
Malam yang sangat ku nanti kan pun tiba, Sore itu kami memulai perkemahan pertama ku, awal nya tidak ada apa pun yang terjadi, Semua berjalan dengan baik baik saja, meski ada beberapa ku lihat penampakan di pinggiran yang melihat ke arah kami, tapi mereka tidak menganggu.
Persami yang kami lakukan tidak jauh dari sekolah, karena sekolah ku tidak jauh ada seperti lapangan luas dan di sekitaran nya hutan, selain lebih luas di sana juga tanah nya rata untuk bisa di bangun tenda yang ku dengar.
Kakak Pembina pun mengatakan beberapa peraturan yang harus kami patuhi selama mengikuti persami ( perkemahan Sabtu Minggu )
Kami di larang mengucapkan kata kotor, di larang menyebutkan nama nama hantu yaitu Poci dan Miss K kata kakak pembina, Kami pun telah mengerti yang di maksud adalah Pocong dan Kuntilanak, karena hal itu di percaya akan membuat mereka merasa terpanggil dan datang.
Saat aku berbaris aku mendengar beberapa teman kelas dan kakak kelas ku berbisik, mereka seolah tidak percaya dengan apa yang di katakan kakak pembina karena terlalu percaya akan hal itu.
Dalam hati ku saat itu, Jika mereka bisa melihat nya, mereka pasti akan percaya kalau mereka itu semua ada. Namun aku hanya memilih diam dan kembali mendengar arahan.
Jam menunjukkan pukul 5 sore.
Kami pun di wajibkan untuk berjalan ke beberapa pos sebelum kami kembali disini.
Aku pun tetap bersama Arin dan satu teman nya lain nya Bimo, Kami di bagi 3 kelompok untuk beriringan berjalan ke pos yang berada 3 pos.
__ADS_1
Di perjalanan menuju kesana, semua tampak biasa biasa saja, Aku sangat bersemangat, karena aku bisa keluar malam dan jalan bersama teman.
"Capek banget sih harus jalan jalan begini, Kurang kerjaan banget da kakak pembina." Omel Arin, Karena ia tidak terbiasa jalan jalan capek, hingga membuat ia tidak menikmati perjalanan ini, di mana hari sudah menunjukkan pukul 6, Kami pun telah sampai di pos pertama. setelah menulis nama kami, Kami pun melanjutkan perjalanan ke pos 2, tidak mau duduk terlalu lama agar tidak terlalu lama sampai kembali ke sekolah.
"Capek Ra." Ucap Arin.
"Ya udah ,duduk aja dulu ya, Minum dulu."Ucap ku pada Arin.
Arin pun mengangguk, Aku melihat wajah sahabat ku saat itu sudah pucat, aku tak mengerti kenapa dia begitu lelah.
"Kamu masih sanggup ga Rin lanjutin nya?." Tanya Ku pun mulai cemas.
"Sanggup kok, Tapi rehat bentar ya."ucap Arin, Aku pun mengiyakan.
Hari sudah mulai gelap saat kami duduk beristirahat. Mata ku mulai melihat sekitaran saat aku merasa kan ada yang mengawasi kami, Namun mereka seolah tidak nampak pada saat itu, tidak ada 1 pun, aku pun merasa lega saat kami melihat 3 siswa lain menyusul kami.
kami melihat mereka bermaksud menyapa mereka, tapi mereka meleati kami begitu saja tanpa menyapa, Bahkan mereka memilih jalur lain, bukan seperti jalur yang kami lewati, tapi memang ku tahu jalan yang mereka lalui juga bisa sampai lebih cepat ke sekolah, cuman ya banyak pohon dan seram, jadi kami memilih jalan yang aman saja.
__ADS_1
"Sombong banget sih, pasti kakak kelas dech pikir ku saat itu.
"Udah yuk." Balas Arin.
Kami pun melanjutkan perjalanan hingga kami sampai di pos 3 yang adalah pos terakhir.
"Lama banget sih jalan nya, da lama ni kita nunggu." Ucap kakak pembina sembari melihat jam tangan nya. Aku pun melihat jam tangan ku, dan ternyata sudah pukul 8, padahal aku rasa tadi baru pukul 7, Ah sudah lah, Mungkin aku salah lihat batin ku.
Aku melihat sekitaran ku. "Udah yuk ke sekolah."Ajak Kakak pembina Yang arti nya, Kami yang terakhir.
"udah ga ada lagi kak?." Tanya ku, maksud ku ingin tahu apakah 3 orang tadi sudah sampai apa belum.
"Kalian kan rombongan terakhir pas jalan dari sekolah."Ucap Kakak pembina. Aku mendengar merasa sangat aneh, karena perasaan di belakang kami masih menyusul 3 orang lain nya. Namun saat itu aku tidak ambil pusing, Mungkin mereka rombongan yang tertinggal, meski aku tidak tahu, kapan kami melewati mereka.
•••
Hi Para Reader tercinta, Ini adalah novel Horor pertama aku, Mohon dukungan nya untuk tekan (❤️) dan (👍) nya ya.
__ADS_1
Bantu Vote nya juga ya, biar Novel Ku bisa naik.
Makasih semua 🙏