mata batin

mata batin
chapter 85


__ADS_3

"sama aja deh kalau begitu tuan tapi terimakasih sudah membuat saya senang" ucap angel


setengah jam pun mereka di perjalanan akhir nya layen memutuskan untuk ke restoran langganan dia


"kita makan di sini yaa" ucap layen sambil melihat angel dan tersenyum


"aduhh senyuman nya itu bikin kelepek kelepek dehh, aahh rasa nya jadi ingin meleleh kayak es krim aja" ucap Angel di dalam hati nya sampai angel tak menyadari jika mereka sudah di parkiran dan layen terus memanggil nama nya tapi tidak di dengar dengar kan


"angel kamu melamun kah?" ucap layen sambil menjentikkan jari nya di depan mata angel


"ehh iya tuan ada apa?" ucap angel yang gelagapan


"tidak apa apa, kita sudah sampai ayok ke luar" ucap layen dan layen yang duluan ke luar terus membuka kan pintu mobil nya untuk angel


"makasih tuan" ucap Angel yang tersenyum karena di perlakukan sama lagi

__ADS_1


sedangkan austela dan Leon yang saling dingin dingin seperti kulkas hanya saling diam mengekori layen dan angel


austela dan angel yang merasakan jika restoran ini menggunakan pelaris langsung saja saling bertatapan ketika mereka sudah duduk


"Tel kamu ngerasain yang aku rasakan tidak" ucap Angel di dalam hati nya dan austela pun mendengarkan ucapan angel itu


"iya aku merasakan " ucap austela sambil mengangguk


"bagaimana ini apa kita gak jadi aja makannya " ucap Angel kepada austela


saat angel akan memberitahukan soal restoran ini kepada layen tiba tiba saja pelayan datang akan tetapi angel langsung ambil alih untuk berbicara


"permisi mba,mas mau pesan apa yaa" ucap pelayan restoran


"maaf mba kami seperti nya tidak jadi maaf yaa" ucap Angel yang langsung berdiri dan di ikuti oleh austela sedang kan Leon dan layen terkejut dengan ucapan angel, mereka berdua berfikir kenapa gak jadi?

__ADS_1


"owh iya sudah tidak apa apa mba kalau gitu saya permisi" ucap pelayan itu


"ada apa angel kenapa tidak jadi?" ucap layen kepada angel


"nanti saya jelas kan tuan lebih baik kita pergi dulu dari sini" ucap Angel


layen yang mendengarkan itu hanya mengangguk saja


"angel,tuan lebih baik kita makan di sana saja kelihatan nya enak" ucap austela yang menunjuk ke arah pedagang kaki lima yang berjualan bakso di dekat sisi jalan


"apakah kamu yakin ingin makan di sana? itu tidak sehat" ucap Leon yang dari tadi diam saja sekarang angkat suara


"ini sehat kok tuan lihat saja bersih kan walaupun di sisi jalan, dari pada kita makan di sini" ucap austela


"baiklah kalau begitu kita makan di sana saja" ucap layen yang menengahi austela dan Leon karena layen tau jika Leon pasti akan berdebat dengan austela jika dia sudah berkata seperti tadi

__ADS_1


mereka berempat pun yang berjalan mengarah ke pedagang kaki lima itu seperti artis saja karena banyak sekali orang orang yang melihat ke arah mereka berempat apalagi mereka berempat itu sangat saling cocok dengan perpasang pasangan dan yang pasti nya karena cantik cantik dan ganteng siapa coba yang tidak terpesona seperti itu?


__ADS_2