
ketika austela,angel,layen, dan Ben sedang menyambut para tamu yang berdatangan austela begitu merasa tidak nyaman karena setiap tamu yang bekerja sama dengan layen dan Ben ternyata kebanyakannya bersekongkol dengan mahkluk lain
"Tel kamu melihatnya juga kan " ucap Angel dibatinya dengan ketakutan
"iyaa aku juga melihat semuanya, dasar manusia pada serakah" ucap austela dibatinya sambil memicinkan matanya
"kapan nih kita pulangnya aku udah gak ngerasa nyaman sekali " ucap Angel dibatinya
"entahlah jel coba biasa saja jangan sampai makhluk semuanya disini pada curiga ke kita" ucap austela dan angel hanya mengiyakan
ketika angel sudah merasa ketakutan dia perlahan lahan mundur tapi angel hampir saja terjatuh untung nya saja layen langsung menangkap tubuhnya itu dan membuat angel begitu berbunga bunga
"kamu tidak apa apa angel" ucap layen
"iya tuan saya tidak apa apa terimakasih untung saja ada tuan" ucap Angel dan langsung membenarkan posisinya
"wow jarang jarang sekali aku melihat layen semanis ini kepada wanita" ucap Ben
"sudahlah ayok kita sambut tamu yang lainnya" ucap layen mengajak Ben ketempat lainnya
"kamu tidak apa apa jel" ucap austela yang langsung menghampiri angel
"aku sih enggak apa apa tapi ini jantung aku berdetak terus hehe" ucap Angel bercanda
"ihh itu mah karena kamu nya aja yang grogi" ucap austela
__ADS_1
"jel kamu bisa hampir mau jatuh tadi kenapa" ucap austela karena waktu kejadian angel terjatuh dia termemperhatikannya
"tadi tuh ada mahkluk seperti buaya yang mau ngelewati aku, iya aku kiranya dia mau ngehampiri aku ternyata cuman lewati aku saja" ucap Angel yang mengingat kembali sambil berbisik kepada austela karena angel tidak ingin ada yang mendengarkan ucapan mereka
"huu kirain ada apaan makanya konsentrasi jel jangan sampai kita lengah" ucap austela
"iya iya maaf soalnya banyak banget tau mana bentuk nya juga bermacam macam lagi ada yang baru pertama aku lihat lagi Tel" ucap Angel
"iya aku juga sama jel tapi kita harus tetap biasa saja nih Leon aja sampai keheranan karena bisa melihat seperti kita ini, iya kan Leon" ucap austela
"iya betul sekali ternyata rekan bisnis layen banyak yang melakukan persugihan" ucap Leon tak percaya
"yaa sudah ayok kita ikutin lagi layen dan Ben ingat kita kesini untuk apa" ucap austela yang mengajak angel pergi untuk mengikuti layen dan Ben
" ya sudah ayok" ucap austela
ketika mereka sedang meminum minuman yang ada di pesta tiba tiba ada yang kerasukan dan berbicara yang aneh tapi austela dan angel langsung waspada
"heaaa...heaaa" suara seperti hewan harimau
"hati hati disini tidak aman untuk kalian" ucap seseorang yang kerasukan itu
"Tel apa maksud dia" ucap Angel dibatinya
"entahlah jel seperti nya dia membaritahukan kita untuk waspada" ucap austela
__ADS_1
"dia mempunyai leluhur seperti harimau jadi seseorang itu sedang meminjamkan tubuhnya kepada leluhurnya" ucap om begi yang langsung berada dihadapan austela dan angel
"om Begi kenapa om Begi kesini" ucap austela
"karena om merasa khawatir dengan kalian karena om Begi merasa ada aura jahat yang sedang mengincar kalian ayok sekarang kita keluar dari tempat ini sebelum makhluk makhluk itu melihat kita" ucap om Begi langsung menghilang
"jel ayok ajak tuan layen pergi juga" ucap austela dan angel mengangguk mereka pun menghampiri layen
"tuan boleh kami berdua untuk pulang duluan" ucap austela
"hey kenapa buru buru kalian pasti takut karena tadi ada kerasukan yaa" ucap Ben
"aahh bukan begitu tuan Ben" ucap Angel
"ya sudah jika kalian ingin pulang saya antarkan kalian pulang" ucap layen
"maaf yaa tuan Ben sebelumnya kami berdua pulang duluan" ucap Angel
"aah iya sudah tidak apa apa" ucap Ben tersenyum terpaksa
"yaa sudah hati hati yaa kalian maaf jika merasa tidak nyaman diacara saya ini" ucap Ben
"iyaa tuan tidak apa apa kami permisi " ucap austela
mereka bertiga pun pergi dari tempat Ben tapi ketika pertengahan jalan ada makhluk yang menghadang jalan mereka bertiga, austela,angel dan layen pun merasa terkejut
__ADS_1