
"hey jangan sedih gitu ,siapa tau kan kamu sama Leon berjodoh jadi jangan sedih dan melow gitu dong jadi harus tetap semangat okey " ucap Angel yang menyemangati austela
austela yang mendengarkan ucap Angel sangat terharu, hanya angel yang sekarang satu satu nya yang dia punya
"terimakasih yaa jel, aku bahagia sekali walaupun cuman kamu saja yang ada di kehidupan aku sekarang" ucap austela yang berkaca kaca
"sudahlah jangan sambil melow gitu kan aku juga tinggal punya kamu doang orang tua kita sudah sama sama meninggal kan kita, jadi kamu saja saudara ku sekarang" ucap Angel yang sudah menganggap austela saudara
"iyaa benar walaupun kita tidak sedarah tapi kamu sudah aku anggap saudara aku sendiri" ucap austela sambil memeluk angel padahal angel sedang mengemudi
"eehh Tel aku lagi pegang setir nih" ucap Angel yang langsung kaget atas perlakuan austela tapi angel tetap bisa mengendarai mobil kebetulan jalanan juga sedang sepi
"hehe maaf soal nya saking terharu sih aku nya" ucap austela yang langsung melepas kan pelukan nya
"ihh benar sekali sosweet nya" ucap Angel sambil terkekeh
__ADS_1
"AU aahh udah fokus nyetir tuh" ucap austela yang mengalih pembicaraan nya
saat mereka berdua sudah saling bersenda gurau akhir nya mereka sudah sampai di rumah kakek jaya sedangkan kakek jaya yang sedang menyapu halaman nya tersenyum ketika melihat kedatangan austela dan angel
"apa kabar kek" ucap Angel yang langsung salam ke kakek jaya ketika sudah memikirkan mobil nya dan austela pun sama
"Alhamdulillah baik nduk, gimana keadaan sekarang, kakek bersyukur kalian semua selamat ternyata" ucap kakek jaya ramah
"syukurlah kek, iya nih kek Alhamdulillah kita semua selamat tapi maaf yaa kek Bella masih di suruh oleh angel dan austela " ucap Angel kepada kakek jaya
"iya kek" ucap Angel dan austela bersamaan
austela dan angel yang sudah masuk ke rumah kakek jaya langsung menceritakan semua nya kepada kakek jaya
"mana nduk surat nya biar kakek jaya buka setelah itu kita baca bersamaan" ucap kakek jaya meminta untuk diperlihat kan surat nya
__ADS_1
"mana Tel" ucap Angel kepada austela
"ini kek surat nya" ucap austela sambil menyerah kan surat nya
"kalian merasakan apa yang kakek rasakan tidak?" ucap kakek jaya bertanya kepada austela dan angel
"iyaa kek, kok tiba tiba ada aura hitam nya waktu kita ambil surat nya gak ada aura hitam nya kek" ucap austela yang sambil melihat ke angel
"iya benar kek, apa jangan jangan saat surat ini masuk ke rumah kakek jadi terlihat aura nya" ucap Angel yang menebak
"iya benar sekali aura hitam ini arti nya di tulis dengan ada kiriman seperti jika kalian buka surat ini pasti kalian akan terkena sebuah penyakit untung saja kalian membawa surat ini ke sini jadi kakek bisa membersihkan surat nya" ucap kakek jaya
"cihh dasar Ben itu benar benar sekali licik" ucap Angel yang geram
"sudah kakek bersihkan mari kita lihat isi suratnya" ucap kakek jaya yang sudah membersihkan surat itu
__ADS_1