ben tersenyum kepada angel dan angel merasa ilfil


"kapan acaranya dimulai" ucap layen


"sekitar setengah jam lagi" ucap Ben


"ya sudah kalau gitu, ayok kita keluar tidak sopan kalau tidak menyambut tamu tamu mu Ben kalau kita tetap duduk di sini" ucap layen yang langsung berdiri dan ikuti oleh angel,austela dan Ben

__ADS_1


"kita harus tetap biasa saja okey Tel, aku merasa tidak beres dengan Ben ini" ucap Angel dibatinya dan austela pun hanya mengangguk saja


__ADS_2