
Leon yang melihat austela tersenyum hanya terpaku saja padahal di dalam hati nya dia memuji austela yang manis ketika tersenyum
"manis nya" ucap Leon di dalam hati nya ketika melihat austela tersenyum
"ada yang mau ditanyakan lagi tuan?" ucap austela
"tidak ada" ucap Leon singkat dan fokus kembali mengendarai mobil
satu jam perjalanan akhir nya austela,angel, Leon dan layen sudah sampai di rumah kakek jaya
kakek jaya yang sedang menyapu halaman depan rumah nya tersenyum ketika melihat kedatangan mereka berempat seketika kakek jaya jadi teringat dengan ke dua anak nya dan dia menantu nya selalu datang bersamaan jika liburan sudah tiba
austela dan yang lain nya langsung bersalaman kepada kakek jaya, angel yang tidak melihat Bella langsung menanyakan Bella berada di mana kepada kakek jaya
"kek, dimana Bella tumben sekali tidak terlihat" ucap Angel
"Bella sedang jalan jalan, entah lah sudah menjadi hantu tapi gaya nya seperti masih hidup" ucap kakek jaya yang bercanda, Serta austela dan angel yang mendengarkan itu langsung tertawa sedang kan Leon dan layen senyum kikuk sambil tidak mengerti malahan di pikiran mereka berdua bertanya tanya siapa Bella itu
"Bella itu arwah penasaran yang menjaga saya, seperti kalian sudah paham?" ucap kakek jaya yang bisa membaca pikiran Leon dan layen
"oh kirain siapa kek, hebat yaa kalian bertiga bisa melihat yang lain" ucap layen yang sambil memuji
"ayok nak mari masuk " ucap kakek jaya yang mengajak mereka berempat masuk
"maaf yaa cuman seada nya saja " ucap kakek jaya sambil menyajikan air teh kepada mereka berempat
"sudah tidak apa apa kek" ucap layen ramah sedang kan Leon banyak diam nya
__ADS_1
"ya nak, ini kakek sudah bersihkan surat ini sekarang mari kita semua baca isi surat ini" ucap kakek jaya yang sambil mengeluarkan surat Ben dari sebuah kain kafan,layen dan Leon yang tidak mengerti soal surat itu langsung bertanya ada sebenarnya
"memang nya surat apa itu kek?" ucap Leon sekarang yang bertanya, Leon jika sudah penasaran sekali akan langsung bertanya dari sebelum nya seribu kali diam
"iya austela,angel memang nya surat apa itu dan kenapa harus memakai kain kafan" ucap layen yang menimpali pertanyaan Leon
"jadi begini yaa tuan layen, kita tuan layen,tuan Leon,dan austela ke dunia ghaib, tuan masih ingat kan?" ucap Angel kepada layen dan layen hanya mengangguk saja, sedangkan Leon tidak mengerti apa yang di ucap kan oleh angel
"maaf saya potong pembicaraan mu angel, tolong jelas kan semua nya kepada saya, dunia ghaib? maksud nya bagaimana?" ucap Leon yang banyak sekali mengajukan pertanyaan
"huff" ucap Angel sambil menarik nafas nya panjang panjang
"jadi begini yaa tuan Leon anda selama ini koma selama satu tahun, dan roh anda keluar dari tubuh anda setelah itu anda bertemu dengan austela dan saya, akhir nya kami berdua memutuskan untuk membantu anda untuk bisa kembali lagi ke tubuh anda ternyata selama ini anda bisa koma dan tidak bisa kembali ke tubuh anda di sebab kan oleh Ben yang mempunyai dendam kepada keluarga kalian entah dendam apa saya tidak tau soal itu, setelah itu austela masuk ke dunia ghaib di mana austela menyelamatkan anda dan ternyata tuan layen juga ikut di celakai oleh Ben dan membawa tuan layen ke dunia ghaib memang ini cerita nya tidak di masuk akal yang pasti anda mau percaya tidak nya itu terserah anda kembali lagi ke diri anda setelah saat austela berhasil menyelamat kan tuan dan tuan layen austela melihat ada sebuah surat yang di pegang oleh tuan layen ketika tuan layen tidak sadar kan diri" ucap Angel yang menjelas kan panjang lebar
sedang kan Leon yang mendnegar kan tutur demi tutur kata angel hanya mengeryit kan dahi nya saja memang Leon masih ingat waktu dia di celakan oleh seseorang yang memakai baju serba hitam di waktu itu
"baik lah jika begitu penjelasan nya saya paham" ucap Leon
"baik lah nduk saya buka dan membaca surat ini" ucap kakek jaya sambil membuka surat itu dan membaca surat nya
...ISI SURAT BEN...
kalian jangan dulu merasa senang setelah kalian berhasil menyelamatkan musuh ku tapi ingat aku akan kembali lagi
"hanya ini saja isi surat ini" ucap austela
"iya memang hanya segitu isi surat itu tapi kalian harus tetap berhati hati karena Ben ini sudah bersekutu dengan iblis, Ben juga sudah mempunyai kekuatan ilmu hitam yang sangat tinggi" ucap Bella yang tiba tiba menimpali ucapan austela, austela, angel dan kakek jaya yang melihat Bella langsung terkejut
__ADS_1
"darimana saja kamu Bella tiba tiba bilang seperti itu bikin sport jantung aja" ucap Angel yang ceplas ceplos di dahapan layen dan Leon, sedang kan ke dua orang itu hanya melihat saja
"ada apa angel?" ucap layen
"ini ada temen hantu nya kita, tuan mau melihat nya tidak?" ucap angel yang menawarkan layen jika ingin melihat Bella
"apakah menyeramkan muka nya?" ucap layen yang membuat Bella sebal
"dihh cakep cakep tapi nyebelin kalau dia lihat muka asli ku pasti langsung terpesona" ucap Bella yang pede nya, sedang kan austela dan kakek jaya hanya tersenyum
"enak saja terpesona gimana nya kan kamu udah jadi hantu " ucap Angel yang sewot
"hehe cie ada yang cemburu nih Yee" ucap Bella yang meledekin angel, dan angel hanya memutarkan mata nya yang sinis
"jel?" ucap layen
"ehh iyaa tuan enggak kok gak serem yaa kayak Noni belanda gitu" ucap Angel yang sebenar nya males harus bilang seperti itu
"kalau gitu saya ingin melihat nya, bagaimana sih dengan wajah Noni Belanda itu" ucap layen yang penasaran
"baiklah tuan maaf tuan bisa tuan pegang tangan saya dan tangan austela?" ucap angel
"baiklah " ucap layen yang langsung memegang tangan austela dan angel
"eehh bentar dulu mau ganti kostum dulu dan muka ku jangan dipucetin gini" ucap Bella yang langsung merubah penampilan nya, angel dan austela yang melihat perubahan Bella sangat terkejut ternyata kekuatan Bella sudah sampai sana
pasti para pembaca juga penasaran kan wajah Bella itu bagaimana dan, ini dia ilustrasi wajah bella🤗
__ADS_1
"iss si Bella malah gitu" ucap Angel yang cemberut