Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)

Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)
13_ park Jimin?


__ADS_3

Arra POV


"Pernikahanku besok, semua persiapan pernikahan sudah siap,, dan aku hanya harus siap mengubah statusku menjadi seseorang istri dari lelaki yang belum ku kenali..


Dulu aku bermimpi bisa menikah dan hidup bersama dengan biasku,,jimin, dan ternyata benar mustahil seorang gadis biasa menikah dengan idol,, dan mungkin dia membenci ku atas insiden di kaffe ,,mana mau kan?


Dan disaat aku aku jatuh cinta dengan seseorang,,aku harus melepaskannya...


Eh..eh tunggu bagaimana kabar jin? Sudah semenjak aku kembali ke busan aku sama sekali tidak mendapatkan kabar dari dia,ditambah handphone ku yang tertinggal di rumah yura,,


Oh..Tuhan mengapa ini terjadi


padaku" batinku


Tok tok tok..tok tok tok


Lamunan ku buyar ketika seseorang mengetuk pintu kamarku... selama lima hari kebelangkang aku selalu dikamar,,keluar hanya seperlunya..maklum mau jadi penganten eommaniku jadi posesif,๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


"Sayang temen kamu nih?"


Dan yakin itu eommaku


"Siapa?"


" yura"


Yura kesini?


"Suruh masuk kamar aja mma!"


Tak lama kemudian yura masuk .


Dia berlari memelukku,akupun membalasnya


"Arra-ah bagaimana kabarmu?"~~yura


"Aku baik,? Gimana kabar mu"


"Baik,mianhae,saat itu aku tidak bisa menolongmu"~~yura


"Tidak apa, mau tidak mau aku harus menerimanya"


"Oh yah ini handphone mu ketinggalan"yura sambil memberikan handphone ku


"Gomawo"


Akupun terkejut melihat notifikasi


KakaoTalk: 598 pesan @soekjin


Panggilan tak terjawab: 99 dari jin ,


Aku membacanya ,hampir semua pesan dari jin menanyakan keberadaan ku


"Aiiigooo apa yang sudah aku lakukan?" pekikku


"Wae?"~yurra


"Lihat ini?" sambil menunjukan handphone ku


"Kau,kenapa tidak pernah bilang kalau kau dekat dengan soekjin?"~~ucap yura cemberut


"Mianhae, aku tidak bermaksud"


"Sebenarnya kemarin soekjin kerumahku"


"Lalu?"


"Dia menanyakan keberadaan mu"


"Lalu?"


"Aku bingung harus bicara apa"


"Lalu?"


"Ihh kamu ini menyebalkan,"


"Hahahaha๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚ sejak kapan lu ngomng pake bahasa formal"


"Ya udah gua balik ke bahasa asli gua"


"Udah jangan marah lu ,jelek"


"Ih...nyebelin lu yah.."


"Udah..udah..terus lanjutin"


"Iyah deh, terus gua ceritain tentang lu,dia terkejut waktu gua ngmong gitu,gua rasa dia sedih ngedenger lu di jodohin"


Aku hanya diam,,


"Oh mianhae oppa,maaf aku tidak sempat memberi tahu mu tentang ini.."batinku


๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿค๐Ÿค


Hari udah gelap,yura masih dirumah,dan pernikahan ku tinggal ngitung jam


"Lu nginep aja di sini yah temenin gua" ucap


"Iyah deh iyah,,,nemenin calon pengantin"~~yura sambil nyolek daguku


"Ishh,,apaan sih.."ucapku kesal


"Eh..gua liat pernikahan lu mewah banget,emang calon suami lu kerja apa?"~~tanyanya


"Gx tau,,sampe hari ini gua belom liat tuh calon laki gua, tapi kalo diliat dari keluarganya sih dia orang kaya"


"Yang bener,lu belom ketemu"~~yura kaget

__ADS_1


"Iyah"ucapku


"Eh..Udah makan belum"lanjut ku


"Belom kan dari tadi gua disini sama lu"~~yura


"Eh..iya yah..ayo turun kebawah kita makan bareng bareng"


"Nggx ah gua malu"


"Ishh malu sama siapa sih"


"Sama keluarga lu lah"


"Ya udah deh gua bawa kesini aja yah makanannya nanti kita makan berdua"


"Iyah tuh ide bagus"


"Yaudah tunggu disini"


Aku pun pergi keluar mengambil makanan ,


Tiba di meja makan


"Cucu nenek udah siap buat besok?"~~nenek


Aku hanya tersenyum


"Ibu yakin kamu akan senang melihat calon suami mu besok"~~eomma


Lagi lagi aku hanya tersenyum


"Kamu,akan bahagia syang dengan nya"~~appa


Lagi,lagi dan lagi aku hanya tersenyum..


"Sayang kau tidak makan"


"Ini mau makan ,tapi dikamar sama yura"ucapku sambil mengambil lauk pauk


"Ouh,,suruh nginep aja dia disini"~~appa


"Udah,ppa"


"Bii tolong bawain ini ke kamar ku yah" teriakku pada seorang pelayan.


"Aku kemar dulu yah" ucapku melenggang pergi sambil memakan buah apel..


Sampai dikamar..


"Ayo makan ,"


Yura pun menghampiriku dan kami pun melahap makanan yang tadi dibawa pelayan,,



"Ayo tidur besok lu kan mau besok lu harus punya banyak tenaga kan"~~yura




Yura pun menggeser kan badannya dan kami pun berdua terlelap dalam mimpi



................



Pagi telah tiba semua orang sudah sibuk dengan tugasnya masing masing ..


Sedangkan aku diam di meja rias membiarkan para perias mengotak ngatik wajahku,



Yura yang sendari tadi bersamaku tertawa



"Wae?"tanyaku



"Lu ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ,kenapa saat memakai eyeliner dan maskara \+ bulu mata menangis , lu terharu ya๐Ÿ˜?"~~yura



"Ishh..gua ini bukan terharu tapi gua ini tidak biasa memakai make up seperti ini"



"Ouh gua kira lu nangis bahagia karna pernikahan ini" ejek yura



Aku tersenyum kecut


" aishh..sudahlah ,,lebih baik lu mandi sana,mana ada yang ngedeketin lu di acar pernikahan gua kalau lu bau" ejek ku



"Iyah, iyah gua mandi"~~yura pergi meninggalkan ku ke kamar mandi



"Sudah selesai" ucap perias


__ADS_1


Pernikahan ku tiga puluh menit lagi Aku menatap diriku di pantulan cermin ,aku heran dengan diriku sendiri



"Ini aku atau bukan?"\-batinku



"Wau...lu bukan arra\-yah?" ucap yura yang tiba tiba datang dengan mengunakan mini dres biru



"Yeh..lu apaan sih gua ni arra"



"Aah lu bukan arra,,arra yang gua kenal gx,secantik lu ,,diumpetin dimana lu arra , dia mau nikah ,kasian calon suaminya udah nunggu"~~ejek yura



"Ihh..lu apaan sih ..masa lu gax ngenalin gua,," kesalku sambil melemparkan bantal kewajahnya



Yura hanya tertawa


"Awas ah gua mau dandan siapa tau ada yang nyantol~~yura



"Hahaha,dasar ngenes"ejek ku



Sedangkan yura hanya nyengir..



Lima belas menit berlalu....



"Sudah selesai.."~~ucap yura yang selesai bermake\-up



"Siapa lu,,mana yura,yura gua lu ke manain hah,yura gua yang jelek?"ejekku



"Apaan sih lu mau bales dendam hah?,gak mempan"~~yura



Pintu kamar ku terbuka menampakkan eommaku yang cantik dengan riasan diwajahnya



"Aiigoooo,sayang kau benar benar membuatku tidak mengenalimu,kau sungguh berbeda kau sangat cantik"~~puji eomma



"Jelas mamahnya juga cantik"pujiku



"Kamu bisa aja.."~~eomma


"Ayo turun semua tamu sudah menunggu..kamu pasti terkejut melihat calon suami kamu"'~eomma



'Siapa sih? Dari dulu oemma bikin aku penasaran siapa calon suami aku"~~batinku



"Ayo turun ,, sinih biar gua bantu"~~



yura sambil memegang gaunku dari belakang dan ibu memapahku dari samping..



Aku turun dari bawah mendapati mata para tamu yang tertuju kepadaku..


Sedangkan mataku tertuju pada lelaki yang berdiri dialtar pernikahan,


Aku terkejut mengetahui calon suamiku,siapa???



Park jimin..



Ya park jimin yang berdiri di altar pernikahan tepatnya di kursi pelaminan,,



Dan mataku tetuju pada seseorang yang duduk di kursi tamu,,siapa???



Kim soekjin,,ya itu jin, dia ada disini..



"**Tuhan,,mengapa KAU buatku pusing dengan semua ini,harusnya aku bahagia bisa bertemu dan menikah dengan biasku, kenapa KAU buat ku merasa bersalah padanya"

__ADS_1


Arra**.


__ADS_2