
"angel peganglah tangan austela dan tutup lagi mata mu sampai saya suruh kamu membuka mata" ucap kakek jaya
"baik kek" ucap Angel dan langsung memegang tangan austela, austela yang dipegang tangannya oleh angel pun akhirnya menutup matanya
kini austela yang sudah tertidur dan austela pun akan memasuki alam ghaib untuk menyelamatkan Leon, layen, dan om Begi
Kini austela sudah berada di alam ghaib
Saat austela sedang melihat lihat di mana dia sekarang tiba tiba ada suara kakek jaya
"Nduk apakah kau baik baik saja" ucap kakek jaya lembut
"Aku baik baik saja kek tapi ini aku ada dimana apakah sudah berada di alam ghaib" ucap austela
"Iyaa nduk kamu sudah berada di alam ghaib apakah kau melihat cahaya putih" ucap kakek jaya yang tidak ada wujudnya tapi hanya suara nya saja
__ADS_1
Austela pun melihat lihat apakah ada cahaya dan setelah austela berbalik badan ternyata ada cahaya yang lumayan jauh
"Iya ada kek " ucap austela
"Ya sudah sekarang masuk ke cahaya itu" ucap kakek jaya mengarahkan austela
"Baiklah kek" ucap austela yang sambil berjalan ke arah cahaya
austela yang merasa takut saat akan memasuki cahaya itu ia pun menyemangati diri nya sendiri
austela yang merasa dirinya seperti berputar putar akhirnya dia sudah keluar dari cahaya itu tapi saat keluar dari cahaya itu austela keheranan karena saat ini austela henta berada di mana
"ini aku dimana yaa" ucap austela karena sekarang austela berada seperti di kota banyak sekali gading gadung yang tinggi di sekelilingnya
"austela apakah kau sedang berada di perkotaan?" suara kakek jaya yang terdengar lagi
__ADS_1
"iya kek sekarang austela sedang berada di perkotaan" ucap austela
"baiklah nduk tapi kamu harus hati hati karena kamu sekarang berada di kota alam ghaib yang mana penghuninya adalah beberapa makhluk yang menyeramkan, jika ada yang bertanya atau mengajakmu kemana jangan kau tanggapi fokus saja terus berjalan, cari lah gedung yang di atasnya ada api" ucap kakek jaya memberitahukan kepada austela
austela yang mendengarkan itu seketika langsung merinding berarti saaat ini yang berada di hadapannya dan sekelilingnya itu bulan manusia tapi makhluk yang menyeramkan
"baiklah kek austela akan ingat dengan penjelasan kakek ini" ucap austela yang tetap tenang
kini austela berjalan jalan menyelusuri jalanan yang di kota tiba tiba ada taxi yang berhenti di sampingnya austela dan menawarkan tumpangan kepada austela
"mau kemana dek mari saya antar ke tempat tujuan " ucap bapak bapak yang ramah
austela yang di sapa itu langsung ingat dengan ucapan kakek jaya, austela terus saja berjalan tanpa menjawab pertanyaan bapak bapak tadi, saat austela telah begitu jauh dari taxi tadi austela pun membalikan badanya dan begitu terkejutnya ketika melihat bapak bapak yang tadi itu adalah makhluk setengah badanya seperti kuda tapi dari badan sampai kepalanya seperti banteng austela yang melihat itu langsung berbalik badan ke depan dan begitu syoknya dan sangat ketakutan
"tetap tenang austela tetap tenang yang penting jangan menanggapi makhluk makhluk itu" ucap austela yang menerangkan diinya sendiri karena saking takutnya apa yang di lihat nya tadi itu
__ADS_1