mata batin

mata batin
chapter 38


__ADS_3

ketika austela dan angel sudah sampai ditempat pemakaman austela dan angel begitu terkejutnya karena melihat penampakan makhluk halus yang begitu banyak nya padahal waktu menunjukan pukul satu siang


"Tel yakin tempat nya?" ucap Angel bergetaran


"iya bener ini lokasinya" ucap austela meyakinkan angel


"masih siang gini aja banyak banget penampakannya apalagi nanti sore sampai malam Tel" ucap Angel yang bergidig ngeri


"udah ah yuk kita turun kita tanyain aja langsung ke kuncen pemakamannya" ucap austela mengajak angel turun dari mobilnya


"ihh Tel takut aku soalnya ini banyak banget mana pada serem serem lagi ihh" ucap Angel yang ketakutan


"ihh sejak kapan sih kamu jel jadi penakut gini" ucap austela keheranan


"yaa sejak sekarang" ucap polos angel


"emang sih dari dulu kita sering lihat hantu tapi gak gini gini amat tapi yaa mau bagaimana lagi ingat demi om Begi, layen dan Leon" ucap austela mengingatkan kembali tujuan nya

__ADS_1


"aah jangan sambil nyebut nama layen deh jadi kangen tau, yaudah ayok turun" ucap Angel cemberut dan austela hanya tersenyum


ketika austela dan angel turun dari mobil mereka berdua pun mencari keberadaan kuncen penjaga pemakaman, ketika austela bertanya kepada kakek kakek yang sedang membersihkan makam austela pun bertanya


"maaf kek permisi" ucap austela sopan


"iya nak?" ucap kakek itu yang berhenti dari aktifitasnya


"kek saya bertanya maaf sebelumnya saya mengganggu, kek yang punya kuncen pemakaman disini siapa yaa?" ucap austela bertanya


"kami berdua ada keperluan kepada beliau, kalau boleh tau dimana yaa rumahnya kek?" ucap austela


"owh kalau begitu ini saya kasih alamat rumahnya, apa kalian berdua punya kertas dan pulpennya?" ucap kakek itu dan untungnya angel membawa diarynya


"ini kek" ucap Angel yang memberikan pulpen dan kertas ke kakek itu


"terimakasih" ucap kakek itu yang menerima pulpen dan kertas dari angel dia pun menuliskan alamat rumah kuncen

__ADS_1


"ini nak, hati hati yaa nak saya lihat aura kalian berdua ini bagus dan bisa menarik perhatian para makhluk halus untung saja ada yang menjaga kalian makanya kalian tidak diganggu oleh para makhluk halus itu ketika masuk kesini" ucap kakek itu memberitahukan, hingga membuat angel dan austela terkejut ternyata kakek ini mempunyai kemampuan seperti austela dan angel


"eemm terimakasih kek, kalau boleh tau siapa yang menjaga kami kek?" ucap austela


"maaf nak saya tidak bisa memberitahukan karena ini permintaan dari nya, katanya nanti kalian akan tahu sendiri" ucap kakek itu yang membuat austela dan angel penasaran


"yaa sudah tidak apa apa kek, terimakasih sekali lagi, kami pamit yaa kek" ucap austela sopan


"iya nak" ucap kakek itu tersenyum


ketika austela dan angel sudah masuk kedalam mobil angel pun bercerita kepada austela


"pantesan aja aku tadi keheranan kenapa para makhluk halus seperti tidak melihat kita ternyata ada yang melindungi kita tapi siapa yaa?" ucap Angel bertanya


"entahlah jel aku merasa banyak sekali teka teki yang harus kita pecahkan ini" ucap austela sambil melihat kaca jendela mobilnya


"iya ya deh hadeuh bikin pusing aja, yuk ah let's go kita lanjutkan berpetualanganya" ucap angel yang riang dan membuat austela tertawa

__ADS_1


__ADS_2