Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)

Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)
34.이유_ reasson


__ADS_3

Arra pov.


"Oh..yah?..tapi ku rasa kau bohong?"


Aku hanya diam seolah membenarkan yang ditanyakan jungkook, seketika aku kembali menangis ,dan tanpa aba aba jungkook merangkulku dari sisi


"Tenanglah, kau bisa berbagi cerita mu denganku" ucap jungkook


Lagi lagi aku hanya diam menangis sesegukan, di pelukan jungkook. Aku tidak munafik karna memang saat ini aku membutuhkan sandaran atas apa yang aku rasakan


Beberapa menit kemudian terdengar suara langkah yang datang dari sisi belakang ku


"Ah...rupanya kau sekarang mendekati jungkook,huh"


Ucapan itu membuatku mendongak melihat siapa yang mengatakannya


Jimin...


Jimin yang mengatakannya , aku terkejut bukan main ,dan aku pikir jungkook pun sama sepertiku,


"Hyung...ini tidak seperti yang kau pikirkan" sergah jungkook yang mengetahui kalau aku di tatap tajam


Namun jimin tak mengalihkan pandangannya dari ku.


" jadi benar huh ternyata kau jalang, yang diam diam mendekati semua lelaki, " ucap jimin


Aku hanya diam , sepertinya tak ada lagi yang harus ku katakan karna jika aku membalikan fakta jimin akan mengancamku


"Hyung..aku bisa jelaskan.,ini tak seperti apa yang kau pikirkan." jungkook


"Diam.kau, apa artinya jika seseorang yang berduaan berpelukan di pojok taman ini" tanya jimin tegas


"Kami memang duduk berdua, tapi aku memeluknya, itu karna ada alasannya hyung" jungkook mencoba menjelaskan dengan penuh hormat sebagai hyungnya


"Alasan..? Alasan apa huh? Jalang ini menyukai mu huh., " tanya jimin dengan suara keras sampai orang sekitar meliriknya


🐍🐍🐍🐍


Author


"Sayng..sudah hentikan pertengkarannya," ucap seulgi melerai


Dan seketika jimin menarik tangan arra untuk dibawa Pulang arra hanya bisa pasrah mengingat ia harus mematuhi apa yang di inginkan jimin


"Hyung jangan sakiti dia" teriak jungkook sedangkan seulgi menatap jimin penuh kesal


S


A


M


P


A

__ADS_1


I


Di rumah jimin menyeret arra menaiki anak tangga , lalu menghempaskannya pada kasur saat berada di kamar.


Arra hanya bisa menangis, sperti budak yang tidak punya kekuasaan atas hak yang ia miliki sebagai manusia.


Jimin segera menindihnya,


Saat arra dalam posisi terlentang, dengan sekuat tenaga arra mendorong tubuh jimin namun tak kunjung membuahkan hasil karna jelas tenaga jimin mendominan


.


"Tolong...jangan lakukan apapun" pinta arra


Jimin menyungingkan bibir


"Kau...kau tau bukan semalam kau menggagalkan ku bersama seulgi"


Arra tak mampu menjawab saat jimin menjambak rambutnya dengan keras, dan itu membuat arra meringis


"Jadi ku harap kau mengeri maksudku"


Tanpa aba aba jimin melepas pakaian yang kenakan arra saat itu juga bersama dengan pakaian yang ia kenakan


"Aku.moohon jangan lakukan ini" ucap arra saat jimin merobek pakaian dalam arra


"Diam..." bantah jimin


"Ah...ji..min...henti..kan..ku...moh..on." arra tak mampu menghentikan jimin saat ucapannya saja terputus selagi jimin mengecup bagian lehernya dan diyakini meninggalkan bekas


Seberapa kali arra meminta untuk menghentikan aktivitas jimin , tak kunjung pula ia hiraukan, jimin masih betah menggeluti tubuh arra, menyusurinya dengan kecupan kecupan setiap centinya


"Ouh..tuhan aku baru saja mengalami sakitnya keguguran kemarin lalu, dan sekarang aku mengalami sakitnya di setubuhi suamiku sendiri,tanpa di landasi cinta"__batin arra


L


I


M


A


R


O


N


D


E


Jimin lalu dengan puas tak peduli seberapa lelahnya arra saat melakukannya, karna jimin pikir arra pun tak menampik apa yang ia rasakan juga.


Jimin merasa baru kali ini ia melakukan hubungan seksual saat siang hari sampai berjam jam untung saja apartemennya jauh dari lingkungan tetangga.

__ADS_1


Lagi pun apartemnya kedap suara


"Jimin...bisa kah kau membantuku kekamar mandi, selangkanganku terasa sakit" ucap arra dengan suara lemas,


Mau tak mau jimin menurutinya


Tapi sebelumnya jimin mengenakan boxernya terlebih dahulu dan memberikan kimono pada sang istri ,


Jimin pun mulai menuntunya untuk melangkahkan kakinya.


saat sang istri sudah memakai kimononya .


Sampai di kamar mandi jimin meninggalkan arra di bak kamar mandi setelah ia menyalakan shower .


Kini jimin beralih pada ponsel miliknya , yang terdapat pesan omelan dari seulgi,


@*seulgi21


--teganya kau meninggalkan aku


--jauh jauh aku datang dan kau pergi begitu saja bersama istrimu


---aku kecewa


--aku marah


--sayang balas pesan ku ini


-- jangan hubungi aku jika kau memilihnya


-- atau tidak bayi dalam perutku ku gugurkan.


@park jimin


-tidak sayang ..aku hanya terbawa emosi


-jangan begitu..kau tidak boleh melakukan nya..aku sangat menginginkan bayi dari rahimmu


@seulgi21.


-baiklah..ku harap kau tidak menghianatiku seperti kau menghianati istrimu


-dan semoga kau menepati Janjimu untuk menikahi ku


@parkjimin


-aku tidak akan menghianati mu ,sampai saat ini aku tidak tertarik padanya, sudah ku bilang dia hanya pemUas nafsuku saat kau tak adaa


-dan aku pasti menepati janjiku untuk menikahimu, tinggal menunggu hari saja kau akan resmi jadi istriku


-lupakan kejadian tadi..


"Jimin...bisakah kau bantu aku* "


Teriakan arra seketika Mengalihkan pandangannya dari ponsel ..dan dengan cepat ia menghampiri membantu arra

__ADS_1


__ADS_2