mata batin

mata batin
20 - Sosok Yang Mengikuti


__ADS_3

"Banyak yang kerasukan ya seperti nya Ra?." Tanya Ibu Arin pada ku.


"Banyak Tante, itu pas yang Tante sampai, semua siswa yang ada di sekolah itu yang baru sadar dari kerasukan."Ucap ku. sontak ibu nya Arin terkejut.


"Sebanyak itu?." Aku pun hanya menganggukkan kepala ku mengiyakan.


Obrolan singkat mengantar ku pulang sampai ke rumah, Persami kami berakhir di pukul 12 malam, tidak sesuai dengan jadwal yang di rencanakan.


Aku pun tak banyak bicara dan hanya menjawab seadanya, Aku teringat sebelum aku pulang bersama Ibu Arin, Saat aku berada di dalam mobil, Aku melihat ke arah Gending sekolah dan aku melihat begitu banyak kuntilanak di atas genteng, bahkan aku melihat 1 sosok kuntilanak yang begitu besar di antara yang lain, dan itu sangat lah menonjol di antara mereka.


Saking banyakan nya kuntilanak yang berada disana, aku sampai menundukkan kepala, aku takut mereka akan mengikuti kami, Dan dugaan ku benar.


ada beberapa di antara mereka mengikuti mobil kami, dan aku melihat itu dari kaca spion mobil saat tengah berjalan, mereka terbang begitu cepat hingga menyamai dengan mobil kami. Aku berdoa di dalam hati ku kami baik-baik saja.


Setelah beberapa saat aku berdoa, ketika aku melihat, Aku sudah merasa lega, dan pikiran ku juga sudah lebih merasa tenang.

__ADS_1


Setelah sampai di rumah ku, aku pun turun dari mobil, tak lupa aku mengucapkan terima kasih pada Ibu Arin yang sudah mengantarku, Arin tampak masih tertidur lemas.


"Cepat Pulih Arin."Ucap Ku sembari mengusap kepala nya.


"Masuklah dulu sayang, Biar Tante lebih tenang meninggalkan mu."Ucap Ibu nya Arin.


Aku pun mengangguk lalu turun. saat aku turun dari mobil, Aku dibuat kaget karena kuntilanak itu masih ada, dan sedang duduk di atas mobil.


Meski hanya 1, tapi tetap saja, untuk apa dia mengikuti kami sampai kesini. aku melihat nya dan dia juga melihat ku, tapi setelah itu aku pura-pura tidak melihat nya, seolah aku hanya reflek saja menatap ke arah nya.


Aku masuk ke dalam rumah dan mengintip dari jendela, sosok itu benar-benar ingin mengikuti ibu nya Arin, tapi kenapa, Apa alasan nya.


"Dek." Ibu ku menyentuh pundak ku dan membuat ku sangat terkejut dan lekas menoleh.


"Mama."

__ADS_1


"Liatin apa sih?, kok kamu udah pulang, pulang sama siapa?."banyak pertanyaan ibu ku, yang tampak lansung terkejut saat ia melihat waktu yang sudah sangat larut malam.


"Iya Ma, Ga jadi besok, Ada masalah di sekolah."Ucap ku sembari menghela nafas membuat rasa kegugupan ku.


"Masalah apa??"


"Banyak yang kerasukan ma."Jawab ku. Aku pun duduk diam di kursi, aku jadi cemas pada Arin dan Ibu nya, ketika memikirkan kuntilanak yang masih mengikuti mobil mereka. bagaimana kalau ada sesuatu yang terjadi pada sahabat ku saat itu, Aku benar-benar akan sangat membenci diri ku, karena aku tidak bisa melakukan apa-apa.


•••


Hi Para Reader tercinta, Ini adalah novel Horor pertama aku, Mohon dukungan nya untuk tekan (❤️) dan (👍) nya ya.


Bantu Vote nya juga ya, biar Novel Ku bisa naik.


Makasih semua 🙏

__ADS_1


__ADS_2