mata batin

mata batin
07 - Wanita Gaun Merah


__ADS_3

Malam Itu.


Di rumah heboh saat mendengar suara jeritan ku, Aku pun sendiri tak bisa menahan saat Aku melihat sosok wanita Pakaian merah sedang menatap ku di jendela kamar ku, wajah penuh darah dan ia tersenyum lebar bagai mulut Badut yang sangat lebar, Memiring kiri dan ke sana kepala nya, seolah sedang mengejek ku.


Tentu saja itu bukan hal yang lucu, sosok yang menyeramkan itu membuat ku histeris seketika.


Ibu dan Ayah ku yang kamar nya tepat di sebelah ku pun berlari menghampiri ku, Aku lansung membenamkan wajah ku di tubuh Ibu ku, memeluk Ibu ku dengan erat.


"Ada Apa Aira?."


Aku menunjuk ke arah jendela, masih tampak jelas wanita itu menatap ku, Tapi ibu dan Ayah sama sekali tidak melihat apa-apa.


Ayah mendekati jendela , Aku pun semakin takut.


"Papa jangan, Ada dia."Ucap Ku menahan ayah untuk m3ndekagi jendela.


"Tidak ada apa-apa Aira. kamu pasti lupa menutup Gorden nya ya."Ucap Ayah sembari ia menutup tirai itu. Mencoba menenangkan ku dengan berkata kata aku salah lihat.

__ADS_1


Sosok itu menghilang pandangan ku saat tirai itu di tutup ayah, tapi aku nyakin saat tirainya di buka, dia pasti masih ada disana.


Aku pun tak ingin tidur sendirian, Aku meminta ibu ku menemani ku, Ayah pun lalu ikut serta menjaga ku.


•••


Keesokan pagi nya.


Aku bermain di depan rumah, Sosok semalam yang ku lihat perlahan ku lupakan.


Ibu ku tampak menyiram tanaman, sementara ayah ku mencuci mobil nya yang kotor saat perjalanan kami pulang ke desa.


orang orang di sekitar sini sangat baik pada Kedua orang tua ku, Ibu ku di kenal Ramah, dan ayah ku yang seorang prajurit juga selalu membantu mereka kalau di butuhkan, Tetangga bahkan komplek yang panjang ini rata-rata saling mengenal dan selalu saling sapa saat bertemu, ini hal biasa bagi ku.


Namun kala itu aku menoleh ke arah orang yang menyapa Ayah dan Ibu ku, Mata ku melihat Orang itu tengah mengendong seorang anak di belakang punggung nya, mengendong seperti anak nya, Namun wajah nya pucat dan tidak mengenakan pakaian, Aku yang melihat tentu saja jadi terpaku dan terus menatap nya, Hingga ia menoleh ke arah Ku, kedua nya mata nya hitam dan wajah nya seperti orang Tua, di julurkan Lidah seolah sedang mengejek ku, Aku membeku dan hanya diam saja, Hingga ibu ku melihat aku dan tahu aku sedang melihat sesuatu yang aneh.


"Aira." Ibu ku menepuk bahu ku dengan lembut, sontak membuat ku terkejut dan bangun dari lamunan nya Ku.

__ADS_1


"Lihat apa Aira?."


"Ma, Om Tadi gendong anak kecil ma dibelakang nya."Ucap Ku pada Ibu ku.


Ibu ku menoleh ke arah orang itu yang sudah berjalan pergi, Ibu ku menliaht hanya dia sendiri, Bahkan ayah juga ikut berdiri untuk memastikan mereka tidak melihat seperti yang ku lihat.


"Ciri-ciri nya bagaimana Aira?." Tanya Ibu ku.


"Dia ga pakai baju ma, Botak, dia mengejek ku tadi."Ucap ku sembari mempraktekkan bagaimana dia menjulurkan lidah.


"Aira kalau lihat sesuatu jangan melamun ya nak, jangan di lihati, terutama saat lihat hantu."Ucap Ibu ku mengingatkan ku. Aku pun hanya mengangguk dengan polos nya.


•••


Hi Para Reader tercinta, Ini adalah novel Horor pertama aku, Mohon dukungan nya untuk tekan (❤️) dan (👍) nya ya.


Bantu Vote nya juga ya, biar Novel Ku bisa naik.

__ADS_1


Makasih semua 🙏


__ADS_2