mata batin

mata batin
chapter 56


__ADS_3

Duaarrrr


pintu itu pun hancur, austela yang mendengarkan suara itu langsung membuka matanya dan tidak percaya apa yang dia lakukan saat ini


wanita yang bersama austela hanya tersenyum dan dia pun memberitahukan kepada austela harus tetap rendah hati ketika mempunyai kekuatan seperti ini


"austela tetap lah rendah hati saat ini kau sudah tahu kan kekuatanmu itu bagaimana" ucap wanita itu tersenyum


"iyaa benar sekali terimakasih atas nasehat mu itu" ucap austela berterimakasih


"baiklah ayo kita cepat cepat bantu teman teman mu itu karena waktumu di dunia ghaib tidak lama lagi austela" ucap wanita itu kepada austela, tapi austela yang mendengarkan ucapan nya itu begitu terkejut kenapa dia tahu soal austela yang ingin membantu teman temannya itu sungguh aneh menurut austela


"tidak usah terkejut seperti itu, aku bisa baca pikiran mu austela" ucap wanita itu dan austela hanya diam saja

__ADS_1


"yaa sudah kalau begitu ayo sekarang kita masuk " ucap austela yang langsung masuk ke dalam gedung ghaib itu


saat austela memasuki gedung itu dia bergitu terpukau dengan isi di dalamnya karena gedung ghaib itu tidak menyeramkan seperti apa yang di bayangkan di dalamnya begitu sangat memukau mata seperti berada di dalam gedung hotel hotel


"wow gedungnya bagus juga yaa" ucap austela tidak percaya


"jangan terkecoh austela ini hanya tipu muslihat saja, kamu harus tetap fokus, dan berhati hati lah austela di sini banyak sekali makhluk kasat mata hanya saja mereka belum menampakan diri nya masing masing dan ingat disini ada jebakan untukmu" ucap wanita itu yang memperingati austela


"baiklah kalau begitu, tapi kok aku jadi kepo sekali yaa siapa sih kamu sebenarnya kenapa bisa mengetahui semua ini" ucap austela yang sambil melihat lihat ke arah wanita di sebelah nya itu


"heemm baiklah ya sudah kita lanjutkan lagi perjalannya mencari cari di gedung ini" ucap austela yang tiba tiba saja jadi dongkol


austela dan wanita yang selalu menemani austela di dunia ghaib itu sangat membantu austela dan terus saja memberi bantuan ke pada austela saat austela terkejut dengan jebakan jebakan yang di buat oleh Ben untuk tidak membuat austela berhasil menemukan Leon,layen dan om Begi

__ADS_1


makhluk makhluk yang berada di gedung disana pun menunjukan diri nya mereka masing masing dan melawan austela tapi austela tetap bisa melawan mereka semua hingga saat ini austela berhadapan dengan raja yang menepati gedung itu


dengan perawakan badan yang cukup tinggi dan besar di atas kepalanya ada tanduk dan seluruh tubuhnya terdapat bulu bulu yang sangat lebat


"tunggu kau perempuan sia*an kau tidak bisa semena menanya menghancurkan semua bawahanku" ucap makhluk yang marah itu


"eehh dasar kau j*l*k makanya jangan menghalangiku untuk mencari teman temanku yang berada di sini" ucap austela yang geram dengan makhluk itu


"wah wah sangat angkuh sekali yaa kau" ucap makluk itu dan dia pun mengeluarkan kekuatanya yaitu bola api tapi austela dengan cepat membentengi dirinya dengan perisai yang sangat kuat hingga bola api itu pun hancur


"sudah ku bilang kekuatanku itu tidak akan mempan kepada ku cepat jangan kau halangi jalanku" ucap austela marah dan austela pun mengeluarkan kekuatanya yaitu sebuah cahaya yang biru


"aku ingin cahaya ini memusnahkan makluk didepan ku ini" ucap austela di dalam hati nya dan duaar makhluk itu pun musnah dengan jatuh nya batu batu kecil

__ADS_1


"aahh dasar kau si*alan anak manusia yang angkuh" ucap makhluk itu dan dia pun musnah


__ADS_2