
**Eoh...jimin"
Jimin melirik si pemanggil**
Di dapati arra yang sedang mendorong kursi roda milik sang eomma
"Yee chagi-ah?" ucap jimin
Lantas mendengar ucapan jimin jihyun dan eomma yang terkesan langka pada arra.
"Ani...aku hanya bilang aku akan ke pusat perbelanjaan.." ucap arra
"Lhoo..lalu eomma?" tanya jimin
"Jihyun sedang libur,,!" ucap arra dan mendapat anggukan dari jihyun
"Baiklah..aku akan mengantarkan mu" ucap jimin dengan senyuman.
"Baiklah...aku akan bersiap dulu." ucap arra setelah memberikan makanan pada sang mertua
"Kau mulai mencintainya?" tanya eomma
"Sepertinya begitu" jawab jimin malu
"Akhirnya yang ku
tunggu terwujud" ucap eomma
"Hyung..aku bersyukur dengan hal ini" ucap jihyun
"Ya...jihyun...jangan urusi urusan ku " ucap jimin
"Baiklah..., tapi sungguh aku bahagia melihat kau dengan arra noona " timpal jihyun tersenyum
"Terulah..belajar mencintai arra jangan kau menyesak karnanya nanti" ucap sang eomma
"Nee.eomma..aku akan mencintai dan menyanginya sampai kapan pun dan hal apapun" balas jimin
"Berbahagialah..karna hal seperti ini sulit kau temukan" ucap eomma park
"Nee eomma.." ucapa jimin
______///___
Di perjalan suasana hening..tak ada suara di antara keduannya, sama sama ingin bercakap tapi tak tau harus mulai dari mana.
Jimin sendari tadi Mencuri pandang saat arra menatap lurus jalanan yang berhiaskan mobil mobil yang berlalu lalang
"Arra-ah" ucap jimin
__ADS_1
"Nee...!"
"Terimaksih sudah menjaga dan mengurusi, eomma juga jihyun termasuk aku dan seulgi" ucap jimin
"Cheomaneo,, selagi aku sanggup kenapa tidak" ucap arra tersenyum tipis
"Dan maaf aku slalu menitahmu, untuk keperluan seulgi" ucap jimin
"Nee..gwaenchanha, seulgi sedang hamil anak mu, jadi aku akan menjaganya,"
"Usiamu lebih muda darinya, tapi kau begitu dewasa, " ucap jimin
"Dewasa tak bisa di pandang dari umur," ucap arra.
"Ya..kau benar, jika dibandingkan aku dengan mu pasti kau yang menang, dalam urusan rumah tangga padahal kau belum berpengalaman tapi kau sudah mengerti dengan semuannya" jelas jimin
"Karna aku belajar untuk tidak mengecewajan orangtua ku, halmoeniku, dan orang tuamu," ucap arra
"Eoh...mianhae..atas semuanya" ucap jimin
"Nee.gwaenchanha, lupakan masalalu itu, sekarang lihat masa depan mu" ucap arra
Jimin tersenyum
"Oeh...oppa..bagaiamana keadaan appa dari seulgi" ucap arra
"Eoh...benarkah!" ucap arra
"Yee..."
"Mungkin, dia sibuk dengan mengurusi sang appanya" jelas arra berfikir positive
"Mungkin saja"
_______///____//______//____////
Pusat perbelanjaan
"Kau mau beli apa" ucap jimin
" seperti Biasa sayuran dan bahan lainnya"..timpal arra mengedarkan pandangan pada toko yang berjejeran
"Eoh...baiklah.." ucap jimin
***** tiba di toko sayuran arra pun mengambil beberapa lalu memasukannya ke troli yang di bawa jimin
"Aku masih bingung sampai sekarang, " pekik jimin
"Wae?"
__ADS_1
"Bagaimana bisa kau memasak dengan enak," ucap jimin
"Aku dulu belajar mandiri, hidup jauh dari orang tuaku membuatku untuk belajar segala hal" balas arra
"Arra-ah.."
"Ye?" tanya arra melirik sang suami
"Mianhae.." ucap jimin
"Ada apa .apa yang salah" ucap nya.
"Aku masih belum merasa puas, dengan ucapan mu yang berkata ya saat aku meminta kau selalu berkata "iya" dengan gampangnya"
"Lalu aku harus apa? " arra
"Kau menginginkan sesuatu?" tanya jimin
"Tidak..."
"Tolong katakan. kau pasti mengingkan sesuatu."
"Tidak ada!" balas arra sambil mengambil sayuran yang lainnya
"Kau berbohong, bukan" ucap jimin memegang tangan arra
Arra menatap jimin ,
"Baiklah...jika aku katakan apa kau mau mengabulkannya?" tanya arra
Jimin mengangguk dengan pelan
"Oke.." ucap arra
"Apa?" tanya jimin
"Aku hanya ingin kau mencintaiku, dan ada di sisiku saat ku membutuhkan mu, " ucap arra
Jimin terdiam ..lagi lagi arra meminta hal yang sama dengan yang kemarin
"**Love is not over arra"
Vote..like and komennya reader .
aku punya rencana buat Me and IDOl pt.2
tokoh utaman jin dan arra, covernya udah aku buat, tinggal tunggu rilisnya aja..jangan lupa baca yah karna ini kelanjuatanya**
__ADS_1