mata batin

mata batin
chapter 26


__ADS_3

"Leon coba ada dihadapan tuan layen" ucap austela dan Leon pun berada dihadapan layen dan membuat layen terkejut


ketika layen bisa melihat Leon, begitu terkejutnya layen melihat Leon dan langsung ingin memeluknya tapi angel merasakan layen akan memeluk Leon, angel pun menghentikannya


"eehh tuan layen jangan melepaskan pegangan ini nanti tuan tidak bisa melihat pak Leon" ucap Angel


"maaf saya lupa" ucap layen


"iya tidak apa apa, Leon coba ke sini ini tuan layen KK kamu" ucap Angel dan layen mengerutkan keningnya karena merasa aneh kenapa angel berbicara seperti itu dan austela melihat itu dan langsung menjelaskan


"maaf tuan saya akan jelaskan Leon menghilang ingatannya ketika dia keluar dari raganya" ucap austela memberitahukan


"ya sudah kalau gitu, Leon ini aku layen KK mu apa kamu ingat dengan semuanya" ucap layen bertanya untuk mengtestnya karena dia tidak terlalu percaya


"saya tidak ingat semuanya malahan saya tahu nama saya sendiri karena austela yang bermimpi tentang saya" ucap Leon dan membuat layen terlihat sedih

__ADS_1


"kenapa kamu bisa sampai begini ada apa yang telah terjadi pasti itu juga kamu tidak mengingatnya juga" ucap layen dan Leon hanya mengangguk


" tuan apakah ada yang ingin disampaikan lagi energi kami berdua sepertinya mulai berkurang karena saya merasa lemas maaf tuan" ucap austela


"ya sudah tidak apa apa maaf saya merepotkan kalian" ucap layen dan angel austela hanya mengangguk dan melepaskan tangan keduanya


"apakah Leon masih disini" ucap layen


"iya dia masih disini tuan" ucap Angel


" iya silahkan" ucap layen


austela pun mendekati tubuh Leon yang sedang tertutup matanya, austela begitu terkesima ketika semakin dekat dengan Leon, austela pun memegang tangannya dan austela pun melihat masa lalunya Leon


****masa lalu Leon***

__ADS_1


ketika Leon keluar dari ruangan dosen Leon pun menuju parkiran tapi dia ke taman dulu untuk menenangkan pikirannya ternyata taman itu adalah tempat kesukaan Leon ketika menjadi dosen dikampus itu dia merasa tenang berada ditaman, kampus yang sudah tidak ada orang dan hanya ada satpam di parkiran jadi Leon hanya sendirian di taman itu ketika Leon sedang merilekskan pikirannya dan menutup matanya tiba tiba di depan Leon ada seseorang yang serba hitam laki laki itu ingin menusuk Leon tapi Leon bisa menghelai nya akan tetapi datang satu orang dan dia pun berhasil menusuk Leon, Leon yang melihat itu merasa terkejut ternyata seseorang itu adalah temannya layen


ketika penutup wajahnya dibuka karena Leon langsung mengarahkan tangannya kepada wajah orang itu


"Ben" ucap Leon pelan dan dia pun tak sadarkan diri


"kau harus mati Leon kau akan mengacaukan semuanya" ucap nya


mereka pun meninggalkan Leon dan ketika mereka sudah pergi satpam yang sedang melihat lihat kampus langsung terkejut karena Leon tersimbah darah dan tak sadar kan diri...


****


austela yang merasa kelelahan akhirnya pun melepaskan tangan dan tak beberapa detik austela melepaskan tangannya austela pun pingsan lagi dan membuat angel terkejut dan langsung menghampiri austela


"astaga austela pasti kelelahan akhirnya pingsan lagi" ucap Angel

__ADS_1


"tuan bisa bantu saya untuk memanggilkan suster" ucap Angel dan layen pun mengangguk


__ADS_2