
"Dek." Ibu ku menyentuh pundak ku dan membuat ku sangat terkejut dan lekas menoleh.
"Mama."
"Liatin apa sih?, kok kamu udah pulang, pulang sama siapa?."banyak pertanyaan ibu ku, yang tampak lansung terkejut saat ia melihat waktu yang sudah sangat larut malam.
"Iya Ma, Ga jadi besok, Ada masalah di sekolah."Ucap ku sembari menghela nafas membuat rasa kegugupan ku.
"Masalah apa??"
"Banyak yang kerasukan ma."Jawab ku. Aku pun duduk diam di kursi, aku jadi cemas pada Arin dan Ibu nya, ketika memikirkan kuntilanak yang masih mengikuti mobil mereka. bagaimana kalau ada sesuatu yang terjadi pada sahabat ku saat itu, Aku benar-benar akan sangat membenci diri ku, karena aku tidak bisa melakukan apa-apa.
•••
"Kenapa sih dek?, Mikirin apa?." Tanya Ibu ku dengan hati-hati saat melihat ku tampak murung.
"Ma, tadi aku lihat kuntilanak yang ada di sekolah, ngikutin mobil nya Mama Arin, Aku takut ma, takut sesuatu akan terjadi."Ucap Ku pada Mama. Kini air mata ku menetes keluar membasahi pipi ku.
Rasa takut ku kini benar-benar kembali aku rasakan seperti saat aku baru mulai mulai melihat mereka, Tapi ketakutan ku saat ini bukan karena mereka, karena aku takut, Takut kehilangan orang yang kucintai karena mereka dari alam lain itu.
"Coba kamu telefon saja Dek, Buat pastiin Arin dan Mama nya sudah sampai di rumah."Ucap Ibu ku begitu pada ku.
__ADS_1
Mendengar saran Mama, Aku pun menghubungi Arin, Namun ponsel nya tidak di angkat, mungkin dia masih tidur di belakang seperti tadi aku pergi. Aku pun menghubungi ibu nya Arin, dan syukur by di angkat.
"Hallo Aira."
"Tante."
"Ada apa sayang?."
"Tante sudah sampai rumah?." Tanyaku dengan ragu-ragu.
"Sudah sayang, ini baru Tante baringkan Arin di kamar."Balas Ibu Arin.
"Syukur lah Tante, Aira cuman mau tanya itu saja Tan."Balas Ku untuk segera mengakhiri obrolan.
percakapan singkat pun berakhir setelah itu.
"Bagaimana?, Sudah sampai rumah?."
"Sudah Ma."
"Ya sudah, Istirahat lah." balas Ibu ku, Aku pun menganggukkan kepala ku dan berjalan masuk ke dalam kamar.
__ADS_1
•••
Keesokan pagi nya.
Di hari Minggu aku dan keluarga ku berlibur ke danau, Karena hari ini hari Minggu dan ayah ku juga kebetulan ada di rumah.
Saat sampai di danau yang kami tuju,, tempat itu begitu asri dan sejuk, pemandangan begitu indah.
Saat Aku melihat sekitaran, Aku melihat kuntilanak bergaun merah itu ada di danau ini juga, Apa itu sosok yang lain, atau itu sosok yang ada di rumah ku, Aku tidak tahu, Aku hanya menebak saja, mungkin dia mengikuti kami, Tapi kenapa.
Kuntilanak itu berdiri di sebuah ponsel dekat parkiran mobil kami, Aku mencoba mengabaikan nya untuk tidak menganggu liburan keluarga ku, meski sebenarnya aku risih karena dia terus menatap ke arah kami, dengan tatapan yang menurutku sangat menakutkan. dia seperti marah pada kami, tapi kami merasa tidak melakukan kesalahan apa pun.
Di tengah kebahagiaan kami, Ibu mengatakan pada Ayah kalau ada sesuatu yang ingin ia sampaikan, dan aku serta kakak pun ikut mendengar dengan serius.
"Pa, Mama hamil lagi, udah 3 bulan ternyata Pa, cuman mama tidak menyadari nya."Ucap Mama.
Aku ternyata akan punya adek, dan aku akan menjadi kakak, Tentu saja aku sangat senang mendengar nya, begitu pun ayah dan Kakak ku, kami akan segera memiliki anggota baru dalam keluarga kami.
•••
Hi Para Reader tercinta, Ini adalah novel Horor pertama aku, Mohon dukungan nya untuk tekan (❤️) dan (👍) nya ya.
__ADS_1
Bantu Vote nya juga ya, biar Novel Ku bisa naik.
Makasih semua 🙏