
saat pemakaman ayah austela selesai, austela yang hanya diam dan merenung saja membuat angel sedih
"Tel sudah jangan kamu sampai seperti ini" ucap Angel sambil mengusap ngusap bahu austela
"bagaimana aku menjelaskan kepada ibu, dan bagaimana ketika ibu sadar ternyata ayah yang sudah meninggal duluan jel" ucap austela yang berkaca kaca sambil melihat angel
"aku tahu kok apa yang kamu pikirkan yang penting kita sekarang harus tenang dulu Tel ingat jangan sampai kita menyerah yaa" ucap Angel menguatkan austela
"iya jel benar sekali apa kata kamu, huhu tapi kenapa harus secepat ini, apa ini perbuatan dari makhluk itu jel" ucap austela yang bertanya
"seperti nya iya Tel aku juga merasa seperti itu hmm kita gak bisa harus membiarkan semua ini lebih jauh lagi lebih baik kita segera menyelesaikan semuanya" ucap Angel
"benar sekali jel sekarang waktunya kita harus menyelesaikan semuanya aku gak mau buang buang waktu karena ini aku sudah ikhlas kok memang takdir ku harus seperti ini, terimakasih ya jel kamu selalu ada untuk aku" ucap austela yang langsung memeluk angel
" iya Tel nah gitu dong kamu semangat lagi" ucap Angel senang karena austela bersemangat lagi
Bella yang sejak dari kepulangan mayat ayah austela tidak terlihat sekarang Bella datang ke rumah austela dengan wajah yang begitu bikin penasaran
"tuh lihat si Bella ada ternyata" ucap Angel sambil menunjuk ke arah Bella dengan memonyongkan bibirnya
__ADS_1
"biasa aja kali tuh bibir hehe" ucap austela bercanda dan membuat angel tertawa juga
"nah gitu dong bercanda lagi baru ini namanya austela tela ketela haha" ucap Angel yang langsung ditepuk bahunya oleh austela
"auww sakit tahu" ucap Angel merengek
"sudah kalian berdua lagi berduka gini malah berantem" ucap Bella menengahi
"siapa juga yang berantem" ucap Angel dan austela hanya mengangguk
"ada apa sih Bella tiba tiba datang dari mana aja kamu" ucap Angel mengomel
"aku tuh tadi ngejar bayangan hitam pas mayat ayahnya austela kesini tauu aku juga curiga jika itu ulah bayangan hitam juga" ucap Bella
"owh iya kakek jaya sudah baikan belum bell?" ucap Angel
"sudah malahan aku mau mengasih tahukan itu kepada kalian, malahan jaya menyuruhku untuk cepat cepat kalian menyelesaikan semua ini" ucap Bella
"yaa sudah kalau gitu sekarang kita ke rumah kakek jaya saja" ucap Angel
__ADS_1
"tapi siapa yang bakal ngejagain ibuku jel?" ucap austela
"tenang kan ada asistennya ibu kamu Tel, ditambahkan di luar kamar ibu kamu ada mba Kun" ucap Angel
"kalau soal itu tenang saja austela nanti kita minta tolong kepada jaya untuk membuatkan penjagaan di kamar rawat inap ibu mu supaya aman" ucap Bella
"iya kah Bella? kalau begitu aku setuju kita selesaikan semua ini" ucap austela
"eehh tapi gimana soal kuliah kita Tel?" ucap Angel
"kuliah kan lagi libur tenang saja liburan ini kita manfaatkan dengan yang benar, aahh aku sudah kangen dengan om Begi" ucap austela
"iya juga ya kok aku bisa lupa gini sih, ehh kamu bilang kangen? kangen ke om Begi atau ke Leon hehe" ucap Angel menggoda austela hingga membuat austela malu sendiri
"iya itu juga deh tapi kamu juga kangen sama layen juga kan" ucap austela sambil memicinkan matanya
"yaa tentu saja dong aku gak malu malu kalau soal layen hehe" ucap Angel centil
" ih dasar urat malunya udah hilang" ucap austella meledek
__ADS_1
"sudah sudah ayok kita pergi sekarang mumpung belum Maghrib" ucap Bella
dan mereka bertiga pun pergi ke rumah kakek jaya untuk menyelesaikan semua nya