mata batin

mata batin
chapter 71


__ADS_3

"seperti nya iya jel, emang nya kamu marah kenapa sih sampai segitu nya, tela jadi penasaran banget deh" ucap austela yang kepo


"ada dehh hehehe" ucap Angel yang bercanda


"owhh mau rahasian yaa okey deh gak papa" ucap austela yang dongkol dengan jawaban angel


"iss gitu aja dongkol, aku ini laper mau makan , sama butuh istirahat kamu juga tau kalau aku lapar dan butuh istirahat bakal gimana aku huu" ucap Angel yang cemberut


"hehehe iya maafin deh sabar dikit Napa ih kan kamu mau nyelamatin ayang Beb mu haha" ucap austela yang langsung ngetawain angel


"iya nih si angel malah bilang gitu bukan nya demi apa tadi kamu austela? ayang Beb yaa harus banyak berjuang lah" ucap om Begi menimpali ucapan austela


"iss kalian berdua ini yaa kenapa harus sefrekuensi sih kalau ngegoda aku ini" ucap Angel yang bertolak pinggang

__ADS_1


"hehe iya dong" ucap om Begi dan austela bersamaan


"AU ahh udah ayok cepat kita cari layen" ucap Angel yang kesal


"iyaa neng sabar dikit Napa sih" ucap om Begi yang langsung mengikuti angel yang sedang berjalan ke arah tangga menuju lain dua


saat ini mereka bertiga sedang menulusuri a


"loh ini makhluk pada kenapa yaa kok pada diem aja sambil ngeliatin" ucap om Begi yang ke heranan dengan makhluk makhluk tak kasat mata hanya diam saja seperti patung


"iyaa nih aneh banget deh apa mungkin takut kali yaa sama kita" ucap Angel yang sambil melihat ke arah makhluk makhluk itu


"udah biarin aja yang penting mereka gak ganggu kita dan kita juga harus bersyukur karena tidak mengeluarkan banyak tenaga untuk melawan mereka semua" ucap austela santai

__ADS_1


"bener juga sih kamu Tel" ucap om Begi


sedangkan di ruangan lain Ben yang mendengarkan ucapan dari anak buah nya yaitu sesosok gendruwo yang memberitahukan tentang makhluk yang di hancurkan oleh angel menyuruh Ben untuk berhenti saja dari pada makhluk lain juga di hancurkan dan menyuruh Ben untuk pergi dari sini masalah layen diam kan saja di ruangan itu biar mereka bertiga saja yang menemukan layen dengan kondisi sangat mengenaskan karena Ben terus saja memukul mukul layen


"akan ku balas kau dan mereka semua sekarang aku bebaskan kau layen tapi ingat jangan senang dulu karena aku akan membalas kembali" ucap Ben dan dia pun menuliskan surat dan di tarokan di tangan layen sedangkan layen yang pingsan dan di ikat di kursi


kini Ben pun langsung cepat cepat pergi dari rumah itu dan memasuki mobil untuk pergi entah kemana


sedangkan austela, angel dan om Begi baru saja datang ke ruangan yang ada layen, angel yang melihat layen begitu terkejut karena layen begitu dengan keadaan yang sangat mengkhawatirkan


"layen" ucap Angel yang langsung menghampiri layen dan membuka tali yang mengikat layen sedangkan layen tetap sedang pingsan


"ehh angel itu lihat layen sedang memegang apa kayaknya kertas deh" ucap austela yang sambil menunjuk ke arah kertas karena melihat kertas di tangan layen itu

__ADS_1


__ADS_2