
Sedangkan austela, angel dan om Begi baru saja datang ke ruangan yang ada layen, angel yang melihat layen begitu terkejut karena layen begitu dengan keadaan yang sangat mengkhawatirkan
"layen" ucap Angel yang langsung menghampiri layen dan membuka tali yang mengikat layen sedangkan layen tetap sedang pingsan
"ehh angel itu lihat layen sedang memegang apa kayaknya kertas deh" ucap austela yang sambil menunjuk ke arah kertas karena melihat kertas di tangan layen itu
angel yang mendengarkan itu langsung mengambil kertas yang berada di tangan layen
"buka surat nya sekarang apa nanti?" ucap Angel yang sambil melihat om Begi dan austela
"nanti aja lebih baik kita cepat cepat ke luar dari tempat ini, seperti nya Ben keluar duluan sebelum kita menemuin nya" ucap om Begi
"tapi aneh nya kenapa Ben pergi begitu saja dan malah cuman ngasih surat aja" ucap Angel
"seperti nya ada teka teki yang belum kita pecah kan nanti aja kita pikirkan itu lebih baik kita selamatkan layen " ucap austela
kini mereka semua sudah berada di rumah sakit, karena layen yang begitu banyak bekas luka dan kondisi nya yang sangat lemah akhirnya di bawa ke rumah sakit yang ada Leon nya juga
__ADS_1
"jel aku mau ke ruangan Leon yaa kangen soal nya hehe" ucap austela dan angel pun hanya senyum saja
"cielah yang lagi kangen pengen cepat cepat ketemu nih Yee" ucap Angel yang menggoda austela
"iyaa dong kan kamu udah ada layen nah sekarang aku mau nemeni Leon hehe" ucap austela yang cengengesan
"yaa udah sana huu dasar yang lagi kasmaran" ucap Angel yang tanpa dia sadari diri nya juga sedang kasmaran
"yehh kamu juga lagi kasmaran jel" ucap austela yang memutarkan bola mata nya
"hehe iya juga yaa hihi" ucap Angel yang ketawa seperti mba Kun
kini austela sudah memasuki ruangan Leon, austela yang sampai ke ruangan itu sangat terkejut karena Bella sedang menatap Leon yang sedang tertidur
"dihh tuh mata biasa aja kali Bella" ucap austela yang pelan karena takut Leon terbangun
"hehe soalnya Leon ganteng banget sih apa lagi pas tidur" ucap Bella
__ADS_1
"iya ya deh aku akui dia emang ganteng siapa coba yang bakal nolak melihat ketampanan Leon" ucap austela pasrah
"eehh Tela gimana tadi kalian nyelamatin layen kok kayak cepat banget deh" ucap Bella yang menanyakan tentang penyelamatan Layen yang seperti nya tidak banyak rintangan
"cerita nya lumayan panjang Bella malahan Ben meninggal kan sebuah surat yang di pegang oleh layen tapi entah apa isi surat itu" ucap austela kepada Bella
"surat? austela udah baca belum isi surat itu apa " ucap Bella
"belum austela, angel dan om Begi belum baca soal nya lebih penting menyelamatkan layen" ucap austela
"kalau gitu kita lihat surat itu tapi baca nya setelah Leon dan layen keluar dari rumah sakit, dan kita baca nya rumah jaya takut nya ada hal yang tidak di ingin kan pas kita buka isi surat itu" ucap Bella
"iya benar kamu Bella lebih baik gitu dari pada kita semua kenapa kenapa" ucap austela yang mengiyakan usulan dari Bella soal surat itu
"owh iya Bella gimana kondisi Leon sekarang?" ucap austela yang menanyakan soal Leon
"dia udah baik baik saja kata dokter pas aku ngedengerin sih tapi iya gitu kamu tau kan austela kalau Leon akan lupa semua ingatan semasa dia keluar dari tubuh nya jika dia kembali ke tubuh nya" ucap Bella
__ADS_1
"iya aku tau soal itu bel enggak apa apa kok, aku yakin kalau Leon jika memang jodoh aku pasti dia akan jadi milik aku" ucap austela yang tersenyum