mata batin

mata batin
chapter 42


__ADS_3

ketika austela, angel dan Bella sudah memasak mereka pun mengajak kakek jaya untuk makan bersama untung saja kakek jaya cepat pulih jadinya dia bisa berdiri dan berjalan sendiri


"ayok kek dimakan makanannya ini kami bertiga yang masak" ucap austela tersenyum


"iyaa nduk terimakasih yaa maaf kakek jadi merepotkan kalian" ucap kakek jaya tak enak hati


"aahh tidak juga kok kek tenang saja malahan angel jadi kangen sesosok kakek angel yang sudah meninggal waktu angel balita" ucap Angel menghibur kakek jaya


"ya sudah anggap saja kakek ini kakek kalian juga dan kapan kapan kalian main ke sini yaa jika misi kalian sudah selesai" ucap kakek jaya yang sudah tahu tujuan austela dan angel


"hehe terimakasih kek" ucap Angel


"setelah kita makan nanti kakek kasih tahu bagaimana cara kalian masuk ke gedung ghaib itu" ucap kakek jaya


"duhh kakek sudah tau saja maksud kami berdua kesini, bena benar kakek senior nya" ucap Angel sambil bercanda dan kakek jaya hanya tersenyum, mereka bertiga pun makan malam bersama


"ehh Tel, udah telpon orang dirumah belum?" ucap Angel


"sudah dong malahan diizinin" ucap austela


"yaa syukurlah" ucap Angel dan dia pun melanjutkan makannya

__ADS_1


ketika austela, angel dan kakek jaya sudah selesai makan kakek jaya pun mengajak austela dan angel keruangan rahasia yang diikuti oleh Bella


"ndukk ayooo ikutin kakek" ucap kakek jaya mengajak austela dan angel keruang keluarga yang di ikutin oleh Bella


"baik kek" ucap austela dan angel


ketika mereka sudah di ruang keluarga kakek jaya pun mulai berbicara


"nduk apakah kalian yakin ingin ke gedung ghaib itu" ucap kakek jaya bertanya lagi


"iyaa kek kami berdua sudah yakin ingin kesana karena untuk membantu teman teman kami" ucap Angel


"iya juga sih jaya tapi kan mereka mempunyai penjaga pasti penjaga mereka berdua akan membantu" ucap Bella


"penjaga mereka justru tidak mengijinkan akan tetapi ini sudah keputusan mereka berdua mau tidak mau penjaga mereka akan membantu" ucap kakek jaya yang membuat austela dan angel kebingungan


"maaf kek emang penjaga kami siapa?" ucap Angel bertanya


"maaf nduk kakek tidak bisa jawab sekarang karena ini keinginan penjaga kalian untuk tidak memberitahukannya sekarang nanti setelah waktunya" ucap kakek jaya menolak memberitahukan


"yaahh kalau gitu yaa sudahlah tidak apa apa kek" ucap Angel kecewa dan kakek jaya mengetahui kekecewaan angel

__ADS_1


"setelah itu bagaimana kek untuk bisa datang ke gedung ghaib itu?" ucap austela


"besok nanti kakek kasih tahu, sekarang kita istirahat dulu" ucap kakek jaya


" baiklah kek" ucap austela


" Bella bisa antarkan mereka berdua ke kamar tamu?" ucap kakek jaya dan Bella hanya mengangguk


" yukk biar saya antarkan" ucap Bella tersenyum dan austela angel pun mengikuti Bella


"ini kamar nya" ucap Bella


"maaf yaa masih berantakan, tapi ini jaya selalu membersihkan kamar kamar semua ini kadang juga nyuruh orang sih" ucap Bella


"pasti Bella suka ngeganggu orang yang ngebersihin rumah kakek jaya yaah" ucap Angel menebak


"bukan ngeganggu cuman membantu doang kok" ucap Bella mengelak


"hellehh bisa saja cari alasanya" ucap Angel


"udah yuk kita tidur udah ngantuk nih aku" ucap austela yang langsung merebahkan tubuhnya

__ADS_1


__ADS_2