mata batin

mata batin
chapter 23


__ADS_3

"Leon" ucap austela keceplosan dan membuat laki laki yang didepannya menghampiri austela dan bertanya tentang leon, angel pun cepat cepat menyenggol bahu austela dengan bahu nya membuat austela salah tingkah karena sudah salah orang


"kamu kenal dengan Leon?" ucap laki laki dihadapan austela


"iyaa tuan maaf saya kira tadi itu pak Leon, perkenalkan nama saya austela bisa panggil saya tela dan ini sahabat saya angel" ucap austela memperkenalkan diri dan melihat ke arah Leon austela baru teringat jika Leon ikut bersamanya


"maaf tuan apakah tuan kembaranya Leon? ucap austela berhati hati


"iya saya kembaranya Leon saya adalah kakaknya dia, perkenalkan nama saya layenard panggil saja layen" ucap layen


"kalau boleh tahu apakah benar pak leon sedang koma?" ucap austela


"iya dia sudah koma satu tahun dan dia sampai sekarang belum sadar" ucap layen dan berubah wajahnya seperti sedih


"kamu siapanya Leon" ucap layen


deg pertanyaan itu berhasil membuat austela kebingungan yang akhirnya dia melihat ke arah angel untung saja angel pintar untuk memanipulasi


"kami berdua anak didiknya pak Leon tuan kan pak Leon seorang dosen" ucap Angel tersenyum


"manis" gumam layen dan dia cepat cepat mengalihkan pembicaraan


"ohh begitu terus kalian berdua kesini ada apa yaa" ucap layen bertanya


"kami berdua ingin menjenguk pak Leon tuan" ucap Angel


"apakah tuan berkenan memberi alamat rumah sakit nya pak Leon dirawat?" ucap austela


"ohh begitu yasudah kalian ikut dengan saya saja kebetulan saya juga akan kerumah sakit untuk menjenguk kembaran saya itu" ucap layen menawarkan diri untuk mengajak austela dan angel ke rumah sakit


"ohh ya sudah tuan terimakasih" ucap Angel


"uuuuhh senang sekali malah dikasih tebengan oleh kembaranya Leon lumayan lah untuk pendekatan hihi" ucap Angel didalam hatinya tapi angel tidak tahu jika austela tiba tiba bisa membaca pikiran angel


"loh kok aku bisa mendengar dan membaca pikiran angel yaa" ucap austela di dalam batinnya


"what kamu bisa mendengarkan ucapan aku Tel eehh tapi kenapa aku juga bisa membaca pikiran dan ucapan mu Tel" ucap Angel dibatinya dan mereka berdua pun saling berbicara di dalam batin nya masing masing


"kalian berdua kenapa bengong saja ayok ikutin saya " ucap layen yang berhasil membuat austela dan angel saling bertatapan

__ADS_1


" eehh iya tuan maaf" ucap Angel


"Tel nanti kamu duduknya didepan supirnya layen yaa ngerti mungkin apa yang aku maksud. hehe" ucap Angel berbisik kepada austela


" hadeuhh iya ya deh dasar bucin" ucap austela pasrah


"tuan boleh saya duduk didepan bersama pak supirnya" ucap austela


"iya silahkan kalau austela ingin disana biar sahabat austela ini duduk dibelakang bersama saya" ucap layen tersenyum tipis


"baik tuan" ucap austela


angel begitu senang karena tidak perlu membuat drama untuk mendekati layen


"uhuyyy asyik gak harus bikin drama untuk pendekatan" ucap Angel di dalam batinnya


"hmm mulai dehh" ucap austela yang menimpali kebatinanya


Ketika mereka berdua sudah berada di mobil layen angel terus saja mencuri pandang kepada layen dan tiba tiba supir layen mengerem mendadak hingga membuat angel terjatuh kepelukan layen angel hanya bisa menatap saja


"ehem ehem" deheman austela yang disengaja sehingga membuat angel melepaskan pelukannya


"cepat pak jalan lagi" ucap austela karena dia merasakan ada makhluk tak kasat mata yang jahat dan sengaja ingin membuat kecelakan


"baik non" ucap supir dan mereka pun sudah meninggalkan tempat itu


................


ketika mereka sudah berada dirumah sakit layen,angel dan austela langsung ke ruangan VIP tempat ruangan Leon


"mari masuk" ucap layen mempersilahkan kepada austela dan angel


"ini Leon kembaran saya dia tetap saja begini tidak sadarkan diri" ucap layen sedih


sedangkan austela langsung memanggil Leon


"Leon datanglah aku sudah menemukan tubuhmu" ucap austela didalam hatinya dan Leon pun datang


"apakah benar dia adalah saya" ucap Leon tidak percaya jika dihadapannya adalah dia sendiri

__ADS_1


"iya itu kamu Leon" ucap austela yang keceplosan hingga membuat layen melihat ke arah austela


"maksudnya apa yaa nona" ucap layen


"maaf tuan maksud saya iya itu dosen kami" ucap austela beralasan


"entah bagaimana saya bisa membuat kembaran saya ini sadar kembali" ucap layen bersedih


"pastinya pak Leon akan sadar tuan dengan terus mendoakannya yang penting kita harus yakin dan percaya jika tuhan akan memberikan keajaibannya" ucap Angel sambil tersenyum yang membuat layen merasa nyaman dengan kata kata angel seketika hatinya pun tenang


"terimakasih" ucap layen tersenyum tipis


"tuan boleh saya mendekat ke arah pak Leon" ucap austela dan diberi anggukan oleh layen


austela pun menghampiri Leon dan tanpa austela sadar austela memegang tangan Leon dan austela bisa melihat kejadian ketika Leon ditusuk oleh seseorang yang dendam karena nya yang membuat austela langsung tak sadarkan diri


"austela ya tuhan kamu kenapa Tel" ucap Angel kaget dan ingin menangis karena melihat temannya langsung pingsan dan angel pun memberi bantalan dari pahanya untuk kepala austela


"bentar saya panggilkan dulu suster" ucap layen dan layen pun sudah datang bersama beberapa suster laki laki austela pun dibawa ke kamar pasien lain


"kenapa dengan sahabat saya dok" ucap Angel khawatir


" tenang mba, mba austela hanya kecapean sepertinya dia kelelahan" ucap dokter tersebut


"syukurlah berarti sahabat saya itu tidak apa apa kan dok" ucap Angel


"iya mba, mba austela tidak apa apa hanya butuh istirahat dan saya nanti kasih vitamin untuk membuat badanya lebih enak dan mba austela tidak harus dirawat inap setelah pemeriksaan tadi dia bisa pulang, mari saya tinggal dulu "ucap dokter menjelaskan dan meminta izin untuk keluar


"austela kamu bikin kaget aku aja deh" ucap Angel menghampiri austela dengan wajah cemberut


"aku enggak apa apa kok cuman kelelahan aja jel, aku cuman pengen istirahat yuk kita pulang" ucap austela mengajak angel untuk pulang


"yaudah kalau gitu , tuan kami pulang dulu yaa nanti kami akan menjenguk pak Leon kembali soalnya sahabat saya sedang kelelahan maaf ya tuan" ucap Angel meminta izin untuk pulang


"iya saya paham kok, ya sudah kalau gitu bagaimana jika kalian diantarkan oleh supir Saya saja ini sudah sore, kebetulan saya masih ingin menemani kembaran saya itu" ucap layen dan mereka berdua pun menganggukan yang artinya setuju


......................


ketika mereka berdua sudah dirumah austela

__ADS_1


austela pun mengajak angel untuk menginap di rumahnya karena ada yang penting ingin dibicarakan


__ADS_2