mata batin

mata batin
chapter 86


__ADS_3

Mereka berempat pun yang berjalan mengarah ke pedagang kaki lima itu seperti artis saja karena banyak sekali orang orang yang melihat ke arah mereka berempat apalagi mereka berempat itu sangat saling cocok dengan perpasang pasangan dan yang pasti nya karena cantik cantik dan ganteng siapa coba yang tidak terpesona seperti itu?


"mas kami persen bakso yaa empat porsi" ucap Angel yang memesan bakso dan langsung duduk di tempat duduk yang panjang dan meja nya panjang


"baik neng, minuman nya apa" ucap tukang bakso


"mau minum apa kalian" ucap Angel yang bertanya kepada austela,layen dan Leon


"aku persen es jeruk aja" ucap austela


"saya juga, kamu mau apa minuman nya Leon" ucap layen yang yang bertanya kepada Leon


"sama" ucap Leon yang singkat


"minuman nya es jeruk mas empat ya" ucap Angel


"baik neng di tunggu yaa" ucap tukang bakso itu


"kalian suka makan di pinggir jalan gini?" ucap layen

__ADS_1


"iya kadang kadang sih tuan" ucap Angel


"ohh kirain sering, oh iya emang kenapa gak di restoran itu aj kenapa gak jadi di sana" ucap layen yang bertanya soal kenapa harus tidak jadi makan di restoran yang tadi mereka tuju


"soal nya restoran itu pakai persugihan tuan" ucap Angel


"kenapa kamu tau" ucap Leon


"mereka berdua ini punya kelebihan Leon yang semua orang gak punya" ucap layen yang ngasih tahu


"kelebihan apa? seperti indigo gitu?" ucap Leon yang kepo


"ohh " ucap Leon yang singkat karena sudah tidak penasaran


"ini neng, mas pesenan nya silahkan maaf yaa pasti kalian tidak terbiasa makan di pinggir jalanan gini apalagi mas dan neng nya seperti orang yang berada" ucap tukang bakso yang tidak enak karena dagangan nya hanya tukang bakso biasa saja


"tidak apa apa mas kami menghargai kok yang penting kan mas jualan yang halal" ucap Angel yang ramah


"iya neng makasih kalau gitu" ucap tukang bakso itu yang senang dengan ucapan angel

__ADS_1


setengah jam pun mereka sudah beres makan bakso itu dan langsung pergi ke mobil masing masing dan melanjutkan perjalan nya ke rumah kakek jaya


saat di perjalan tiba tiba Leon bertanya soal indigo nya austela dan angel yang tadi nya hening sekarang saling bersuaraan


"austela boleh saya bertanya" ucap Leon yang bertanya kepada austela, dan austela yang mendengarkan itu langsung melihat ke arah Leon yang di sebelah nya


"iya tuan mau bertanya apa?" ucap austela


"kalian jadi indigo dari sejak kapan?" ucap Leon yang bertanya kepada austela


"dari sejak kecil tuan memang nya kenapa tuan?" ucap austela yang bertanya


"oh gitu, enggak saya cuman bertanya saja, berarti kalian sudah kebal melihat makhluk makhluk halus berarti " ucap Leon yang sebenarnya memuji tentang kempuan austela dan angel


"iya tuan karena sudah terbiasa seperti itu" ucap austela yang sambil tersenyum


Leon yang melihat austela tersenyum hanya terpaku saja padahal di dalam hati nya dia memuji austela yang manis ketika tersenyum


"manis nya" ucap Leon di dalam hati nya ketika melihat austela tersenyum

__ADS_1


"ada yang mau ditanyakan lagi tuan?" ucap austela


__ADS_2