
Seokjin pov
Lima menit berlalu selepas jimin pergi, aku dengan cepat masuk ke dalam drom.
Sungguh muak aku melihatnya,
Karna perlakuannya terhadap arra..aku bukan orang yang munafik, aku selalu menampak wajah tidak suka ketika memang benar benar orang itu aku tidak suka..aku memilih diam untuk tidak berbicara dari pada aku mengeluarkan cacian untuknya..dan walaupun bagaimana pun dia tetap sahabatku sekaligus adikku, setidaknya kau tidak merusak hubungan ku walaupun benci.
Jam lima sore...
Aku melirik jam di tangan, aku tidak menyangka kalau acara berpelukan tadi menyita waktu yang lama padahal aku pulang dari rumah sakit pukul empat kurang sepuluh menit, setelah arra tidur lelap.
Aku kembali melangkahkan kaki kedalam kamarku yang juga di tinggali yoongi, aku memutuskan mandi dan setelah itu aku akan memasak untuk para member,
"Hyung,,,?" pekik seseorang dari belakang tubuhku
Langkahku ter henti untuk masuk kekamar mandi
Aku membalikkan badan,melirik siapa yang memanggil
"Ya.kookie"
"Kau meninggalkan arra sendiri" ucap jungkook menatapku
"Memang kenapa?" ucap ku bingung
"Ani...aku...hanya memberi saran setidaknya kau temani dia, kasian dia sendiri"
Aku berfikir..benar juga yang dikatakan jungkook,lantas aku mengangguk
"Baiklah..aku akan menemani dia"
Jungkook tersenyum lalu aku menepuk pundaknya
"Terima kasih sarannya" ucapku tersenyum lalu melanjutkan aktivitasku yang tertunda
"Hyung tunggu" kali kedua dia mengganggu berjalan menuju kamar mandi dan untuk kedua kalinya aku melirik ,memutarkan badan
"Apalagi kookie" ucapku geram
"Apa aku boleh ikut?'" ucapnya ragu.
Aku menimang, tak ada salahnya kan?? Dia juga bisa menemani ku berbicara bukan?
Lalu aku mengangguk sebagai balasan
"Baiklah..kita akan berangkat selepas kita makan" ucapku mengakiri pembicaraan dan aku pun kembali melangkahkan kakiku
__ADS_1
"Tunggu hyung"
Tiga kali jungkook menggagalkannya,dan ketiga kali pula aku melirik ,memutarkan badan
"Apa lagi jeon jungkook" ucapku kesal
"Gomawo..hyung" ucapnya lalu berlari pergi dari posisinya..
Aku menghela nafas menetralkan tubuhku,yang sudah hangat karna jungkook, dan kali ini aku bisa melangkahkan kaki dengan happy
Tapi salah ,,,seseorang memanggilku,
"Hyung"
Dengan pundak menurun kebawah..mau tak mau aku menoleh, melihat siapa yang memanggil
"Ya, tae ada apa" ucap jin dengan tampang kesal
"Yaaakkkk hyung, ada apa dengan mu aku , apa aku melakukan kesalahan, atau kau marah karna aku menyuapi arra"' ucap taehyung dengan lantang
"Aniyeo..aku hanya kesal..kau telah menggalkan aku masuk ke kamar mandi..sendangkan sedari tadi jungkook sudah menggagalkan nya tiga kali" jelasku
"Aaaaah...aku tidak tau itu hyung..aku hanya ingin bilang..kau tidak perlu memasak karna manager sejin sedang membeli makanan di luar" ucap taehyung
Seokjin mengangguguk
"Aishh..hyung...jangan kau menyakiti pintunya, bisa bisa ia kembali di perbaiki yoongi hyung" ucap taehyung dari luar
๐๐๐๐
Lima belas menit berlalu aku sudah selesai dengan mandiku..dan kini aku telah mengenakan kaos pink di padu padankan dengan jeans hitam,
Aku menyisir rambutku sebentar sembari menatap kaca lalu
Aku keluar dari kamarku, menuju ruang tv karna semua member disana yang di sebabkan oleh manager sejin yang telah kembali membawa makanan.
"Hey..hyung kemari lah" ucap j-hope
Aku tersenyum lalu duduk di sebelahnya..taehyung dan jungkook saling berbut makanan yang berupa chiken, namjoon sedang sibuk mengunyah, jhope sibuk memotong, yoongi tertawa melihat ekspresi j-hope sedang memotong, dan menager sejin tengan menengahi taehyung dan jungkook.sampai akhirnya jungkook yang mengalah
"Hyung sejin" pekikku
Ia menoleh lalu mengangkat dagunya dengan arti ' apa'
Aku tersenyum,
"Aku boleh ijin tidak untuk menemani arra" ucap seokjin
__ADS_1
(Ya..manager sejin tahu kalau tadi siang para member kecuali jimin ,mengunjungi arra di rumah sakit ia juga tahu tantang hubungan arra sebagai istri jimin..bahkan ia merasa miris mendengarnya,dan soal berbohong ia diminta seokjin )
Manager sejin Kebingungan
"Kenapa harus kau seokjin,bukan kah dia punya jimin suaminya"
"Ah..hyung jimin tidak tahu kalau arra di rumah sakit,mungkin yang ia tau kalau arra sedang bermalam di rumahnya yang dulu" jelas namjoon karna tadi siang mereka mengobrol
"Tapi apaakah jimin tidak mengubunginya" tanya manager sejin
Aku terssnyum miring
"Orang seperti dia mana mungkin peduli dengan orang lain"
"Hyung....,,kau tak boleh seperti itu" tegur jungkook
"Sebenarnya kalian mau makan atau membicarakan orang lain huh?" tegur yoongi
Lantas semuanya diam, seolah apa yang di katakan yoongi adalah mantra, atau perintah dari seorang yang berkuasa
"Baiklah..aku sudah kenyang, kalian habiskan lah" ucap ku lalu mundur dari kumpulan itu,
"Hyung ....kau mau berangkat sekarang" tanya jungkook
"Nee....kau benar mau ikut" tanya ku
"Apa,.... kookie mau ikut?" tanya taehyung
Jungkook tersenyum dengan gigi putihnya,lalu menatap menager sejin
"Boleh kan hyung" ucap nya sambil merapatkan kedua telapak tangannya
"Baiklah..dan kebetulan juga kalian tidak acara apapun kali ini" ucap manager sejin dan mendapat sorakan dari hoseok -jhope dan taehyung
"Jadi, boleh aku menginap disana" tanyaku tersenyum
"Aku juga sama" timpal jungkook
"Pergilah..tapi aku harap kalian bisa menjaga privasi identitas kalian,jangan menyebarkan rumor tiba tiba" ucap nya mengingatkan
Aku mengangguk dan di ikuti maknae itu,
"Ayoo..kookie ,,apa kau masih lama, atau tidak aku tinggalkan"
"Sebentar hyung,, aku akan mengambil hoodie, masker juga kacamataku" ucapnya
Aku pun mengambil benda yang sama yang dia akan ambil...lalu stelah itu kami pun pergi .
__ADS_1
vote , like and komen readers๐๐๐ข๐ข