
ketika austela, angel dan Bella sedang masak tiba tiba saja kakek jaya memanggil Bella
"Bella tolong aku cepat sini" ucap kakek jaya teriak yang membuat austela dan angel terkejut
"seperti nya jaya kedatangan makhluk tak diundang lebih baik kalian diam disini " ucap Bella mengasih tahukan dan austela maupun angel hanya mengangguk tanda mereka mengerti
"hati hati Bella" ucap Angel dan Bella pun menghilang dengan cepat
ketika Bella sudah berada di dekat jaya yaitu berada didepan rumah alangkah begitu terkejutnya Bella ketika melihat sesosok makhluk dengan begitu menyeramkan kepalanya yang ada tanduk nya dan badannya seperti genduruwo
"ada apa kau kesini jangan ganggu" ucap Bella melotot karena melihat kakek jaya terluka oleh perbuatan makhluk itu
"kalian berdua seharusnya jangan menggangguku dan tuanku, kalian akan membantu dua gadis itu kan?" ucap makhluk berkepala tanduk itu marah
"bukan urusan mu berarti kau sekongkol dengan seseorang iyakan" ucap Bella lebih marah
"aku memperingatkan saja untuk ini jika kalian tetap membantu gadis gadis itu akan aku celakakan kalian berdua" ucap sesosok makhluk itu dan langsung pergi menghelang dengan keluarnya asap hitam
__ADS_1
austela dan angel yang melihat kejadian itu di Balik jendela rumah kakek jaya begitu sangat kasihan kepada kakek jaya dan Bella karena mereka berdua harus seperti ini karena permintaan austela dan angel untuk membantu melepaskan dan membebaskan Leon, layen ,dan om Begi
"Tel?" ucap Angel kepada austela
"sudah nanti kita pikirkan yang penting kita bantu kakek jaya" ucap austela yang ingin menghampiri kakek jaya dan angel mengangguk iya dan mengikuti austela untuk keluar
"kakek tidak apa apa?" ucap austela yang membopong tubuh kakek jaya untuk berdiri dan dibantu oleh angel
"tidak apa apa nduk, mari kita semua masuk ke rumah" ucap kakek jaya
"sudah tidak apa apa nduk lebih baik kita jalani saja dengan bersyukur karena masih diberi keselamatan" ucap kakek jaya menenangkan
"yaa sudah kek austela kedapur dulu mau ngekompres lembab di wajah kakek" ucap austela yang pergi ke dapur
ketika austela sedang mengkompres kakek jaya hingga selesai akhirnya kakek jaya memberitahukan cara bagaimana bisa masuk ke gedung ghaib
"nduk apa kalian berdua sudah siap untuk pergi ke gedung ghaib?" ucap kakek jaya lemas
__ADS_1
"sudah kek tapi kami menunggu kakek sudah sehat dan pulih karena pasti membutuhkan tenaga lebih banyak untuk membantu kami apa lagi ke alama lain" ucap austela
"baiklah nduk kalau gitu maafkan kakek, kakek malah begini" ucap kakek jaya merasa bersalah
"tidak apa apa kek, malahan kami berdua yang harus meminta maaf ke kakek karena kami berdua hampir saja kakek terluka parah maaf kek, kakek harus ikut masalah kami" ucap Angel sedih
"sudah tidak apa apa nduk kakek sangat mengerti sekali yang penting niat kalian tulus sekali membantu teman teman kalian itu" ucap kakek jaya
"iya kek terimakasih yaa" ucap Angel dan austela bersamaan
ketika mereka sudah selesai berbincang bincang tiba tiba handphone austela berdering dan austela pun cepat cepat melihat hp nya
📲" iya hallo dengan siapa ya" ucap austela
📲" maaf apakah benar dengan keluarga korban yang bernama dokter Tasya" ucap seseorang ditelpon
begitu terkejutnya austela ketika mendengar ucapannya karena yang disebutkan namanya yaitu ibu austela
__ADS_1