
angel yang melihat raut muka austela menjadi penasaran
📲"apa? memang nya kenapa ibu saya?" ucap austela terkejut
📲"berarti benar anda anak nya dokter Tasya , lebih baik anda ke rumah sakit B nanti saya jelaskan disana " ucap seseorang di telepon
📲"baik saya akan kesana kirimkan alamat rumah sakitnya yang jelas " ucap austela dan telepon pun terputus
"kenapa Tel?" ucap Angel yang sudah penasaran
"entahlah jel yang pasti aku merasa jadi karuan gini lebih baik kita ke rumah sakit aku takut ibu kenapa kenapa" ucap austela tak karuan
"hah? rumah sakit?'' ucap Angel terkejut
"udah aku tau pikiran kamu jel yang penting ayok kita ke rumah sakit" ucap austela tergesah gesah
"kek tela dan angel pamit pergi dulu yaa soalnya tela merasa kalau ibu austela kenapa kenapa" ucap austela berpamitan ke kakek jaya
"iyaa nduk hati hati, jangan terlalu khawatir austela yang penting berdoa untuk ibumu" ucap kakek jaya
__ADS_1
"iyaa kek, nanti kalau kakek sudah baikan kasih tahu tela yaa" ucap austela dan kakek jaya mengangguk
"yaudah kek kami pamit" ucap Angel yang salaman dengan kakek jaya dan austela yang langsung pergi menaiki mobilnya
Bella yang merasa khawatir dengan teman nya itu Bella juga mengikuti mereka berdua
"jaya aku ikut dengan mereka yaa nanti aku kesini lagi aku merasa khawatir dengan mereka" ucap Bella
"iyaa sudah ikutin mereka, aku disini akan bermeditasi untuk memulihkan badan ku ini" ucap kakek jaya dan Bella pun mengangguk dan menghilang
ketika austela dan angel sudah dijalan menuju rumah sakit, austela bergitu resah saking resahnya kecepatan mengendarainya juga begitu cepat
"Tel hati hati jangan terlalu terburu buru begini ingat kata kakek jaya jangan terlalu khawatir" ucap Angel memperingati
ketika austela dan angel fokus ke jalan tiba tiba saja Bella berbicara
"jangan lewat jalan sana, jalan sana berbahaya" ucap Bella yang membuat austela dan angel terkejut sampai austela mengerem mendadak dan membuat Bella terpental ke depan begitu pun angel yang hampir saja terjedug
"aduhhh untung aja ini kepala gak mentok tuh" ucap Angel mengelus ngelus jidatnya
__ADS_1
"huu apaa coba sampai terpental gini kan aku sampai nembus nih kedepan mobil" ucap Bella cemberut ketika masuk lagi ke mobil
"habisnya kamu sih nganggetin tau" ucap austela
"iya iya maaf, ehh tela jangan lewat jalan sana " ucap Bella
"emangnya kenapa Bella " ucap austela bertanya
"disana ada gendruwo yang gede dia suka mencelakai orang orang yang melewati jalan itu untuk dijadikan tumbal dia" ucap Bella
"owh yaa yaudah kita putar jalan aja" ucap Angel
"baiklah daripada nyawa kita melayang apalagi kita punya kemampuan pasti gendruwo itu mengetahui kemampuan kita" ucap austela dan langsung memutar jalan
"eehh bel kenapa kamu ikut dengan kita" ucap Angel
"yaa pengen ikut aja soalnya khawatir dengan kalian berdua eehh nyatanya benar kehawatiranku" ucap Bella duduk manis dibelakang
"hmm yaudah deh makasih yaa" ucap Angel yang langsung menoleh kebelakang dan Bella pun tersenyum
__ADS_1
ketika austela, angel, dan Bella sudah berada di rumah sakit, austela langsung menelepon nomor yang tadi menghubungi nya dan langsung menanyakan orang itu sedang dimana karena austela sudah sangat khawatir soal ibu nya itu
"