mata batin

mata batin
chapter 33


__ADS_3

"Tel emang tadi om Begi mau cerita apaan yaa" ucap Angel yang bertanya


"entahlah kamu sih makanya tadi dengerin dulu" ucap austela


"eehh gimana mau ngedengerin dulu kita aja kesiangan nih buktinya jam delapan lima puluh udah ada dikampus untung aja gak kesiangan banget bisa gawat nanti kita dihukum sama dosen" ucap Angel


"hmmm kamu sendiri yang kepo kamu sendiri yang ngejelasin hadeuh heran dah aku ini" ucap austela yang tepuk jidat


"eehh Tel mana tuh Leon tumben dia gak ada ditaman" ucap Angel


"iya ya jel kemana dia" ucap austela


"nanti aja lah kita carinya tuh lihat dosennya udah mau kesini" ucap Angel dan austela pun hanya mengangguk saja


ketika mereka berdua sudah selesai kuliahnya asutela dan angel pun langsung buru buru ke taman untuk mencari Leon


"jel gak ada nih Leon nya juga" ucap austela


"coba sama kamu panggil lewat batin" ucap Angel tapi ketika austela memanggil Leon melalui batinya tapi tetap saja Leon tidak datang datang juga


"duhh kok gak datang datang sih jel" ucap austela yang mulai khawatir


"tenang dulu Tel tenang mendingan kita pulang dulu dan bertanya aja ke om Begi" ucap Angel yang menenangkan austela

__ADS_1


"yaa sudah ayok kita pulang" ajak austela


ketika mereka sudah pulang austela dan angel pun terus saja memanggil om Begi tapi om Begi tetap saja tidak datang juga


"huhuhu om Begi kemana sih dan Leon juga kemana" ucap austela yang langsung menangis


"tenang Tel tenangkan dulu diri kamu jangan sampai kita terlena gini" ucap Angel yang menenangkan austela yang sedang menangis


"perasaan aku gak enak jel aku takut Leon kenapa kenapa sama om Begi juga" ucap austela yang langsung memeluk angel


"aku juga gak mengerti" ucap Angel ketika angel dan austela sedang merenung Dangan pikiran mereka masing masing tiba tiba saja ponsel milik angel berdering


"hallo ini dengan siapa?" ucap Angel karena ada seseorang yang meneleponnya no baru


"siapa kamu" ucap Angel tapi teleponnya sudah di matikan


"sial siapa sih yang tadi nelepon dengan ancaman begitu" ucap Angel kesal


"kamu coba telepon layen jel" ucap austela


" ya ini juga aku lagi mau telepon layen" ucap Angel yang langsung menelepon layen


"duhh kok gak diangkat angkat sih" ucap Angel yang mulai gelisah

__ADS_1


"emang kenapa jel" ucap austela yang bertanya


"ini no layen gak aktif aktif Tel" ucap Angel


"ya sudah kalau gitu mending kita kerumah layen langsung" ucap austela


"ya sudah ayok ehh bentar mau pakai mobil atau motor aja" ucap Angel


"pakai motor aja supaya cepat" ucap austela


"ya sudah kalau gitu" ucap Angel dan mereka pun langsung pergi dari rumah


selama diperjalan austela dan angel begitu tidak tenang karena firasat mereka berdua jika Leon,layen, dan om Begi pasti kenapa kenapa


"euhh malah macet lagi" ucap Angel karena angel yang mengemudikannya


"astaga banyak sekali gangguanya" ucap austela yang resah


"tenang kita harus tenang Tel jangan sampai kita gegabah begini" ucap Angel


"gimana mau tenang jel, Leon,layen, dan om Begi tiba tiba kenapa bisa menghilang begini, aku khawatir sekali" ucap austela yang bersedih


"bukan kamu aja Tel aku juga sama kamu khawatir juga, apa jangan jangan Ben tau semua ini Tel" ucap Angel yang mengira ngira

__ADS_1


"sepertinya iya deh jel, kalau gitu kita harus berhati hati jangan salah kaprah" ucap austela yang langsung berfikir


__ADS_2